Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Agustus 2013

"Gw benci PKS, tapi ternyata gw banyak terima manfaat dari PKS"


"Gw dan PKS"

Gw ga suka PKS. Gw ga suka orang berpolitik pake kedok agama kayak PKS. Tapi, anak gw kelas 4 SD udah hafal Quran juz 'amma dan juz 29, anak gw sekolah di SDIT yang belakangan baru gw tahu ternyata punya orang PKS. Dan guru-gurunya hampir semuanya orang PKS. Anak gw lebih soleh dari gw yang jadi bokapnya.
Pas gw sholat di mushola dekat imamnya bacaannya enak banget, pas ngobrol ternyata imamnya pake sarung dan baju koko yang ada lambang PKS-nya.
Bini gw belakangan alim banget. Ibadahnya rajin. Ternyata dia ikut majelis taklim deket rumah. Pas nanya-nanya sama bini yang ngisi majelis taklimnya ternyata orang PKS.
Anak gw yang SMP cewek manggil guru les privat. Ternyata guru privatnya cewek pake jilbab datangnya naik motor. Eh, di motornya ada stiker PKS.
Di rumah gw ada nyokap gw udah usia 60 tahunan. Suka ikutan senam ibu-ibu. Tiap bulan selalu ada cek tensi dan cek gula darah gratis. Gw tanya ke nyokap gw kok bisa gratis? Nyokap bilang anak-anak PKS memang rutin tiap bulan datang ke kelompok senam nyokap untuk tensi dan cek gula darah, kadangkala suka ada dokternya juga.
Suatu hari gw lihat pembokat gw yang kerjanya pulang pergi bawa bungkusan di plastik. Pas gw tanya apa isinya dia bilang sembako harga murah, sembako seharga 50 ribu dijual cuma dengan harga 25 ribu. Gw tanya ke pembokat kok bisa? Kata pembokat gw itu di beli di bazarnya PKS.
Terakhir gw punya boss baru di kantor, promosi dari kantor cabang ke kantor pusat katanya prestasinya luar biasa di kantor cabang, makanya di promosikan ke kantor pusat dan sekarang jadi boss gw. Waktu acara pisah sambut bos gw yang baru itu bawa bininya. Dan bininya ternyata berjilbab. Suatu ketika pernah nebeng mobil bos ternyata di mobil bos ada buku-bukunya Anis Matta.
Gw benci sama PKS, tapi ternyata gw juga banyak terima manfaat dari PKS. Bingung gw jadinya.

__
*sumber: fb
Read more »

Senin, 29 Juli 2013

Label : Kemenangan Demonstran Pro Mursi di Bulan Ramadhan



Oleh Irsyad Syafar
Ketua DSW PKS Sumbar 2005-2013

Walau sebulan sudah mereka berkumpul dan berdemonstrasi di medan-medan utama mesir: Rab’ah Adawiyah, An Nahdhah, Al Ittihadiyah, Alexandria, manshourah, sinai dan lain sebagainya. Walau ratusan sudah nyawa yang melayang saat shalat shubuh, shalat qiyam, menjelang sahur dan waktu-waktu lainnya. Dan ribuan lain yang terluka oleh peluru para tentara preman-preman bersenjata.
Walaupun sampai hari ini Mursi belum juga kembali menempati jabatan dan amanah rakyatnya sebagai presiden, bahkan tidak tahu dimana posisinya beserta istri dan anak-anaknya, malah diperpanjang penjaranya 15 hari lagi oleh pengadilan mesir dengan tuduhan menjalin komunikasi dengan Hamas di Palestina. Walaupun itu semua, tapi para pejuang kebenaran, demonstran pro  Mursi telah meraih banyak sekali kemenangan pada ramadhan ini.
Kemenangan pertama adalah, mereka telah berhasil membuat bersatunya mayoritas berbagai kekuatan Islam di mesir, mengusung kepentingan bersama yang lebih besar. Mereka menjadi punya lahan latihan yang riil untuk bekerjasama dan saling menguatkan serta saling membantu.
Mereka secara bergantian tampil di panggung-panggung utama, berkolaborasi secara apik dan saling mendekatkan, menyeragamkan, menguatkan ide, gagasan, pemahaman bahkan langkah perjuangan. Dan ini merupakan kemenangan besar. Bahkan, mengatur para demonstran yang jutaan jumlahnya, mengamankan mereka dari para penyusup, mensuplai makanan untuk sahur dan berbuka, mengatur relawan dan para dokter untuk menghadapi korban tembakan, mempertahankan ruh jihad dan semangat untuk tetap tsabat di lokasi acara utk waktu yang lama dengan fasilitas sangat terbatas, memenuhi kebutuhan MCK dan lain sebagainya, itu semua adalah pekerjaan besar sekaligus berat yang telah dilaksanakan dengan baik oleh pemuda-pemuda dari berbagai gerakan, jamaah, unsur dan organisasi.
Kemenangan kedua, berhasilnya mereka membuka mata, wawasan, serta cara pandang banyak ulama, baik di dalam mesir ataupun di luar mesir, yang selama ini mungkin cendrung menutup diri, menjauh dari medan politik, relatif dianggap parsial, atau terkesan ta’ashshub golongan, dan lebih mengutamakan pengajian di masjid saja, berubah drastis menjadi ulama yang proaktif, peduli, mau bekerja sama dan bahkan mengorbankan darah dan nyawa demi eksistensi Islam di dalam kekuasaan dan pemerintahan.
Ulama-ulama senior dari kalangan salafi dan Jamaah Islamiyah yang dulunya menghindarkan diri dari panggung politik dan demokrasi, mereka hadir di tengah para demonstran memberikan suntikan semangat kepada para pemuda. Seperti: Syekh Muhammad Abdul Maqshud, Syekh Muhammad Yusri, Syekh Umar Abdul Aziz Quraisyi dan sekjen Partai Bina dan Tanmiah sayap politiknya JI serta ulama-ulama lainnya. Bahkan sebagian mereka hadir dengan istri dan anak-anak mereka.
Kemenangan ketiga adalah kemenangan dalam fiqh dakwah. Mereka mengajarkan kepada seluruh umat Islam bahwa perjuangan di negeri mayoritas muslim hanya dilakukan secara damai. Walaupun sudah ratusan nyawa melayang, mereka takkan melakukan perlawanan. Tidak akan mengangkat senjata melawan kediktatoran.
Dari panggung utama Rab’ah adawiyah mereka teriakkan dengan lantang: “Walau sampai sejuta orang yang syahid, kami tetap akan bertahan di sini sampai pemilik kebenaran dan legitimasi memperoleh haknya. Kami akan teruskan perlawanan damai”.
Ketika ada kekuatan islam di luar yang memancing mereka untuk melakukan perlawanan bersenjata karena mereka telah betul-betul terzhalimi, mereka menolaknya dengan baik.  Mereka mengatakan bahwa mengangkat senjata hanya untuk orang kafir harbi, seperti di palestina, bosnia, cehnya, Afghanistan dan sejenisnya. Adapun kepada sesama muslim tak akan mengangkat senjata.
Kemenangan keempat adalah terbongkarnya kedok para pemimpin sebagian Negara arab. Ternyata mereka telah bekerjasama dengan militer untuk melakukan kudeta ini, dan berkolaborasi dengan amerika dan Israel untuk suksesnya agenda ini. Mereka kucurkan dana besar untuk membiayai kudeta ini, membayar para preman serta media.
Salah seorang raja arab adalah orang pertama yang mengucapkan selamat atas berhasilnya kudeta ini, kurang dari 24 jam setelah kudeta. Disusul oleh raja arab lainnya yang langsung mengharapkan kerjasama yang baik dengan penguasa kudeta yang baru. Bahkan menlu negara arab ini aktif di amerika mengkampanyekan dukungan dana dan sikap untuk penguasa militer di mesir. Ini memberikan pelajaran berharga bagi umat Islam dalam bersikap dan memberikan loyalitas.
Kemenangan kelima adalah lahirnya generasi baru di Mesir. Setelah penembakan-penembakan yang dilakukan militer terhadap demonstran damai, muncullah generasi baru dari para pemuda yang tidak takut mati dan tidak takut ancaman. Malah mereka dengan lantang mengharapkan mati syahid, menuliskan surat wasiat untuk keluarganya, dan berdiri dengan berani sambil memegang mushaf menghadapi tentara dan preman yang memegang senjata api dan menembaknya. Kematian tidak lagi menjadi suatu yang menakutkan dan mengerikan bagi mereka bila untuk menegakkan kebenaran.
Diluar kemenangan besar di atas, sebenarnya ditembak ketika shalat shubuh, saat qiyam ramadhan, menjelang waktu sahur dipertiga malam terakhir, shalat qiyam ramadhan setiap malam dengan jutaan jamaah diiringi dengan qunut-qunut yang khusyuk, ceramah-ceramah keislaman dari para ulama, diskusi-diskusi ilmiah dan kenegaraan yang digelar dipanggung-panggung utama mereka selama ramadhan ini, merupakan kemenangan-kemengan lain yang tidak ternilai harganya.
Dalam suasana penuh tekanan ini mereka menjadi semakin dekat dengan Allah, semakin utuh tawakkal kepadaNya. Semoga kemenangan demi kemenangan akan terus hadir menghampiri mereka… dan kita umat Islam. []
Read more »

Sabtu, 27 Juli 2013

Wow, Nama Aleg PKS ini dijadikan Nama Jalan oleh Warga Sekitar

Bangsiapa yang menanam kebaikan tentu ia akan memanen kebaikan. Seperti itulah peribahasa yang cocok untuk menggambarkan penghargaan warga RT.05 RW.04 Kel. Banjar Serasan Kec. Pontianak Timur, Kalimantan Barat terhadap Aleg PKS Provinsi Kalbar Dapil Kota Pontianak, Ust. H. Alifudin SE.,MM.

Menurut Ketua RT.05 RW.04, Bapak Ami Muharsa, warga sepakat untuk memberikan nama sebuah gang yang berada di lingkungan RT tersebut dengan nama Gg. H. Alifudin setelah beliau membantu perbaikan jalan gang tersebut melalui ajuan dana bansos perbaikan jalan lingkungan yang terus dikawal hingga pengerjaan jalan lingkungan tersebut selesai dikerjakan.

“Sebelumnya gang kami ini belum ada nama dan jalannya juga masih gertak kayu yang sudah buruk dan kadang bergoyang jika dilewati. Kebetulan kondisi ini dilihat oleh salah seorang kader PKS yang kemudian menawarkan kepada kami agar membuat proposal perbaikan jalan gang yang nantinya akan beliau sampaikan pada aleg PKS. Alhamdulillah sekarang bisa dilihat hasilnya jalan gang kami ini sudah di perbaiki,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa pemberian nama gang ini juga sudah melalui musyawarah warga RT.05 RW.04 sebagai ucapan terima kasih kami pada beliau.

“Kami putuskan dalam rapat bersama warga untuk menggunakan nama H. Alifudin sebagai nama gang sebagai wujud syukur kepada Allah dan ucapan terima kasih pada beliau yang telah membantu kami.”


*by Rony Mardiansyah @wak_tucik
Read more »

Kamis, 23 Mei 2013

Sikap Resmi Partai Keadilan Sejahtera



image
Jakarta PKS Jateng Online- Isu Darin Mumtazah yang dinikahi Luthfi Hasan tengah hangat diperbincangkan publik. Ada juga aliran uang Ahmad Fathanah ke 45 perempuan. Mau tak mau isu itu banyak dikaitkan dengan PKS. Bagaimana sikap resmi PKS soal isu itu?
"PKS tetap berusaha selalu menjadi partai yang lebih baik. Karena itu PKS membuka diri atas masukan, kritik, dan saran dari semua. PKS yakin itu bagian dari rasa cinta dan perhatian," jelas Kepala Bidang Humas PKS Mardani Alisera dalam keterangannya (23/5/2013).
Mardani menegaskan, untuk kasus Ahmad Fathanah dan Luthfi Hasan jelas itu hubungan pribadi di antara keduanya. Tak ada kaitan dengan PKS, itu murni masalah pribadi.
"Untuk kasus dana yang mengalir dari AF monggo diusut dan dibuka di pengadilan. PKS mengapresiasi PPATK yang sangat diperlukan bagi terwujudnya transparansi yang jadi dasar Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera," imbuhnya saat wawancara.
"Untuk kasus Darin, kami berpendapat, monggo dibuktikan, diusut dan diselidiki. Jika terbukti benar terjadi pernikahan, ini sangat tidak biasa dalam rumah tangga kader PKS," Jelasnya.
Menurut Mardani, kader PKS dalam pernikahan selalu dilakukan antara kader yang seperjuangan. "Selalunya pernikahan kami lakukan di antara ikhwan dan akhwat yang satu perjuangan. Karena itu, sekali lagi jika itu benar terjadi maka kami tidak memahami landasan terjadinya pernikahan itu. Doa kami, berita itu tidak benar," urainya.
Kalau seandainya benar, PKS menyerahkan sepenuhnya kepada Luthfi Hasan selaku pribadi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Jikapun benar, maka tiap orang mesti bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya," tutupnya.

Sumber: DetikNews
Read more »

Senin, 22 April 2013

Label : "Virtualitas PKS"

Anis Matta (Tengah)

"Virtualitas PKS"


Oleh Ribut Lupiyanto

Twitland belakangan ini ramai oleh kicauan menyambut bergabungnya Presiden SBY di Twitter dengan akun @SBYudhoyono. Pro dan kontra, apresiasi dan caci maki, hingga apatis dan iseng mewarnai sambutan warga Twitland. Itulah realita yang terjadi dan memang sudah menjadi fenomena membudaya di dunia maya kita. Lepas dari hal itu  yang  patut dicermati adalah fenomena berbondong-bondongnya parpol dan politisi bergerilya ke dunia maya.
Memasuki tahun politik aktivitas dunia maya khususnya jejaring sosial semakin ramai dan panas. Salah satu hal yang menarik dan belum pernah diatur pada Pemilu 2009 adalah masuknya kesempatan parpol berkampanye melalui media virtual. Peraturan KPU No 01 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu pada Pasal 20 menegaskan bahwa kampanye pemilu salah satunya dapat berbentuk layanan pesan singkat dan jejaring sosial melalui Facebook, Twitter, email, website dan lainnya yang bertujuan mempengaruhi atau mendapat dukungan. Hal ini perlu diapresiasi sekaligus dapat dioptimalkan oleh partai politik dan caleg.
Demokrasi di era informasi sangat kental dengan politik citra. Yasraf A. Piliang (2005) menyebutkan fenomena politik seperti ini sebagai ontologi citra (being images). Politik citra memiliki konotasi positif sekaligus negatif. Politik citra yang positif hanya mengemas realita agar benilai politis, sedangkan politik citra negatif adalah mempolitisasi atau merekayasa suatu keadaan dengan menyembunyikan atau bersifat seakan-akan. Positif atau negatifnya politik citra yang hadir sepenuhnya menjadi komitmen serta moralitas partai dan politisi. Lepas dari isinya, kampanye virtual menjadi media efektif untuk melakukan politik citra.
Virtualitas  
Berbicara kemampuan virtual parpol, menarik untuk menjadikan PKS sebagai studi kasusnya. PKS memasuki tahun politik 2013 dengan kondisi negatif. Pascapenetapan LHI sebagai tersangka oleh KPK, PKS seakan berada di titik lembah yang dalam. Tetapi sedikit demi sedikit PKS mampu menetralisasi, bahkan berbalik membuahkan kemenangan di Pemilukada Jabar dan Sumut.
Manajemen rapi dan kader solid adalah kunci utama keberhasilan PKS melewati badai politik yang melandanya. Salah satu aksi yang digunakan untuk menetralisasi keadaan adalah optimalisasi media sosial. Didominasi kader melek teknologi PKS cukup cekatan untuk menguasai opini.  Semua kader, pengurus, dan pejabat publik konon diwajibkan untuk aktif di jejaring sosial media. 
Sejak 2010 PKS sudah membentuk ‘Satgas Online’ di seluruh Indonesia. PKS di awal 2013 juga menggulirkan ‘Gerakan Sejuta Tulisan PKS’. Setiap ada tulisan tentang PKS dipastikan akan banjir komentar. Setiap opini tentang PKS juga sering menjadi trending topic. Bukti lainnya adalah website PKS menjadi satu-satunya website parpol yang masuk “The Top 500 Sites in Indonesia”. Website PKS itu bukan milik DPP, DPW, atau DPD, melainkan milik DPC (pengurus tingkat kecamatan) yang pasti dikelola dengan keterbatasan. Website itu milik PKS Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul Provinsi DIY (www.pkspiyungan.org). Menurut pemeringkatan Alexa Internet-Inc (USA) menempati posisi ke-479 dari seluruh website dan posisi ke-5 dari website Islam pada awal Maret 2013. Statistik website ini menunjukkan angka fantastis yaitu rata-rata mencapai kisaran 100.000 kunjungan per hari.
Kiranya parpol lain dapat meniru strategi dan kemampuan virtual PKS. Virtualisasi politik tentu akan banyak menekan ongkos politik yang selama ini menjadi dilema. Virtualisasi politik juga akan menjadi pintu pembuka menuju modernisasi pemilu. Gaya dan mekanisme virtual pun dituntut bagi penyelenggara pemilu. KPU perlu memikirkan sistem online dalam pendaftaran caleg, pendaftaran pemilih, hingga pemungutan suara. BAWASLU dapat mengimplementasikan pula untuk pengaduan pelanggaran pemilu. Bahkan, DKPP dapat menyelenggarakan sidang-sidang menggunakan perangkat virtual. Jika hal ini terlaksana biaya pemilu yang disedot dari APBN tentu dapat banyak ditekan dan dapat dialihkan untuk program kesejahteraan rakyat.
Daya Elektoral
Parpol dan caleg sudah semestinya serius menggarap media virtual sebagai sarana kampanye pemilu. Kementerian Kominfo RI mencatat pada tahun 2012 pengguna internet mencapai 55 juta orang, Facebook 44,6 juta orang, dan Twitter 19,5 juta orang di Indonesia. Angka ini tentu menjadi pangsa pasar politik yang potensial. Artinya, jika digarap serius maka bukan tidak mungkin kampanye virtual akan jauh memiliki daya elektoral dibandingkan kampanye konvensional.
Kampanye virtual memiliki daya jual bagi parpol dan caleg karena beberapa keunggulannya. Pertama adalah ramah lingkungan. Kampanye ini sangat efektif meminimalisasi hadirnya sampah visual dan fisikal di setiap musim kampanye pemilu. Hal ini sesuai amanat Peraturan KPU Nomor 01 Tahun 2013 yang menggariskan bahwa kampanye harus berprinsip ramah lingkungan. Kedua, kampanye virtual lebih efektif. Dalam waktu singkat kampanye ini mampu menjangkau wilayah luas dan objek pemilih yang tidak terbatasi oleh jarak dan luas. Ketiga, ongkosnya murah. Biaya hanya dibutuhkan untuk desain, membuat domain, akses internet, dan atau insentif admin. Biaya ini jauh lebih murah dibandingkan kampanye tatap muka. Keempat, kampanye virtual dapat menekan praktek politik uang, sebab komunikasi tidak dilakukan dengan bertatap muka langsung. Kelima, memiliki ruang dan waktu yang tidak terbatas dalam menyampaikan gagasan dan visi-misi politik. Kampanye ini juga tidak menutup ruang komunikasi, karena pola dua arah masih bisa dilakukan.
Prospek kampanye virtual yang menjanjikan tentu tidak lantas dapat dimaknai dengan aplikasi tanpa batas. Regulasi kepemiluan harus tetap ditegakkan. Etika komunikasi dunia maya penting pula untuk dijunjung tinggi. Yang tidak kalah penting adalah praktek kampanye virtual mesti memegang komitmen politik santun, bermoral, dan bertanggungjawab.
Kampanye virtual bukannya tanpa resiko dan hambatan. Hambatan datang karena ketergantungan teknologi. Bagi caleg, susah menyeleksi mitra komunikasi agar efektif dari daerah pemilihan setempat. Pelanggaran hukum dalam pelaksanaannya juga sama sanksinya dengan kampanye konvensional. Perlu diperhatikan sekali melakukan blunder dalam berkomunikasi di dunia maya tidak mustahil akan justru kontra produktif. Kunci pentingnya adalah bagaimana mengemas strategi berbasis isu dalam kampanye virtual ini.
Sudah hampir 3 bulan jadwal kampanye berjalan, namun geliatnya masih belum hangat. Semoga parpol tidak mengandalkan detik-detik akhir yang berpotensi menghadirkan politik uang yang haram. Kampanye virtual adalah alternatif, solusi, sekaligus strategi yang berdaya jual dan layak dipertimbangkan. Rakyat yang akan memilah dan memilih mana yang positif dan mana yang negatif. Kita tunggu sejauh mana virtualitas PKS yang kini genap berusia 15 tahun mampu berbuah elektabilitas sesuai target 3 besar yang dicanangkan. []


*http://lupy-indonesia.blogspot.com/2013/04/virtualitas-pks.html
Read more »

Menuju 2014 Dalam Kerja Harmoni





By Nina Mariana
Jakarta


Ketika cinta telah terpaut karena Allah SWT dalam hati kita, kecenderungan untuk selalu bersama pasti akan tumbuh. Impian mewujudkan keselarasan dalam kebersamaan kian membuncah. Setiap perbedaan, penghalang atau jarak yang ada tak akan menjadi kendala berarti. Justru keindahan yang akan terpancar apabila pribadi-pribadi yang penuh cinta ini  dapat bersatu, saling mengisi, dalam wujud kasih sayang nyata sehingga tercipta keselarasan yang diidamkan.
Menjaga suatu hubungan agar tetap harmonis adalah usaha yang harus diupayakan. Kaitannya dengan partai ini (PKS) adalah  impian atau cita-cita kemenangan untuk dapat menembus tiga besar dalam pemilu 2014.  Terlepas sebuah impian itu membumi atau tidak, realistis atau tidak, kemustahilan atau tidak. Namun dibalik impian itu terkandung suatu makna yang besar, yaitu misi kemanusian dan misi peradaban (seperti yang telah dituturkan oleh presiden PKS Anis Mata) bahkan demi terciptanya sepenggal firdaus. Sungguh suatu impian yang jauh dari keegoisan semata. Harus diiringi kerjasama yang nyata.
Menekankan pada kerja-kerja nyata dalam tubuh PKS. Sejauh ini, kita sudah sering merasa takjub menyaksikan bagaimana seorang kader biasa dapat bekerja sangat luar biasa. Berapa jumlah kader dalam partai ini? Bagaimana bisa menciptakan kerja yang luar biasa dari seorang kader biasa? Sehingga kerja-kerja tersebut sangat efektif dalam membangun tubuh partai.
Terfokus pada dua hal, yaitu penggerak kader dan dinamika kader. Penggerak kader merupakan segala hal yang dilakukan kader adalah dampak yang diberikan tubuh partai itu sendiri. Sebagai contoh pertemuan pekanan yang rutin kader PKS lakukan merupakan hal yang sangat efektif sebagai jembatan antara elite politik dan kader, sebagai wadah dalam menyerap segala ilmu atau informasi, sebagai pencetus untuk melakukan suatu proyek bersama yang dapat meningkatkan kehamonisan masing-masing kader , disitu letaknya saling mengisi. Setiap kader pasti berbeda namun suatu kerjasama akan menciptakan keselarasan atau harmoni. Dalam pertemuan pekanan ini juga, setiap kader akan merasa terikat, entah adanya suatu ikatan yang lemah atau ikatan yang kuat, terkait komitmen dan konsistensi tentunya, dan dengan sendirinya akan tersaring dan akan menghasilkan suatu keluaran yang optimal.
Dinamika kader merupakan pengaruh kader terhadap tubuh partai, terhadap lingkungan sekitarnya atau lingkup yang lebih luas lagi yaitu terhadap negeri ini. Sesuai fungsi, peranan, atau kemampuan masing-masing kader yang senantiasa mengalami proses perubahan, perkembangan dan penyesuaian diri seiring dengan situasi dan kondisi yang ada, termasuk menyesuaikan diri terhadap konflik-konflik yang terjadi.  Erat kaitannya dengan interaksi antar individu dalam satu tubuh partai maupun dengan individu diluar partai. Disini terlihat adanya ketergantungan, adanya pengaruh yang kuat antara satu dengan yang lain, adanya kebutuhan untuk bekerjasama, untuk saling tolong menolong. Khususnya dalam mewujudkan impian atau cita-cita bersama. Sehingga perlu kita sadari  bahwa keefektifan kerja kader akan meningkatkan kualitas suatu partai.
Sebagai penutup dalam setiap rangkaian kerja harmoni kita, mari kita lantunkan doa perekat hati : 
“Ya Allah sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa hati-hati kami telah berkumpul karena cinta-Mu, bertemu karena ketaatan pada-Mu, bersatu atas dakwah-Mu, maka kuatkanlah Ya Allah ikatan itu, kekalkan cinta itu, berilah petunjuk atasnya, dan penuhilah ia dengan cahaya-Mu yang tidak pernah padam. Lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman kepada-Mu. Dan hidupkanlah dengan pengetahuan dari sisi-Mu, dan matikanlah ia dalam keadaan mati syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Dan semoga shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada Muhammad, kepada keluarga, dan kepada semua sahabatnya.”


*penulis: @mariananina3 on twitter
Read more »

PKS Tolak Perusahaan Israel Terlibat di PLTP Sumut



 
 
Hidayatullah.com--Keterlibatan perusahaan asal Israel, Ormat Technologies Inc, pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla di Sumatera Utara mendapat sorotan Soeripto, anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Saya sangat prihatin. Kita harus memprotes kebijakan ini. Israel tidak memiliki hubungan apa pun dengan Indonesia. Saya mendorong agar Ormas-ormas Islam mempertanyakan kebijakan ini," jelas Soeripto kepada hidayatullah.com, Senin (22/04/2013) sore.
Soeripto mengkhawatirkan jika keterlibatan perusahaan Israel di PLTP Sarulla ini akan berdampak negatif bagi Indonesia.
"Israel tengah mengetes sejauhmana kelonggaran atau toleransi Indonesia dalam penerima perusahaan-perusahaan mereka (Israel). Jika ini lolos, maka ke depan akan banyak perusahaan Israel yang mengembangkan bisnisnya di Indonesia," kata Soeritpo.
Secara pribadi, Soeripto telah menyampaikan persoalan ini di depan kader-kader PKS saat memperingati milad PKS ke-15 di Semarang, Jawa Tengah, belum lama ini.
"Kader-kader terkaget-kaget. Bangsa Indonesia harus menolaknya. Masih banyak perusahaan-perusahaan yang tidak kontroversi yang mampu garap PLTP Sumut," ujar Soeripto kembali menegaskan.*
Rep: Ibnu Syafaat
Red: Cholis Akbar
Read more »

Kamis, 18 April 2013

Hari ini PKS Gelar Rapimnas di Semarang


JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menyelenggarakan rapat pimpinan nasional (rapimnas) pada 18-20 April 2013 di Semarang, Jawa Tengah. Kota Semarang dipilih sebagai tempat penyelenggaraan rapimnas dalam rangka upaya pemenangan Pilkada Jawa Tengah yang mana partai ini mengusung pasangan Hadi Prabowo dan Don Murdono.
Presiden PKS Anis Matta beserta rombongan DPP PKS bertolak dari Jakarta ke Semarang menggunakan kereta api pada sore hari ini. Sebelum berangkat, Anis mengatakan akan menggelar rapat kerja (raker) terlebih dulu dengan jajaran pengurus lain di PKS untuk merumuskan strategi pemenangan PKS pada Pemilu 2014.
"Hasilnya akan dibawa ke rapimnas di Semarang pada 18-20 April, sekaligus lokasi puncak perayaan milad (Hari Ulang Tahun) ke-15 PKS. Jadinya strategi pemenangan dirumuskan di atas kereta," ujar Anis kepada wartawan di Stasiun Gambir, Rabu (16/4/2013).
Anis mengatakan, rapimnas PKS digelar di Semarang sehubungan dengan akan dilaksanakannya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2013. Pilgub yang pencoblosannya pada 26 Mei ini diikuti tiga pasang calon gubernur-wakil gubernur. PKS bersama PPP, PKB, PBB, PKNU, dan Gerindra mengusung duet Hadi Prabowo-Don Murdono (HP-Don). Anis tak menampik bahwa penentuan Semarang sebagai lokasi rapimnas juga merupakan upaya PKS untuk memantapkan pemenangan HP-Don.
"Saya tidak menyembunyikan bahwa rapimnas di Semarang sebagai bentuk dukungan pada Pilkada Jateng," ujarnya.
Alasan lainnya, kini PKS tengah memantapkan basis massanya di seluruh provinsi di Jawa. Hal ini dilakukan karena PKS diketahui hanya memiliki basis massa kuat di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. "Kami kini sedang memperluas kantong suara ke provinsi lain di Jawa, termasuk Jateng. Ini bagian dari target besar kami pada Pemilu 2014, yakni masuk tiga besar," ujar Anis.
Mantan Wakil Ketua DPR itu juga mengatakan, partainya mulai gencar melakukan konsolidasi pengurus dari pusat sampai tingkat desa, begitu pula jaringan kader serta simpatisan. Hasilnya, kata Anis, PKS baru saja memenangi dua Pilgub 2013, yakni di Jawa Barat dan Sumatera Utara. Selain itu, kader PKS juga unggul di Kota Sukabumi, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kalimantan Selatan), dan Kabupaten Seruyan (Kalimantan Tengah).
"Hasil pilkada di dua provinsi besar, yakni Jabar dan Sumut, serta beberapa kabupaten/kota menjadi bukti kepercayaan masyarakat pada PKS dan kadernya terus semakin kuat," katanya.
Read more »

Rabu, 17 April 2013

Kasus Impor Bakal 'Diramaikan' Lagi, Anis Matta: PKS Sudah Kebal !

Jakarta - Presiden PKS Anis Matta menyatakan partainya sudah kebal terhadap isu miring. Terkait kasus suap kuota impor daging yang melengserkan Presiden PKS Luthfi Hassan Ishak. Sejumlah kader PKS juga telah diperiksa sebagai saksi.
"PKS sudah mengalami kekebalan. Jadi kalau nanti ada ular gigit lagi, efek bisa racunnya sudah tidak lagi ada karena kami sudah kebal. Ini bukan harapan tapi fakta," ujar Anis dalam konferensi pers di Restoran Al Jazeera, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2013).
Menurutnya, kemenangan di berbagai Pilkada telah membuktikan bahwa elektabilitas PKS tidak turun gara-gara diterpa prahara impor daging sapi. Dirinya bertekad akan membebaskan kadernya dari 'racun' agar PKS bersih dari korupsi.
"Tugas saya juga vaksinasi agar racun-racun tidak bekerja," kata Anis.
Selain Luthfi Hassan Ishak yang ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap kuota impor daging sapi, KPK juga sudah menghadirkan kader PKS lain sebagai saksi. Sebut saja Menteri Pertanian Suswono. Bendahara Umum PKS Machfud Abdurrahman juga direncanakan akan diperiksa sebagai saksi.

"Kita serahkan ini semua pada persoalan hukum," tanggap Anis.
Read more »

Rapimnas PKS: "Meretas Jalan Menuju Tiga Besar" | Besok Kamis Pembukaan

SEMARANG — Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan perayaan Milad ke-15 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Semarang akan menjadi momentum strategis untuk mengamankan target tiga besar pada pemilihan umum (pemilu) legislatif, pada 2014 mendatang.
Jawa Tengah dinilai merupakan provinsi yang sangat potensial dan sangat diharapkan dalam mengembalikan elektabilitas partai. Khususnya pada pesta demokrasi lima tahunan yang akan kembali bergulir tahun depan.
"Dipilihnya Jawa Tengah sebagai tempat Rapimnas dan perayaan Milad ke-15 diharapkan menjadi pendulang suara terbanyak bagi PKS," ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah, Drs H A Fikri Faqih MM, di Semarang, Rabu (17/3).
Sehingga, jelas Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah ini, Rapimnas dan Milad ke-15 di Semarang yang akan dilaksanakan mulai 18 hingga 20 April memiliki makna penting. Karena akan menjadi wahan konsolidasi dan penguatan kader dalam rangka mewujudkan target pemilu nanti.
Fikri menambahkan, PKS tengah membidik kebangkitan dari Jawa Tengah. Seperti yang pernah disampaikan Presiden PKS, Anis Matta, partainya ingin mematahkan mitos bahwa Jawa Tengah merupakan 'basis merah.'
"Karena itu, kami akan menjaga amanah untuk mempertahankan posisi tiga besar tersebut dengan menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung suara PKS secara nasional," katanya menegaskan.
Sementara itu, pembukaan Rapimnas akan dilaksanakan Kamis (18/4) di Gedung Pekan Raya Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah mulai pukul 09.00 WIB. Hajat ini diikuti kurang lebih 1.600 peserta.
Terdiri atas Dewan Pengurus Pusat (DPP) 250 orang, Majelis Pertimbangan Partai (MPP) 21 orang Dewan Syariah Pusat (DSP) 46 orang, Majelis Syuro 99 orang, 350 perwakilan dari 33 DPW yang masing-masing diwakili 13 orang dan 1000 orang perwakilan dari 498 DPD PKS se-Indonesia, yang masing-masing mengirimkan dua orang.
"Setidaknya ada tiga poin dalam Milad ini, namun agenda inti bagi partai berupa konsolidasi struktur se-Indonesia dalam menetapkan strategi pemenangan pemilu," kata Fikri menambahkan. [RMOL]
Read more »

Selasa, 16 April 2013

Gugatan Efendi Simbolon senasib dengan Rieke, Ditolak MK

Islamedia - Sore hari ini Mahkamah Konstitusi akhirnya mengeluarkan putusan tentang gugatan Pilkada Sumatera Utara oleh Effendi Simbolon dan pasangan lainnnya yaitu Gus Irawan Pasaribu.

Dalam situsnya www.mahkamahkonstitusi.go.id menyebutkan, hasil putusan MK tentang Perselisihan hasil Pilkada Sumatera Utara 15 April 2013 jam 14.00 WIB. Amar Putusan: menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya (hal. 482).

Dengan ditetapkannya keputusan MK ini bahwa MENOLAK permohonan pemohon atas pilkada Sumatera Utara maka yang memenangkan pilkada Sumatera Utara adalah pasangan Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi atau biasa disebut dengan pasangan GANTENG. [im/ismed]
Read more »

PKS: Bentuk Lembaga Pelaksana UN Independen

JAKARTA - Anggota Komisi X dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ahmad Zainuddin, menyayangkan tertundanya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 di 11 Provinsi. Ia menilai persoalan UN ini selalu terjadi setiap tahunnya sehingga perlu dibuat sebuah lembaga independen yang menyelenggarakan ujian tersebut. Ia mencontohkan, beberapa negara memiliki badan khusus (exam board) yang melaksanakan ujian di masing-masing wilayah, baik dari sisi pelaksanaan maupun hasil penilaian.
Zainuddin menambahkan, di Amerika maupun India, ujian tidak dilakukan secara nasional karena dianggap tidak adil bagi siswa minoritas. Setiap negara bagian memiliki standar yang berbeda. "Mereka melakukan ujian untuk wilayah masing-masing yang disebut exit exam. Dengan demikian dari tingkat kesiapan pelaksanaan ujian bagi siswa pun lebih baik," ujar Zainuddin dalam siaran pers yang diterima, Senin (15/4/2013).
Zainuddin meminta agar pemerintah mau mengatur ulang sistem ujian nasional bagi siswa. Pasalnya, sebanyak 33 provinsi memiliki standar mutu yang berbeda. "Hal ini sangat dimungkinkan penerapan ujian dapat dilaksanakan pada tiap daerah. Adapun teknis pelaksananya dapat dilakukan oleh lembaga Independen yang dapat diawasi oleh pemerintah dan DPR", kata Zainuddin.
Menurut Zainuddin, penundaan ini seharusnya tidak perlu terjadi jika pemerintah benar-benar serius dalam mengatur mekanisme persiapan teknis berupa bahan pendukung, percetakan soal, pengepakan soal dan distribusi materi ujian.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengumumkan penundaan jadwal ujian nasional (UN) 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang SMA/MA/SMALB/SMK dan Paket C di 11 provinsi. Provinsi yang mengalami pergeseran jadwal UN tersebut adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Jumlah siswa di 11 provinsi tersebut sebanyak 1,1 juta orang di 3.601 SMA/MA dan 1.508 SMK. Mendikbud M Nuh mengemukakan, untuk mencetak materi UN kali ini, Kemdikbud menunjuk 6 percetakan. Dari keenam percetakan itu, lima di antaranya sudah siap, sedangkan satu percetakan, yaitu PT Ghalia Printing Indonesia yang tugasnya menyebarkan soal ke Indonesia tengah sedang berusaha sekuat tenaga.
Kemdikbud sudah bekerja hingga dini hari untuk membantu percetakan tersebut. Namun, upaya tersebut masih belum berhasil sehingga diputuskan pelaksanaan UN di 11 provinsi baru bisa dilaksanakan pada 18 April 2013. (KOMPAS.com)
Read more »

Minggu, 14 April 2013

Dilahirkan Pemuda, PKS Ingin Ciptakan Tokoh Nasional



Samarinda (13/4) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertekad lahirkan tokoh-tokoh baru meski partai ini tidak dilahirkan oleh para tokoh. Didirikan 15 tahun lalu, partai yang awalnya bernama Partai Keadilan (PK) ini merupakan hasil ijtihad politik sejumlah pemuda. Karena itu, dari pemuda, PKS ingin melahirkan tokoh-tokoh nasional baru.
"Tidak seperti partai lain yang dilahirkan oleh para tokoh, PKS adalah partai yang dilahirkan oleh anak-anak muda yang belum dikenal di kancah politik Indonesia pada era reformasi tahun 1998," kata Presiden PKS Muhammad Anis Matta.
Hal itu disampaikan Anis usai makan siang kepada sejumlah wartawan di Samarinda, Kaltim, Sabtu (13/4).
Namun bersama dengan berjalannya waktu, Anis mengatakan PKS melahirkan tokoh-tokoh baru baik karena peran dalam jabatan publik seperti Menteri, Kepala Daerah atau tokoh politik lainnya.
Dalam kesempatan itu, mantan wakil ketua DPR ini juga menyampaikan kans kader PKS di Kaltim yaitu Hadi Mulyadi yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Kaltim, untuk maju sebagai calon gubernur Kaltim periode tahun 2013-2018.
"PKS mengutamakan kader lebih dulu untuk maju di Pilkada, karena itu kita akan dorong Hadi Mulyadi untuk maju di Pilgub Kaltim," tegas Anis.
Ia mengingatkan masyarakat pada nama-nama seperti Ahmad Heryawan, Irwan Prayitno dan Gatot Pujo Nugroho. Ketiganya adalah tokoh politik yang diakui oleh masyarakat Jawa Barat, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
"Tidak mudah memenangkan Pilkada di tiga provinsi tersebut, tapi syukurlah kader PKS diterima dan diakui prestasinya oleh masyarakat," ujar Anis yang mengunjungi Kaltim dalam rangka perayaan Milad PKS ke-15.
Ia meyakini PKS akan masih melahirkan tokoh-tokoh baru yang akan mberikan kontribusi positif bagi bangsa Indonesia.
"Ada 3 provinsi yang sudah dan rencananya akan ajukan kader PKS sebagai cagub, yaitu NTB, Maluku Utara dan Kaltim. Mudah-mudahan masyarakat bisa menerima mereka dengan baik," harap Anis.

Read more »

Sabtu, 13 April 2013

Anis Matta Nyatakan Siap Maju Capres Jika PKS Masuk 3 Besar

BALIKPAPAN - Presiden Partai Keadilan Sejahtera, M Anis Matta mengaku siap bertarung menjadi Calon Presiden RI (capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang, jika PKS masuk dalam tiga besar.
Kesiapan itu Anis sampaikan setelah diskusi bersama Pemimpin Redaksi Tribun Kaltim Achmad Subechi dan awak redaksi Tribun Kaltim di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (12/4/2013).
Anis Matta masih ragu-ragu untuk tampil sebagai Capres pada Pilpres 2014.
"Seperti saya katakan lima tahun lalu ketika kita ketemu di tepi Teluk Balikpapan, siapkan diri anda menjadi presiden. Sekarang bola sudah ada di tangan... Ini momentum. Kalah menang dicoba dan tidak ada ruginya. Ini eranya anak muda. Apakah anda siap maju menjadi presiden?" tanya Achmad Subechi kepada Anis.
Mendapat pertanyaan itu sontak ruangan rapat Tribun Kaltim yang dipenuhi kader PKS, menjadi riuh rendah. Tepuk tangan membahana di seantero ruangan.
Anis Matta terlihat menghelai nafas.
"Kita dapat provokasi yang luar biasa. Kemarin pertanyaan ini sudah kita tanyakan ke Pak Habibie. Kata Pak Habibie presiden mendatang itu usianya 40-60 tahun. Tapi kalau anda tanya secara pribadi, di kepala saya sekarang ini bagaimana membawa PKS masuk dalam tiga besar. Setelah itu baru saya mikirin langkah kedua," katanya.
"Setelah masuk tiga besar, anda akan siap?" kejar Achmad Subechi. "Kalau anda tanya apakah saya siap? Saya siap....! Di PKS tidak ada yang tidak siap. Sekarang saya bekerja secara bertahap dan saya terbiasa bekerja dengan tahapan-tahapan yang terukur. Saya benar-benar fokus agar PKS masuk tiga besar dan ini amanah. Kalau Insya Allah kita masuk ketiga besar, maka akan kita pikirkan kompetisi yang kedua ini (Pilpres)," tuturnya.
"Saya mau tanya dulu, saya ini bukan orang Jawa," tanya Anis. "Emang orang di luar Jawa tidak boleh jadi presiden?" tanya Achmad Subechi.
Lalu siapa lawan terberat capres 2014 menurut anda? "Saya tidak melihat dalam perspektif itu. Karena saya melihat perspektif tiga besar. Saya tidak melihat kompetitor itu sebagai perorangan. Cuma saya melihat begini dari tahun 1999 sampai 2009 tren partai decline. Kita sekarang trendnya naik. Biasanya itu akan terjadi kontraksi pada waktu terjadi shifting. PKS berbeda dengan partai lain, karena yang kuat di PKS adalah organisasinya dan bukan sekedar figur. Ini adalah partai yang melahirkan tokoh. Bukan tokoh yang melahirkan partai."
Dalam kesempatan itu, Anis Matta mencontohkan keberhasilan dua calon gubernur yang digadang-gadang PKS akhirnya terpilih menjadi gubernur. Keduanya adalah Ahmad Heryawan (Gubernur Jawa Barat terpilih) dan Gatot Pujo Nugroho (Gubernur Sumatera Utara).
"Ahmad Heryawan seorang guru bahasa Arab digodok-godok, jadilah gubernur. Gatot Pujo Nugroho seorang insinyur, digodok-godok menjadi gubernur," tuturnya.
"Sekarang Presiden PKS, digodok-godok jadi presiden..." kelakar Achmad Subechi.
Anis Matta sengaja datang ke kantor Tribun Kaltim untuk melakukan silahturahmi didampingi Sekjen PKS Muhammad Taufik Ridho, Ketua DPP PKS Bidang Pembangunan Ummat Raihan Iskandar, Ketua DPP PKS Bidang Generasi Muda dan Profesi Ahmad Sumiyanto, Wakil Sekjen DPP PKS Fahri Hamzah, Ketua DPW PKS Kaltim Masykur Sarmian, Ketua DPP PKS Wilda Kalimantan H Hadi Mulyadi, Wakil Ketua DPP PKS Dr Najamuddin Marahamid, Ketua DPD PKS Balikpapan Syukri Wahid dan para pimpinan DPW PKS Kaltim.
"Ini bagian dari silaturahim yang saya lakukan sejak saya menjadi Presiden PKS. Saya memimpin dalam keadaan darurat, karena itu saya langsung menetapkan dua target. Pertama mencegah terjadinya demoralisasi. Kedua mempertahankan kepercayaan publik. Karena itu saya langsung melakukan roadshow. Alhamdulillah berlangsung sampai sekarang dan keadaan PKS jauh lebih bagus, jauh lebih solid dan jauh lebih kuat," ungkapnya.
Rombongan PKS disambut Pemred Tribun Kaltim Achmad Subechi, Redaktur Pelaksana Priyo Suwarna, Manajer Sirkulasi Iskandar dan beberapa pimpinan lainnya.
Dalam kesempatan itu Anis Matta juga bercerita soal musibah yang belum lama ini menimpa PKS. "Saya bisa mengatakan musibah ini membawa berkah bagi PKS, dan menjadi momentum pembenahan dan kebangkitan bagi PKS. Saya bisa mengatakan ibarat pesawat enginenya sudah kita perbaiki semuanya, sudah siap terbang, landasan juga sudah siapkan dan bulan april ini Insya Allah kita siap take off," tambahnya.
Ia juga merasa bersyukur  bahwa kepercayaan publik terhadap PKS sudah bagus. Indikatornya, Pilkada di Jabar dan Sumut dimenangkan PKS.
"Alhamdulillah kita bisa memenangkan pilkada ini. Artinya apa, kepercayaan publik kepada PKS jauh lebih bagus dari yang kami perkirakan. Belum lagi hasil survey partai elektabilitasnya juga naik. Artinya apa? Misi yang saya emban ini berhasil dan Insya Allah kita akan mendeklarasikan bahwa kita siap untuk take off nanti di Semarang, milad PKS tanggal 20 April sekaligus rapimnas."
Sejak menjadi Presiden PKS, Anis Matta mengaku jarang berada di Jakarta. Ia selalu keliling daerah untuk melakukan konsolidasi.
"Saya hampir tidak ada di Jakarta sejak jadi Presiden PKS. Mengapa? karena Jakarta hawanya hawa perang. Kalau kita masuk ke Jakarta mindset kita harus kita rubah," jelasnya.
Apalagi, belakangan ini Anis Matta menangkap kesan kuat bahwa di level nasional ada tren yang berorientasi merubah
wajah politik kita kepada tren destruktif, trend bumi hangus.
"Bahasa Hawanya tiji tibeh (mati satu mati semua). Jadi trend ini yang mengubah wajah politik ini menjadi keras. Bahkan saya sering mengistilahkan politik menjadi dangerous game, permainan politik yang berbahaya, mengerikan dan menakutkan. Ada character assassination.
"Coba anda lihat politisi muda yang terpental dari panggung. Setengah mati sekolah jauh-jauh, di usia muda terlempar dari panggung politik. lenyap..."
Konflik elite semacam ini kata Ani Matta membuat elite politik tidak mengurusi publik. "Sehingga saya jadi mengerti kenapa anak anak muda menjadi apolitis, karena mereka tidak melihat gunannya. Apa  politik sekarang? Tidak bersentuhan dengan masyarakat. Padahal politik itu hakekatnya adalah cara kita sebagai manusia mengatur kehidupan publik kita sebagai manusia. Sehinggga kita bisa merubah permusuhan menjadi persahabatan, bisa mengubah kompetisi menjadi kolaborasi. Kalau toh ada kompetisi, pada akhirnya kompetsi kreatiftas."
Berangkat dari situlah, maka semua kader PKS dhimbau agar keluar dari konflik semacam itu. "Kita akan ketemu orang silaturahim, merekonstruksi kembali bangunan politik yang sesungguhnya. Dan menurut saya kita bisa melakukan ini manakala kita memberikan satu energi baru ke tangan politik yaitu cinta. Kalau kita datang dengan semangat cinta ke dalam politik, ini akan merubah wajah politik yang keras jadi lembut, yang bermusuhan menjadi bersahabat dan keragaman bukan menjadi sumber konflik, tetapi menjadi sumber kekuatan, sumber kolektivitas. Jadi kalau kita memberikan sentuhan cinta kepada kekuasaan, maka wajah politik kita akan berubah."
Ia mencontohkan, karut-marut dalam penerapan hukum disebabkan karena orang datang dengan semangat kebencian, semangat menghukum, bukan datang dengan semangat keadilan. Ini yang membuat pelaksanaan penerapan hukum menjadi berat.
"Kini setelah saya keliling hampir tiga bulan, politik ini jadi enak, kita bisa rileks dan tidak tegang serta kita tidak kehilangan hubungan kemanusiaan yang murni hanya karena kita sedang berkompetisi. Dan tema ini akan menjadi tagline PKS menghadirkan cinta dalam politik."
Seusai pertemuan Anis Matta memberikan cinderamata berupa karikatur gambar dirinya yang sedang berjabat tangan dengan Pemred Tribun Kaltim Achmad Subechi.  (*)
*http://www.tribunnews.com/2013/04/12/anit-matta-maju-capres-jika-pks-masuk-3-besar
Read more »

PKS Tawari Rustriningsih Caleg DPR

Jakarta - Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih ditawari maju menjadi calon anggota DPR oleh Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jawa Tengah.
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah DPW PKS Jawa Tengah Arif Awaludin mengatakan pihaknya sedang membangun komunikasi intensif dengan Rustriningsih terkait tawaran calon anggota legislatif (caleg).
"Kami menawarkan menjadi caleg PKS, prinsipnya beliau jangan berhenti berpolitik. Karena beliau figur Jawa Tengah yang prospektif. Apakah beliau caleg atau anggota DPD RI. Itu tergantung beliau," kata Arif saat dihubungi INILAH.COM di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/4/2013).
Arif menuturkan jangan sampai potensi yang dimiliki Wagub Jawa Tengah tersebut sia-sia setelah dirinya gagal mau menjadi cagub dari PDI Perjuangan. PKS menghormati keputusan yang akan diambil, apakah menerima atau menolak. "Kita tetap menghormati beliau. Soal batas akhir pencalegan, beliau sudah paham. Kita tidak bisa memaksakan," imbuh Arif.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Jawa Tengah A Fikri Faqih juga tidak menampik tentang komunikasi yang dilakukan partainya ke Wagub Jateng itu. "Semangatnya potensi yang dimiliki Bu Rustri sia-sia tidak digunakan membangun Indonesia," ucapnya.
Belum ada jawaban pasti dari Rustriningsih ihwal tawaran menjadi caleg DPR dari PKS. Hanya saja PKS Jateng memastikan ada aturan partai merekrut kader luar yang memiliki integritas dan kapabilitas. "30 persen diberikan kuota kepada masyarakat yang memiliki integritas," sebut Arif Awaluddin. [inilah]
Read more »

Sudah diduga, KPK gak bakal berani seret Boediono

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai masih akan tetap terjebak dalam kepentingan para penguasa dalam penanganan kasus FPJP Bank Century.
Bahkan, meskipun Timwas Century mengaku sudah mempunyai surat kuasa yang ditanda tangani oleh Boediono selaku Gubernur Bank Indonesia kala itu, KPK tetap tidak akan berani memeriksa Boediono sampai waktu yang tepat.
"KPK memang terlihat menunda perkara ini sampai kekuasaan SBY Boediono berakhir 2014," kata Pengamat Hukum dari UIN Syarif Hidayatullah, Andi Syafrani saat dihubungi Sindonews, Jumat (12/4/2013) malam.
Andi menilai, temuan dan dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus Century seperti diambangkan dan dibiarkan mengalir hingga pada saatnya yang tepat baru akan dibuka.
"KPK seperti sedang "menyandera" Boediono dan lain lain dengan kasus ini," imbuhnya.
Andi pun menegaskan, seharusnya KPK bisa segera memeriksa Boediono pada tahan penyidikan. Terlebih dengan beberapa petunjuk keterlibatan Boediono dalam tanda tanggannya di surat kuasa.
"Kalau perkara dinaikin ke penyidikan, logika jelas ada pidana di sana. Maka karenanya, apa yang digali di penyelidikan dibuka lagi dan diperluas," pungkasnya.
Seperti diketahui, timwas Century kembali menemukan bukti baru, berupa surat kuasa yang diteken Boediono selaku Gubernur Bank Indonesia (BI) kala itu.
Surat kuasa tersebut diberikan kepada tiga pejabat BI yakni Direktur Direktorat Pengelolaan Moneter Eddy Sulaeman Yusuf, Kepala Biro Pengembangan dan Pengaturan Pengelolaan Moneter Sugeng, dan Kepala Biro Operasi Moneter Dody Budi Waluyo.
Dalam surat tertulis tanggal 14 November 2008 itu, ketiganya diberi kuasa untuk bertindak baik bersama-sama maupun sendiri-sendiri untuk dan atas nama Bank Indonesia menandatangani akta gadai dan FPJP PT Bank Century. (sindonews.com)
Read more »

Gubernur Irwan Prayitno Bertolak ke Turki Teken MoU Investasi Trilyunan

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan kunjungannya bersama rombongan ke Turki salah satu agenda meneken nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan investor panas bumi (geothermal) Emin Hytai Investment.
"Emin Hytai sudah mendapatkan dua surat penugasan survei pendahuluan potensi panas bumi dengan nilai investasi awal sekitar 907.775 dollar Amerika Serikat," kata Gubernur Irwan Prayitno dalam kegiatan jumpa pers di Gubernuran, Jumat (12/4).
Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan hal ini didampingi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Provinsi (BKPMP) Masrul Zein, dan Kepala Biro Humas Irwan, S.Sos,MM sebelum bertolak ke Turki di gubernuran. Kunjungan menawarkan peluang investasi ke Turki mulai 12-16 April 2013.
Kerja sama investasi yang diperkirakan triliunan rupiah itu, kata dia, optomistis dalam dilaksanakan, karena investor asal Turki sudah melakukan kunjungan dan mengantongi surat permohonan eksplorasi awal ke Kementerian ESDM. Surat permohonan izin dari ke Kementerian ESDM itu, untuk potensi panas bumi yang akan dikembangkan di Kabupaten Agam (Gunung Tandikek) dan Pasaman Barat (Gunung Talamau).
Kemudian untuk kawasan yang dijajaki investor tersebut, termasuk yang berada di kawasan Padang Pariaman, Padang Panjang, Gunung Singgalang.  "Investor ini sudah mendapatkan data awal, tapi belum melakukan penelitian lebih jauh terhadap potensi yang sudah dipetakan lokasinya tersebut. Makanya mereka menunggu izin eksplorasi awal dari Dirjen Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM," ujarnya.
Menurut dia, banyak investor yang melirik pengembangan potensi panas bumi Sumbar, karena merupakan yang terbesar di wilayah Indonesia.
Sumbar sebagai wilayah yang berada pada jalur vulkanik aktif, menyimpan potensi panas bumi cukup besar dengan total sekitar 1.656 MW, yang tersebar di 17 titik.
Lokasi titik potensi panas bumi itu, terdapat pada tujuh kabupaten yaitu Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Agam, Solok, dan Kabupaten Solok Selatan.
Irwan Prayitno juga mengatakan, hingga kini yang sudah mulai digarap di Solok Selatan dikembangkan PT.Supreme Energy dengan potensi capai 480 MW, tapi beru rencana pengembangan 2x120 MW dan di Bonjol Pasaman dengan perkiraan potensi 100 MW.    Sebelumnya disampaikan, Pemprov Sumbar telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Tentang unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk memberikan pelayanan perizinan.
Ke depan BKPMP sebagai pengelola PTSP memberikan semua bentuk perizinan, mulai dari tambang, kehutanan dan bidang lainnya.Jadi, pihak yang ingin menanamkan modalnya di Sumbar, tak mesti datang kepada instansi terkait lainnya di provinsi, tapi langsung ke PTSP.
Melalui PTSP proses pelayanan bisa lebih cepat dan bahkan kewenangan untuk penandatangan izin oleh gubernur diserahkan kepada kepala BKPMP yang sekaligus sebagai kepala PTSP. "Investor cukup datang ke BKPMP dan bisa segera dikembalikan permohonan secara cepat, karena sudah 100 persen didelegasikan termasuk kewenangan gubernur sebagaimana diatur undang-undang," terangnya.
Kunjungan Kerja Gubernur Irwan Prayitno ke Turki ini selain penandatangan MoU Geothermal, juga menjajaki investasi industri pengolahan Kakao, menawarkan potensi ekonomi Sumatera Barat lainnya serta menjajaki kerja sama di Bidang sosial budaya yang difokuskan pada sektor pendidikan karena pihak dari Turki sudah kunjungan ke Sumbar, maka perwakilan Sumbar sudah mengunjungi sekolah-sekolah yang ada dibawa kerjasama dengan Turki di Indonesia. Direncanakan di SMA I SUmbar di Padang Panjang.

( Humas Sumbar )
Read more »

Wah Parah! Audit BPK Soal Impor Daging Sapi Tidak Sesuai Standar Prosedur

JAKARTA — Kementerian Pertanian menilai, prosedur pemeriksaan Badan Periksa Keuangan (BPK) terkait impor daging sapi  tidak sesuai standard prosedur audit. Ada sejumlah prosedur pemeriksaan yang tidak dilakukan oleh BPK sebelum keluarnya Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) final yang sudah beredar secara luas.
Menteri Pertanian Suswono mengemukakan hal itu kepada wartawan, Kamis kemarin, menanggapi luasnya pemberitaan tentang hasil aduit BPK soal impor daging sapi.
Salah satu prosedur yang tidak dijalankan, menurut Mentan, adalah tidak adanya tanggapan dari pihak Kementan terkait sejumlah temuan pemeriksaan (TP). Kemudian rentang waktu antara penyampaian LHP sementara dengan LHP final hanya satu hari.
“Kami menerima LHP sementara tanggal 17 Januari (2013). Kami diberi kesempatan untuk menanggapi LHP itu selama tujuh hari. Namun tanggal 18 Januari (2013) LHP final sudah keluar dan sudah diedarkan ke mana-mana,” kata Suswono.
Dalam dialog dengan sebuah stasiun televisi swasta, Rabu (10/) malam, Suswono sempat menanyakan ihwal super cepatnya proses dari LHP sementara menjadi LHP Final, kepada anggota BPK Ali Masykur Musa. Namun Ali Masykur tidak mau merinci. Dia hanya menjawab, “Itu ceritanya panjang!”
Pihak Kementan sendiri, aku Suwono, belum menerima LHP akhir itu. Ketika hal ini juga ditanyakan oleh Suswono dalam acara yang sama, anggota BPK yang berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu hanya menjawab sedang ditandatangani. “Dia janji pekan depan kita mau dikasih,” lanjut Suswono.
Suswono juga mempertanyakan, jika belum ditandatangani kenapa LHP itu sudah diberikan kepada DPR. Bahkan juga sudah dilaporkan ke Presiden, sehingga dalam wawancara khsusu dengan sebuah majalah berita mingguan, Presiden SBY sempat menyinggung soal hasil audit BPK tersebut.
Cepatnya proses dari LHP sementara menjadi LHP final itu membuat tanggapan yang diberikan Kementan atas sejumlah hasil temuan pemeriksaan (TP) tidak tercantum dalam LHP final. Pihak Kementan sendiri tidak mengetahui LHP final itu sudah keluar 18 Januari 2013. Tanggal 23 Januari 2013 atau enam hari sejak menerima LHP sementara pihak Kementan baru mengirimkan tanggapan.
Padahal, imbuh Suswono, Sesuai dengan panduan manajemen pemeriksaan (PMP) BPK, disebutkan  atas temuan pemeriksaan, pimpinan entitas yang diperiksa diberi hak untuk memberikan tanggapan. Dan tanggapan tersebut masuk dalam LHP Final.
Karena tidak memperhatikan tanggapan Kementan, data yang dijadikan dasar pemeriksaan BPK kurang tepat. Data yang dipakai sebagai dasar pemeriksaan adalah roadmap awal (Januari 2010).  Sementara pemeriksaan BPK tahap kedua dilaksanakan pada 5 Nopember–31 Desember 2012, di mana sudah ada data terbaru tentang roadmap swasembada daging.(HAS) 
*http://tajuk.co/2013/04/audit-bpk-soal-impor-dagig-sapi-tidak-sesuai-standar-prosedur/
Read more »

 

KABAR DPC

KIPRAH KEWANITAAN