Tampilkan postingan dengan label PKS Dapil 3 Purworejo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKS Dapil 3 Purworejo. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Agustus 2013

"DARAH MEREKA DARAH KAMI JUGA !!" Besok Ahad Aksi Besar-besaran di Monas



Darah suci muslimin dan rakyat tak berdosa terus tertumpah... ribuan melayang... Mesir berduka.

HADIRILAH Aksi Peduli Kemanuisaan "Menentang Pembantaian di Mesir" bersama Komite Nasional untuk Kemanusiaan dan Demokrasi Mesir (KNKDM).

Wujud peduli kita 

"DARAH MEREKA DARAH KAMI JUGA !!"

Waktu:
Ahad, 18 Agustus 2013
08.00 - 12.00

Tempat:
Monas - HI
(Masuk lewat pintu patung kuda/indosat)

Orasi Tokoh Nasional:

1. DR Hidayat Nurwahid
2. KH. Hilmi Aminuddin
3. KH. Bachtiar Nasir (MIUMI)
4. Habiburrahman El Shirazy (Sastrawan)
5. Opick (Musisi)
6. Oki Setiana Dewi (Artis)
7. Makarim Wibisono (Diplomat)
8. Tokoh LSM dan Ormas
9. Dll

Pakaian:
Setiap peserta membawa bendera merah-putih
Pakain bebas sopan
Ajak keluarga sanak saudara sebanyak-banyaknya


Kontak Person Aksi:
Dr. Agus Setiawan
(081212864411)
Read more »

Jumat, 16 Agustus 2013

Donatur Timur Tengah Bangun Masjid di Purworejo


Para donator dari Timur Tengah menghadiri peresmian Masjid Markaz Al-Anshor Purworejo. (Foto: Gunarwan)

PURWOREJO (KRjogja.com) – Para penyandang dana atau donator dari negara Timur Tengah, yakni Arab Saudi berhasil membangun Masjid Markaz Al-Anshor di Desa Krandegan Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo. Masjid yang berdomisili di Kompleks Pondok Pesantren (PP) Nuurul Waahid itu, diresmikan, Kamis  (15/8/2013) dan dihadiri para donator.

Syaikh Da’yun, salah seorang penyandang dana dari Arab Saudi berharap, masjid ini akan menjadi makmur dan dapat mencetak penghafal Al-Quran. “Keberadaan masjid ini saya harapkan dapat membantu dan mencetak masyarakat menjadi saleh, dan menjadi tempat untuk mengkaji ilmu Islam,” katanya.

Pada kesempatan itu Pengasuh PP Nuurul Waahid KH Syaifudin menegaskan, bahwa keberadaan masjid ini bukan semata milik pesantren, namun milik masyarakat umum. “Siapa saja bisa dan boleh menggunakan masjid ini,” katanya.

Dijelaskan pula, bahwa masjid ini nantinya akan menjadi Masjid Madrasah Aliyah (MA) Nuurul Waahid Krandegan, yang merupakan pengembangan dari pesantren,” katanya seraya menambahkan, masjid ini juga akan menjadi sarana pengkaderan pemuda Islam dan pembinaan akhlak Islami.  (Nar)

http://krjogja.com/read/183866/donatur-timur-tengah-bangun-masjid-di-purworejo.kr
Read more »

Senin, 12 Agustus 2013

Krisis dan Kebangkitan

1376202817538988920
Marso, S.Pd
Islam, sejak kemunculannya pertama kali yang dibawakan oleh Rasulullah SAW hingga kini kira kira empat belas abad. Sepanjang rentang waktu itu, islam mengalami pasang surut peradaban. Seperti kita lihat dalam sebuah nubuwwat-nya Rasulullah SAW pernah menengarai bahwa umat Islam setidaknya akan melalui lima periode dalam perjalannnya hingga kiamat nanti, yaitu: Periode Kenabian, Periode Kekhalifahan yang tegak diatas nilai-nilai Kenabian, Periode Mulkan ‘Aadhan (Penguasa yang menggigit), Periode Mulkan Jabariyyan (Penguasa yang menindas), dan terakhir sebelum datangnya Kiamat sekali lagi Islam akan Jaya kembali pada Periode Kekhalifaan yang tegak diatas nilai-nilai kenabian.
Pertanyaan yang sangat relevan setelah kita membaca nubuwwat tersebut diatas adalah, Pada Periode manakah Umat Islam saat ini? mari kita lihat dulu ulasan berikut ini.
1. Periode Kenabian.
Merupakan periode para Nabi. Dan tidak mungkin jika saat ini merupakan periode tersebut.
2. Periode Kekhalifahan yang tegak diatas nilai-nilai Kenabian.
Periode ini umat Islam dipimpin oleh Khalifah, dan apakah sekarang seperti itu…..?? Tidak.
3. Periode Mulkan ‘Aadhan (Penguasa yang menggigit).
Suatu periode yang dalam pemerintahannya masih menggunakan secara legal Islam, Al-Qur’an, dan Assunah sebagai dasar system politik, namun dalam prakteknya bertabur penyimpangan, tidak konsisten.
lantas, apakah saat ini umat islam berada pada periode tersebut…??? Tentu saja juga bukan.
4. Periode Mulkan Jabariyyan (Penguasa yang menindas).
Inilah yang barangkali relevan sebagai gambaran priode umat Islam saat ini, dimana pada masa ini merupakan masa/periode terburuk, yaitu dimana secara dejure hukum islam tidak lagi tegak diatas muka bumi, apalagi secara defacto. Inilah Perjalanan Umat dimana Khilafafah Islamiyah tidak lagi tegak. Dan itulah yag sedang dialami umat Islam saat ini.
5. Periode Kekhalifaan yang tegak diatas nilai-nilai kenabian.
Sebelum hari kiamat nanti tiba, sesuai dengan nubuwwat tersebut diatas maka sekali lagi umat islam akan mengalami masa kejayaan yaitu akan kembali pada masa Kehalifaah yang tehak diatas nilai-nilai Kenabian.
Umat Islam telah melewati paerjalanan sejarah panjang dengan kebangkitan dan kemunduran yang datang silih berganti. Ini merupakan sunatullah. Alloh berfirman dalam QS Ali-Imran : 140 :
“Dan (masa kejayaan dan kehancuran) itu kmi pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)”.
Begitulah kira kira gambaran perjalanan peradaban, dalam setiap kurun yang dilalui umat ini, kita selau melihat didalamnya terdapat krisis dalam aspek-aspek tertentu dari kehidupannya. Krisis itulah yang kemudian memicu munculnya Gerakan Pembaharuan (baca: Kebangkitan) dengan lontaran isu-isu yang khas sesuai dengan ragam Krisis yang terjadi. Dan setiap Fenomena Kebangkitan ini selalu dilahirkan dan Melahirkan Tokoh-tokoh fenomenal, Ulama, dan Ulama Mujahid yang dengan Karya-karya nyatanya.
Sekarang kita dapat memperoleh kesimpulan sementara bahwa pada kurun waktu tertentu kita mengalami Krisis. dan Setiap Krisis dalam kurun waktu tertentu akan melahirkan sebuah Kebangkitan. Dua Kata itulah (Krisis dan Kebangkitan) erupakan kunci dalam setiap perjalanan umat islam ini.
Wallohu a’lam bishowab.
Sumber: kompasiana
Read more »

Ust. H.Thohari, S.Pd.I buka bersama kelompok tani "El-Makmur"

Selama Bulan Ramadhan 1434 H ini Kyai H.Thohari semakin sibuk. Hampir setiap sore Kyai Asal Desa Krandegan ini melukukan buka bersama dengan masyarakat dari satu tempat ketempat lain. Selain buka bersama dengan masyarakat, Anggota DPRD Kabupaten asal PKS ini juga menyempatkan diri untuk berdiskusi dan dialog dengan masyarakat setempat. Setiap kunjngannya, beliau juga sering diminta oleh masyarakat untuk menjadi Imam tarawih serta memberikan Tausiyah/kultum. kali ini beliau melakukan buka bersama dengan Kelompok Tani "El-Makmur" desa Jrakah - Bayan.

Read more »

Senin, 29 Juli 2013

Label : Kemenangan Demonstran Pro Mursi di Bulan Ramadhan



Oleh Irsyad Syafar
Ketua DSW PKS Sumbar 2005-2013

Walau sebulan sudah mereka berkumpul dan berdemonstrasi di medan-medan utama mesir: Rab’ah Adawiyah, An Nahdhah, Al Ittihadiyah, Alexandria, manshourah, sinai dan lain sebagainya. Walau ratusan sudah nyawa yang melayang saat shalat shubuh, shalat qiyam, menjelang sahur dan waktu-waktu lainnya. Dan ribuan lain yang terluka oleh peluru para tentara preman-preman bersenjata.
Walaupun sampai hari ini Mursi belum juga kembali menempati jabatan dan amanah rakyatnya sebagai presiden, bahkan tidak tahu dimana posisinya beserta istri dan anak-anaknya, malah diperpanjang penjaranya 15 hari lagi oleh pengadilan mesir dengan tuduhan menjalin komunikasi dengan Hamas di Palestina. Walaupun itu semua, tapi para pejuang kebenaran, demonstran pro  Mursi telah meraih banyak sekali kemenangan pada ramadhan ini.
Kemenangan pertama adalah, mereka telah berhasil membuat bersatunya mayoritas berbagai kekuatan Islam di mesir, mengusung kepentingan bersama yang lebih besar. Mereka menjadi punya lahan latihan yang riil untuk bekerjasama dan saling menguatkan serta saling membantu.
Mereka secara bergantian tampil di panggung-panggung utama, berkolaborasi secara apik dan saling mendekatkan, menyeragamkan, menguatkan ide, gagasan, pemahaman bahkan langkah perjuangan. Dan ini merupakan kemenangan besar. Bahkan, mengatur para demonstran yang jutaan jumlahnya, mengamankan mereka dari para penyusup, mensuplai makanan untuk sahur dan berbuka, mengatur relawan dan para dokter untuk menghadapi korban tembakan, mempertahankan ruh jihad dan semangat untuk tetap tsabat di lokasi acara utk waktu yang lama dengan fasilitas sangat terbatas, memenuhi kebutuhan MCK dan lain sebagainya, itu semua adalah pekerjaan besar sekaligus berat yang telah dilaksanakan dengan baik oleh pemuda-pemuda dari berbagai gerakan, jamaah, unsur dan organisasi.
Kemenangan kedua, berhasilnya mereka membuka mata, wawasan, serta cara pandang banyak ulama, baik di dalam mesir ataupun di luar mesir, yang selama ini mungkin cendrung menutup diri, menjauh dari medan politik, relatif dianggap parsial, atau terkesan ta’ashshub golongan, dan lebih mengutamakan pengajian di masjid saja, berubah drastis menjadi ulama yang proaktif, peduli, mau bekerja sama dan bahkan mengorbankan darah dan nyawa demi eksistensi Islam di dalam kekuasaan dan pemerintahan.
Ulama-ulama senior dari kalangan salafi dan Jamaah Islamiyah yang dulunya menghindarkan diri dari panggung politik dan demokrasi, mereka hadir di tengah para demonstran memberikan suntikan semangat kepada para pemuda. Seperti: Syekh Muhammad Abdul Maqshud, Syekh Muhammad Yusri, Syekh Umar Abdul Aziz Quraisyi dan sekjen Partai Bina dan Tanmiah sayap politiknya JI serta ulama-ulama lainnya. Bahkan sebagian mereka hadir dengan istri dan anak-anak mereka.
Kemenangan ketiga adalah kemenangan dalam fiqh dakwah. Mereka mengajarkan kepada seluruh umat Islam bahwa perjuangan di negeri mayoritas muslim hanya dilakukan secara damai. Walaupun sudah ratusan nyawa melayang, mereka takkan melakukan perlawanan. Tidak akan mengangkat senjata melawan kediktatoran.
Dari panggung utama Rab’ah adawiyah mereka teriakkan dengan lantang: “Walau sampai sejuta orang yang syahid, kami tetap akan bertahan di sini sampai pemilik kebenaran dan legitimasi memperoleh haknya. Kami akan teruskan perlawanan damai”.
Ketika ada kekuatan islam di luar yang memancing mereka untuk melakukan perlawanan bersenjata karena mereka telah betul-betul terzhalimi, mereka menolaknya dengan baik.  Mereka mengatakan bahwa mengangkat senjata hanya untuk orang kafir harbi, seperti di palestina, bosnia, cehnya, Afghanistan dan sejenisnya. Adapun kepada sesama muslim tak akan mengangkat senjata.
Kemenangan keempat adalah terbongkarnya kedok para pemimpin sebagian Negara arab. Ternyata mereka telah bekerjasama dengan militer untuk melakukan kudeta ini, dan berkolaborasi dengan amerika dan Israel untuk suksesnya agenda ini. Mereka kucurkan dana besar untuk membiayai kudeta ini, membayar para preman serta media.
Salah seorang raja arab adalah orang pertama yang mengucapkan selamat atas berhasilnya kudeta ini, kurang dari 24 jam setelah kudeta. Disusul oleh raja arab lainnya yang langsung mengharapkan kerjasama yang baik dengan penguasa kudeta yang baru. Bahkan menlu negara arab ini aktif di amerika mengkampanyekan dukungan dana dan sikap untuk penguasa militer di mesir. Ini memberikan pelajaran berharga bagi umat Islam dalam bersikap dan memberikan loyalitas.
Kemenangan kelima adalah lahirnya generasi baru di Mesir. Setelah penembakan-penembakan yang dilakukan militer terhadap demonstran damai, muncullah generasi baru dari para pemuda yang tidak takut mati dan tidak takut ancaman. Malah mereka dengan lantang mengharapkan mati syahid, menuliskan surat wasiat untuk keluarganya, dan berdiri dengan berani sambil memegang mushaf menghadapi tentara dan preman yang memegang senjata api dan menembaknya. Kematian tidak lagi menjadi suatu yang menakutkan dan mengerikan bagi mereka bila untuk menegakkan kebenaran.
Diluar kemenangan besar di atas, sebenarnya ditembak ketika shalat shubuh, saat qiyam ramadhan, menjelang waktu sahur dipertiga malam terakhir, shalat qiyam ramadhan setiap malam dengan jutaan jamaah diiringi dengan qunut-qunut yang khusyuk, ceramah-ceramah keislaman dari para ulama, diskusi-diskusi ilmiah dan kenegaraan yang digelar dipanggung-panggung utama mereka selama ramadhan ini, merupakan kemenangan-kemengan lain yang tidak ternilai harganya.
Dalam suasana penuh tekanan ini mereka menjadi semakin dekat dengan Allah, semakin utuh tawakkal kepadaNya. Semoga kemenangan demi kemenangan akan terus hadir menghampiri mereka… dan kita umat Islam. []
Read more »

"Napak Tilas Ramadhan para Salafus Shalih" Ifthar Jama'i PKS di Riyadh


Riyadh - Jumat (26/7), Pusat Informasi dan Pelayanan Partai Keadilan Sejahtera (PIP- PKS) Riyadh atau setingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS, mengadakan Ifthar Jama'i (buka puasa bersama) di Distrik Dir'iyyah, Riyadh, KSA.
Acara buka puasa bersama, yang merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh PIP PKS Riyadh, pada kali ini dihadiri sekitar 300 jamaah, terdiri dari Ekspatriat, pekerja industri, Rumah Sakit, Mahasiswa, dan juga ibu-ibu rumah tangga.
Tema Ifthar Jama'i kali ini, "Harmoni Cinta di Negeri Padang Pasir", yang merupakan representasi dari Slogan PKS "Cinta Kerja dan Harmoni" dalam bingkai bulan suci Ramadhan di Negara Saudi Arabia. Acara dibuka oleh ketua panitia dan ketua PIP PKS Riyadh, bapak Tejo Bawono.
Sebelum berbuka, panitia mengundang dua pembicara. Pembicara pertama, Bapak Tommy Firmansyah, MSc ,membahas "Suasana Ramadhan di Dua Benua (Eropa & Asia)" .Pak Tommy, sapaan beliau, yang pernah stay di Inggris selama 18 tahun, menceritakan bagaimana suasana Ramadhan di Negara Inggris,  negara yang kini populasi muslim-nya sebesar 5% dari jumlah penduduk Inggris atau sekitar 3 juta penduduk yang beragama Islam. Durasi puasa di Inggris selama 18 jam ketika musim panas, dan 7 jam ketika musim dingin. Sedangkan di Jazirah arabia, durasi puasa ketika musim panas berkisar selama 15 jam sehari.
Kemudian acara dilanjutkan dengan berbuka waktu berbuka di Riyadh pukul 18:40 GMT+3 atau sekitar pukul 22:40 WIB. Ta'jil yang disediakan panitia berupa gorengan ala Indonesia, ada makanan khas saudi bubur Surbah dan gorengan Sambousa.
Setelah berbuka puasa, santap malam, dan sholat magrib, acara dilanjutkan dengan Teleconference dari Calon Anggota Dewan PKS daerah Pemilihan Luar Negeri, Bpk DR Taufik Widjaja untuk memaparkan profile dan visi misi nya, yang dilanjutkan sesi tanya jawab terkait kebijakan DPP PKS terhadap Diaspora dan bagaimana meningkatkan kesejahteraan Tenaga Kerja Indonesia.
Pembicara kedua, Ustadz Munir Ridwan, Lc membahas "Napak Tilas Ramadhan para Salafus Shalih". Pada kesempatan ini, Ustadz Ridwan menceritakan bagaimana generasi Salaf (Sahabat, Tabi'in dan Tabiut Tabi'in) menjalankan ibadah Puasa Ramadhan. Rasulullah shallallahi 'alaihi wa sallam berbuka puasa dengan beberapa buah Ruthab (kurma muda) dan beberapa teguk air, ketika 10 malam terakhir beliau mengencangkan sarung, menjauhi istri-istrinya dan bersungguh-sungguh beribadah beritikaf di 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Ibnu Umar tidak berbuka puasa melainkan dengan fakir miskin. Malik bin Anas radhiallahuanhu meninggalkan aktivitas mengajarnya demi fokus membaca Al Quran. Imam Syafi'i mengkhatamkan Al Quran sebanyak 60 kali di bulan Ramadhan.
Kemudian acara Ifthar Jama'i ditutup dan panitia menyelenggarakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah. 



Panitia Ifthar Jama'i DPD PKS Riyadh
Read more »

Sabtu, 27 Juli 2013

LT3B: Bagikan Takjil, PKS serukan Ramaikan Masjid

Purworejo_ Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Darah Pemilihan Purworejo 3 yang meliputi kecamatan Bayan dan Banyuurip kemarin jum'at (26/7/2013) melakukan aksi sosial berupa bagi-bagi takjil ke warga. Aksi sosial kali ini dipusatkan di desa Dukuh Rejo kecamatan Bayan, tepatnya di dukuh Gandu. Aksi bagi takjil dimulai pukul 16.00 WIB. Tidak kurang dari 70 rumah warga didatangi Tim Sukses Dapil 3. Setelah selesai membagi takjil ke rumah warga, sekitar pukul 17.00 dilanjutkan dengan kultum. Hadir dalam Acara tersebut Ust. Edy Kuncoro (Caleg DPR RI Asal PKS) dan juga Ust.Thohari (Aleg DPRD Purworejo). LT3B kali ini dipusatkan di rumah Akh Marso, S.Pd Perum Vila Gardenia Blok F-6 Dukuh Rejo Bayan. Kultum disampaikan oleh Ust. Edy Kuncoro hingga waktu Buka Puasa Tiba. setelah Sholat Maghrib dilanjutkan makan dan bincang-bincang hingga waktu Isya' tiba. Kemudian setelah Sholat isya' dimasjid dilanjutkan dengan Sholat Tarawih bersama Warga Gandu-Duhuhrejo-Bayan-Purworejo. Dalam hal ini bertindak sebagai Imam Tarawih Ust. Edy Kuncoro dan Ceramah Tarawih disampaikan Ust. Thohari. Dalam Ceramahnya Ust. Thohari mengajak kepada seluruh masyarakat Khususnya Desa dukuhrejo untuk bersama sama meramaikan masjid. Setelah tarawih selesai dilanjutkan dengan bincang-bincang dengan warga.

Admin.
Read more »

Senin, 24 Juni 2013

PKS Jepang Adakan Barbeque Bersama Masyarakat Indonesia di Tokyo


Tokyo - Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS Jepang mengadakan acara Rihlah (Tamasya) hari Sabtu lalu tanggal 22 Juni 2013. Acara yang diselenggarakan untuk Masyarakat Indonesia yang berdomisili di Tokyo dan sekitarnya ini mengambil tema "Barbeque bersama Cinta, Kerja dan Harmoni". 
"Rihlah ini bertujuan agar kita yang hidup di Jepang dapat refreshing dari rutinitas kita di kampus, di kantor maupun di rumah," tutur Abu Fahmi Ketua Pelaksana Rihlah kali ini.
Sejak pukul 9:00 pagi yang cerah, setelah 2 hari sebelumnya Tokyo diguyur hujan, satu persatu peserta berdatangan ke lapangan eucalyptus Koganei Park tempat diadakannya acara. Koganei park merupakan taman terbesar kedua yang berada di Tokyo yang di dalamnya terdapat beragam jenis bunga dan pepohonan.
Di bawah pepohonan yang besar dan rindang, lantunan ayat suci Al Qur'an membuka kegiatan rihlah kali ini dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Endrianto Djajadi. Dalam sambutannya, Endrianto yang sejak bulan Mei 2012 diamanahi sebagai Ketua PIP-PKS Jepang, menyampaikan pentingnya kita bersyukur atas nikmat yang telah kita miliki dan menjelaskan makna tamasya di negeri Sakura, serta bagaimana kita mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Dan tidak juga kalah penting, Sekjen Bondan Setiawan dalam sambutannya menjelaskan fungsi PIP-PKS Jepang. Bondan yang saat ini juga diamanahi sebagai Ketua Tim Pemenangan Pemilu PKS Jepang memaparkan kegiatan-kegiatan PIP ke depannya seperti Mendaki Gunung Fuji, Futsal dan Seminar-seminar menjelang Pemilu 2014.
Setelah menikmati masakan Barbeque yang nikmat dan shalat zuhur berjamaah, acara puncak diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh Dr. Purwadi Raharjo. Doktor lulusan Jepang yang sudah menetap di Jepang selama 25 tahun ini menjelaskan pentingnya kita meluruskan orientasi kerja karena cinta kepada Allah SWT, serta pentingnya mengenal lingkungan sekitar dan perlunya kita mempererat silaturahim sesama muslim di Jepang.
Rihlah ini dihadiri lebih dari 40 peserta yang tidak hanya berdomisilli di Tokyo saja, tetapi juga yang berasal dari Chiba, Yokohama, Saitama, Ibaraki dan Sendai. Peserta yang berasal dari Sendai adalah peserta terjauh yang hadir ke acara ini. Karena harus menempuh perjalanan selama 3 jam dengan Shinkansen atau 6 jam dengan bis.

Acara ini diakhiri dengan Quiz dan tidak lupa foto bersama yang diabadikan oleh Tim Media PIP-PKS Jepang.

(Tim Media)
Read more »

Quick Count: RIDO yang diusung PKS Menang Satu Putaran 45,98%


BANDUNG - Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung yang digelar hari ini (Ahad, 23/6) menunjukan pasangan yang diusung PKS M.Ridwan Kamil-Oded M. Danial (RIDO) unggul. Berdasarkan cuick count  versi Jaringan Survei Indonesia (JSI) pasangan nomor empat ini unggul telak dengan perolehan suara diatas 40%.

Berikut hasil lengkap quick count Pilwalkot Bandung yang diikuti 8 pasangan:

1    Edi Siswadi-Erwan Setiawan    (16,3%)
2    Wahyudin-Toni Aprilani    (8,27%)
3    Wawan Dewanta-Sayogo    (2,06%)
4    M.Ridwan Kamil-Oded M. Danial    (45,98%) 
5    Ayi Vivananda-Nani Suryani    (15,33%)
6    M.Qudrat Iswara-Asep Dedy Ruyadi    (8,12%)
7    Budi Setiawan-Rizal Firdaus    (2,07%)
8    Bambang Setiadi-Alex Tahsin    (1,38%)

Suara masuk: 100 %


Tabel saat data masuk 83,33%

Ridwan Kamil & Oded M. Danial sebagai pasangan Cawalkot dan Wakil saling berpelukan dengan penuh keharuan di Media Center RIDO sesaat setelah keluar hasil quick count (23/6)
Read more »

Minggu, 19 Mei 2013

Hari ini PKS Purworejo Dapil 3 Rencanakan "LT 3 Besar"

Para Kader PKS Dapil 3 sedang mengikuti Tujih oleh Ust.Hohari (Baju Putih) sebelum terjun dilapangan
PKS Dapil 3 Pwr_ PKS Dapil 3 Purworejo yang meliputi kecamatan Bayan dan Banyuurip, pada hari ini, Ahad 19 Mei 2013 adakan Liqo' Tansiqi Tarbawi 3 Besar (LT3B). Menurut Informasi yang diperoleh bahwa kegiatan ini dilaksanakan di 6 titik (6 Desa) yang tersebar di wilayah Bayan dan banyuurip.
 
Acara dimulai pukul 09.00 pagi yang diawali dengan Taujih oleh Ust.Thohari,S.Pd.I dilaksanakan di masjid Ass-Sakinah Botoh Rejo, Bayan. Acara LT3B ini dilakukan oleh seluruh kader PKS yang berada di kecamatan Bayan dan Banyuurip dengan membagikan sabun mandi dan stiker kerumah-rumah warga. Para kader juga memberikan informasi tentang Pilgub Jawa tengah yang akan dilaksanakan tanggal 26 Mei 2013 dan informasi tentang PKS serta Caleg yang diusungnya.

Para kader dibekali Form Shilaturrahim yang berisi data nama warga yang dishilaturrahimi sebagai bahan evaluasi keberlanjutan. Kegiatan ini rencana akan dilaksanakan setiap bulan sekali.


Bersa

mbung..... 
Read more »

Minggu, 05 Mei 2013

Caleg Dapil 6 Purworejo, Ir. Ngadianto, MM Alami kecelakaan, Semoga Lekas Sembuh...

Salah satu caleg PKS asal daerah pemilihan 6 purworejo, Ir. Ngadianto, M.M mengalami kecelakaan. Menurut informasi yang diperoleh admin, kecelakaan terjadi didepan BMT An-Nur Kutoarjo pada hari rabu (3/4) bermula saat Direktur CV.SRIDADI tersebut bermaksud mau keluar dari pintu BMT An-Nur. Saat melintasi jalan raya didepan pintu gerbang, tiba-tiba ada motor dengan kecepatan tinggi langsung menabrak. diketahui saat kejadian, Ir. Ngadianto, yang juga merupakan Ketua Yayasan Ulul Albab Purworejo menggunakan kendaraan sepeda motor. Saat ini beliau sedang dirawat di Ruang Amarta 202 RS.Dr.Sardjito Yogyakarta. sampai dengan hari sabtu, saat Admin berkunjung ke RS. Dr.Sardjito kondisi luka terdapat pada wajah. Kita doakan semoga beliau segera diberikan kesembuhan dan dapat melakukan aktifitasnya kembali. Wallohua'lam.
Read more »

Minggu, 21 April 2013

Di Purworejo, "Petani-petani" PKS Didaftarkan Jadi Caleg

BCAD Purworejo daftarkan ke KPU

Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Purworejo (DPD PKS Purworejo) mendaftarkan Daftar Calon Sementara (DCS) pada Minggu (21/4). Pendaftaran diikuti oleh sebagian besar Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) PKS Purworejo dengan menggunakan caping selayaknya petani. BCAD PKS Purworejo berjalan kaki dari Masjid Agung Purworejo menuju kantor KPU.
Penggunaan caping oleh BCAD PKS adalah wujud komitmen PKS untuk memberdayakan dan memajukan sektor pertanian di Purworejo yang menjadi pilar utama mata pencaharian mayoritas penduduk Purworejo. Baik jadi atau tidak jadi BCAD PKS tetap peduli terhadap petani yg selalu termarginalkan.
DCS PKS Purworejo terdiri dari 43 orang calon yang terdiri dari 26 calon laki-laki dan 17 calon perempuan. Total calon perempuan adalah 40%, insya Allah secara komposisi dan no urut calon perempuan sudah memenuhi amanah undang-undang maupun Peraturan KPU. Untuk Daerah Pemilihan Purworejo-1 ada 7 orang calon, Dapil-2 ada 5 calon, Dapil-3 ada 6 calon, Dapil-4 ada 9 calon, Dapil-5 ada 8 calon, Dapil-6 ada 8 calon.
            
Dari sisi usia BCAD PKS Purworejo masih tergolong muda. BCAD termuda usia 22 tahun yakni Taufiq Khoirurrohman dari Dapil-4, tertua usia 50 tahun Drs. Edi Juliono dari Dapil-1. Menjadi komitmen PKS bahwa partai adalah sekolah kepemimpinan (school of leadership), sehingga para BCAD akan dibina dan dilatih bagaimana menjadi pemimpin yang baik. Semangat pemuda yang menggebu dipadukan dengan kemampuan memimpin dan kompetensi, menjadikan BCAD PKS siap menjadi pemimpin bangsa.
            
Pendaftaran diantar langsung oleh Ketua Umum DPD PKS Purworejo, Purwoko Kurniawan dan Sekretaris Umum, Reko Budiyono dan diterima oleh Komisioner KPU Purworejo, Handoko. Dalam suasana keakraban, berkas pendaftaran diteliti oleh staf KPU Purworejo.
            
PKS yang mendapatkan no urut 3 di Pemilu 2014, dalam pendaftaran ke KPU Purworejo hari ini, merupakan partai ketiga yang sudah mendaftarkan DCS ke KPU. “Ini menjadikan motivasi lebih untuk kami PKS, memenangkan Pemilu 2014 menjadi 3 besar.”
            
Tema yang diusung PKS pada pemilu 2014 adalah Cinta, Kerja dan Harmoni. PKS dan calon-calonnya akan berpolitik dengan cinta, sehingga politik yang oleh sebagian kalangan dianggap dunia yang kotor dan penuh intrik, PKS ingin menjadikan politik adalah cara membangun peradaban dan kehidupan sosial yang adil dan sejahtera. PKS akan bekerja untuk indonesia bersama (ber-Harmoni) dengan komponen bangsa lainnya. Seperti lagu Iwan Fals “Kalau Cinta sudah dibuang, jangan harap Keadilan akan datang.”
Read more »

Sabtu, 13 April 2013

Gelar Liqo Tarbawi Gabungan, PKS Purworejo dapil 3 Kejar Target 3 Besar

Ust. Thohari/tengah (Aleg PKS Dapil 3)
PKS Purworejo dapil 3 menggelar Liqo Tarbawi & Tansiqi 3 Besar (LT3B), Jum'at (12/4) di Aula TKIT Ulul Albab 1 Batoh Rejo, Bayan, Purworejo.
Kegiatan yang menjadi sarana meningkatkan maknawiyah dan pemahaman kader ini, sedikitnya 60 kader ikhwan hadir mendengarkan taujih ustadz Thohari (Aleg PKS Asal Dapil 3 Purworejo.
Selain itu, kegiatan LT3B juga dijadikan sarana silaturrahim dan konsolidasi guna mencapai target pemenangan dakwah 3 besar pada tingkat nasional dan 1 besar di Purworejo.
Dalam kesempatan itu Ust.Thohari memberikan motivasi sekaligus pesan yang menginspirasi para kader untuk terus berjuang. beliau jugamenyampaikan tagline PKS yang baru yaitu: CINTA, KERJA dan HARMONI. beberapa kali beliau mengingatkan kepada kader bahwa Politik yang dibawa PKS saat ini adalah Politik CINTA. Acara berlangsung cukup Khidmad, dimulai dari pukul 16.30 sampai dengan 21.00 malam. [Humas Dapil 3 Purworejo]
Read more »

Gubernur Irwan Prayitno Bertolak ke Turki Teken MoU Investasi Trilyunan

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan kunjungannya bersama rombongan ke Turki salah satu agenda meneken nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan investor panas bumi (geothermal) Emin Hytai Investment.
"Emin Hytai sudah mendapatkan dua surat penugasan survei pendahuluan potensi panas bumi dengan nilai investasi awal sekitar 907.775 dollar Amerika Serikat," kata Gubernur Irwan Prayitno dalam kegiatan jumpa pers di Gubernuran, Jumat (12/4).
Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan hal ini didampingi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Provinsi (BKPMP) Masrul Zein, dan Kepala Biro Humas Irwan, S.Sos,MM sebelum bertolak ke Turki di gubernuran. Kunjungan menawarkan peluang investasi ke Turki mulai 12-16 April 2013.
Kerja sama investasi yang diperkirakan triliunan rupiah itu, kata dia, optomistis dalam dilaksanakan, karena investor asal Turki sudah melakukan kunjungan dan mengantongi surat permohonan eksplorasi awal ke Kementerian ESDM. Surat permohonan izin dari ke Kementerian ESDM itu, untuk potensi panas bumi yang akan dikembangkan di Kabupaten Agam (Gunung Tandikek) dan Pasaman Barat (Gunung Talamau).
Kemudian untuk kawasan yang dijajaki investor tersebut, termasuk yang berada di kawasan Padang Pariaman, Padang Panjang, Gunung Singgalang.  "Investor ini sudah mendapatkan data awal, tapi belum melakukan penelitian lebih jauh terhadap potensi yang sudah dipetakan lokasinya tersebut. Makanya mereka menunggu izin eksplorasi awal dari Dirjen Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM," ujarnya.
Menurut dia, banyak investor yang melirik pengembangan potensi panas bumi Sumbar, karena merupakan yang terbesar di wilayah Indonesia.
Sumbar sebagai wilayah yang berada pada jalur vulkanik aktif, menyimpan potensi panas bumi cukup besar dengan total sekitar 1.656 MW, yang tersebar di 17 titik.
Lokasi titik potensi panas bumi itu, terdapat pada tujuh kabupaten yaitu Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Agam, Solok, dan Kabupaten Solok Selatan.
Irwan Prayitno juga mengatakan, hingga kini yang sudah mulai digarap di Solok Selatan dikembangkan PT.Supreme Energy dengan potensi capai 480 MW, tapi beru rencana pengembangan 2x120 MW dan di Bonjol Pasaman dengan perkiraan potensi 100 MW.    Sebelumnya disampaikan, Pemprov Sumbar telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Tentang unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk memberikan pelayanan perizinan.
Ke depan BKPMP sebagai pengelola PTSP memberikan semua bentuk perizinan, mulai dari tambang, kehutanan dan bidang lainnya.Jadi, pihak yang ingin menanamkan modalnya di Sumbar, tak mesti datang kepada instansi terkait lainnya di provinsi, tapi langsung ke PTSP.
Melalui PTSP proses pelayanan bisa lebih cepat dan bahkan kewenangan untuk penandatangan izin oleh gubernur diserahkan kepada kepala BKPMP yang sekaligus sebagai kepala PTSP. "Investor cukup datang ke BKPMP dan bisa segera dikembalikan permohonan secara cepat, karena sudah 100 persen didelegasikan termasuk kewenangan gubernur sebagaimana diatur undang-undang," terangnya.
Kunjungan Kerja Gubernur Irwan Prayitno ke Turki ini selain penandatangan MoU Geothermal, juga menjajaki investasi industri pengolahan Kakao, menawarkan potensi ekonomi Sumatera Barat lainnya serta menjajaki kerja sama di Bidang sosial budaya yang difokuskan pada sektor pendidikan karena pihak dari Turki sudah kunjungan ke Sumbar, maka perwakilan Sumbar sudah mengunjungi sekolah-sekolah yang ada dibawa kerjasama dengan Turki di Indonesia. Direncanakan di SMA I SUmbar di Padang Panjang.

( Humas Sumbar )
Read more »

Hidayat: Demokrasi Harus Wujudkan Kesejahteraan

Demokrasi yang menjadi pilihan kolektif bangsa pasca Orde Baru harus mampu mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Karena itu, Demokrasi jangan sekedar dimaknai sebagai kontestasi dan persaingan politik antar golongan semata.
Demikian disampaikan Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid dalam acara Dialog Demokrasi dan Peradaban Internasional yang diadakan Bidang Kebijakan Publik DPP PKS di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (11/4). Hadir sebagai Pembicara utama dalam kegiatan ini Presiden Republik Indonesia ke 3 Prof. Dr. Ing. BJ Habibie.
Menurut Hidayat, PKS menyadari sepenuhnya bahwa 2013 adalah tahun politik. Karenanya, PKS ingin mengajak semua elemen politik untuk bersaing bukan sekedar untuk memenangkan persainga, tapi juga  bagaimana untuk mewujudkan kesejahteraan.
“PKS menyadari sepenuhnya 2013 adalah tahun politik. Karena itu, Serial Diskusi Peradaban ini justru mengajak semua elemen untuk ikut serta menjadi bagian Demokrasi yang menjunjung tinggi etika dan menjauhi pemikiran politik yang pragmatis,” tegas Hidayat.
Habibie, kata Hidayat, merupakan tokoh utama yang mengantarkan transisi Demokrasi di Indonesia. Pada Tahun 1999 misalnya, Habibie memilih untuk mempercepat Pemilu dan memutuskan tidak memperpanjang jabatannya. Keputusan ini menunjukkan bahwa Habibie adalah Negarawan yang mementingkan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan.
“Tahun 1999 adalah masa genting transisi Demokrasi. Dan kita semua tahu bahwa Habibie kala itu mampu menyelematkan Indonesia dari ancaman perpecahan. Begitulah Negarawan, berpikir untuk bangsa daripada golongannya,” kata Hidayat.
Hidayat menegaskan, Habibie menjadi inspirasi bagi PKS untuk terus berjuang dalam koridor Demokrasi. Saat ini sampai 2014 nanti, Hidayat menjamin PKS akan mengedepankan persaingan politik yang beretika dan beradab serta berimplikasi pada kesejahteraan rakyat.
“Inspirasi Habibie menjadi pelajaran politik bagi PKS untuk mengedepankan etika dalam berpolitik. Kami menjamin, bahwa sampai nanti tahun 2014 PKS akan tetap mengdepankan etika dalam berpolitik dan mengdepankan kesejahteraan rakyat dalam koridor Demokrasi,” ungkap Hidayat.
Untuk Serial Dialog selanjutnya, kata Hidayat, akan menghadirkan tokoh-tokoh Demokrasi internasional diantaranya mantan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd, Mantan Presiden Brazil Lula da Silva, serta Menteri Luar Negeri Turki yang juga merupakan tokoh AK Party Ahmet Davutoglu. “Visi PKS tidak hanya perbaikan di level nasional, tapi juga di level internasional. Karena itu, kita perlu belajar pada tokoh-tokoh demokrasi internasional dan membagi pengalamannya untuk Indonesia,” tutupnya.

*http://www.islamedia.web.id/2013/04/hnw-demokrasi-harus-wujudkan.html
Read more »

Kamis, 11 April 2013

Undangan Untuk Seluruh Kader Dapil 3 Purworejo

Dalam rangka meningkatkan kualitas ma'nawiyah para kader dakwah PKS, khususnya Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kabupaten Purworejo yang meliputi kecamatan Bayan dan Banyu Urip Insya Alloh hari jum'at 12 April 2013 akan dilaksanakan Liqoat Bersama. Kegiatan Liqo' bersama seperti ini sebenarnya menjadi bagian program rutinan Dapil 3. Selain untuk meningkatkan kualitas ma'nawiyah juga sebagai bentuk solidaritas antar kader. Untuk itu kami mengundang khususnya kepada Kader PKS Dapil 3 Purworejo untuk bisa hadir tepat waktu. Kegiatan rutinan ini bertempat di Aula As-Sakinah, Batoh Rejo, Bayan. Acara yang akan dimulai Ba'da Ashar (pukul 16.00 WIB) biasanya diisi dengan rangkaian acara dari pembukaan oleh MC kemudian dilanjutkan dengan Tausiyah Oleh Ust.Thohari (Aleg PKS Asal Dapil 3), setelah tausiyah kira kira sampai menjelang maghrib dilanjutkan dengan membaca Al-ma'tsurot bersama dengan dipandu oleh MC sampai dengan sholat Maghrib berjamaah. Setelah Maghrib biasanya acaranya makan-makan (kalau ada) sambil bincang bincang santai sampai dengan sholat isya' berjamaah. Setelah selesai sholat isya' dilanjutkan materi Inti oleh Ust.Thohari sekaligus menguatkan para Kader.  [Admin]
Read more »

 

KABAR DPC

KIPRAH KEWANITAAN