Tampilkan postingan dengan label Milad PKS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Milad PKS. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Juni 2013

Kemenangan PKS di Bandung Menginspirasi Tamsil-Das’ad di Makassar

Makassar- Kemenangan Calon Walikota dan Wakil Walikota usungan PKS di Bandung menginspirasi PKS Makassar untuk menang di pilwali Makassar. Hal itu diungkapkan Juru Bicara pasangan Tamsil-Das’ad, Mudzakkir Ali Djamil. “Kemenangan RIDO di Bandung tentunya sangat menginspirasi kita di Makassar dalam menghadapi pilwali.” Kata Mudzakkir di kantor DPD PKS Makassar hari ini (23/06).
Hasil perhitungan cepat mengunggulkan Pasangan Ridwan Kamil- Oded M Danial dalam pilkada Bandung yang digelar hari ini. Pasangan yang diusung PKS dan Gerindra itu meraup 45,88 %. Hasil quick count yang dirilis oleh Jaringan Suara Indonesia (JSI) menempatkan pasangan nomor 4 itu diposisi pertama dengan perolehan 44,57 % meninggalkan 7 pasangan lainnya.
Menurut Mudzakkir bahwa kemenangan RIDO di pilwali Bandung membuktikan bahwa prediksi pengamat tentang PKS tidak terbukti. “Kemenangan di Bandung membuktikan bahwa prediksi pengamat bahwa suara pemilih PKS akan merosot ternyata tidak terbukti. Dan itu juga akan kita buktikan di Makassar.” Tegas Mudzakkir.
Kemenangan Ridwan-Oded di Bandung menjadi angin segar dan kemenangan Ridwan-Oded di Bandung menjadi angin segar dan menginspirasi tim pemenangan Tamsil-Das’ad untuk terus sosialisasi.
“Kemenangan pasangan Ridwan-Oded di Bandung yang diusung oleh PKS menjadi penyemangat bagi tim Tamsil-Das’ad untuk juga memenangkan Pak Tamsil dan Kak Das’ad di Makassar. Insya Allah pasangan ini akan memberikan ide-ide yang solutif untuk membenahi Kota Makassar”. Tambah ketua tim pemenangan Tamsil-Das’ad, Hasan Hamido.

*http://news.tamsil-dasad.com/kemenangan-pks-di-bandung-menginspirasi-tamsil-dasad-di-makassar/
Read more »

Kemenangan RIDO, Bukti PKS Masih Dipercaya


Ketua Dewan Perwakilan Wilayah PKS Jawa Barat Tate Komaruddin mengatakan,kemenangan Ridwan Kamil-Oded M Danial dalam pemilihan Wali Kota Bandung menandakan bahwa partainya masih dipercaya masyarakat. Dalam pemilihan wali kota Bandung, PKS berkoalisi dengan Gerindra mengusung Ridwan-Oded.
Sebelumnya dikabarkan meski PKS tengah dilanda masalah terkait korupsi suap impor daging yang melibatkan mantan presiden partai itu Luthfi Hasan Ishaaq, Ridwan diperkirakan akan tetap memenangi pemilihan wali kota Bandung. Beberapa survei menyebut, kali ini warga Bandung memilih figur Ridwan Kamil dan bukan partai pengusungnya.
Tate menilai pasangan nomor urut empat itu merupakan pasangan yang bisa berkoordinasi dengan baik ketika menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Walikota Bandung periode 2013-2018.
“Ibu Kota seperti Bandung itu harus punya kualitas dibanding kota lain, saya lihat akan ada koordinasi yang bagus antara Ridwan dan Oded sebagai Wakil dan Walikota Bandung,” kata Tate Komaruddin usai konferensi pers Hitung Cepat Media Center RIDO di Hotel Trans Luxury, Bandung, Ahad, 23 Juni 2013.
Menurutnya, kolaborasi Ridwan-Oded bisa membuat pembangunan Bandung menjadi lebih cepat.
Menurut hasil hitung cepat yang dilakukan oleh Media Center pasangan Ridwan Kamil-Oded M Danial (RIDO), pasangan yang diusung oleh PKS dan Gerindra itu unggul dengan raihan suara sebesar 45,56 persen, disusul oleh Edi Siswadi-Erwan Setiawan dengan perolehan 17,34 persen. Sementara, Ayi Vivananda-Nani Suryani mendapat 15,31 persen.
Di urutan empat, pasangan independen Wahyudin-Tonny Apriliani mendapat perolehan suara 8.81 persen, disusul Iswara-Asep Dedi (6.94 persen), Budi Setiawan-Rizal Firdaus (2,81 persen), Wawan Dewanta-M. Sayogo (2,05 persen) dan Bambang-Lex (1,18 persen). Perolehan tersebut berdasarkan data dari 45 persen suara dari 400 TPS hingga pukul 17.00 WIB, Ahad, 23 Juni 2013. Begitu pula dengan hasil hitung cepat yang diselenggarakan Lembaga Survei Indonesia, pasangan RIDO mengungguli pasangan lainnya. (pm/tempo)

*http://www.nabawia.com/read/308/kemenangan-rido-adalah-bukti-pks-masih-dipercaya#

__________
NB: oia, ngasih inpo aja, kalo semua saksi RIDO di semua TPS yang BERJUMLAH 4119-an TPS itu KADER DAN SIMPATISAN PKS (info by @sayawicakz)
Read more »

Suswono: Dunia Akui Ketahanan Pangan Indonesia


Dunia internasional melalui lembaga pangan dunia (food and agricultue organization/FAO) mengakui ketahanan pangan Indonesia dengan memberikan sebagai negara yang tidak memiliki kasus kelaparan.
Dalam dialog dengan sejumlah kelompok tani di Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Menteri Pertanian Suswono mengatakan pengakuan dan penghargaan lembaga pangan PBB tersebut didapatkan tahun 2013.
Pihaknya merasa gembira sekaligus menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai elemen masyarakat tani di tanah air sehingga Indonesia bisa mendapatkan penghargaan itu. "Padahal targetnya pada 2016. Alhamdulillah, tiga tahun lebih cepat," katanya sebaimana dikutip Antara, Minggu (23/6/2013).
Menurut dia, pihaknya berkeyakinan lembaga internasional setingkat PBB memiliki alasan dan pertimbangan tersendiri ketika memberikan penghargaan atas ketahanan pangan di Indonesia tersebut.
Salah satu pertimbangan tersebut diperkirakan dari aspek perbandingan produksi padi yang mencapai 39 juta ton per tahun, sedangkan kebutuhan hanya 33 juta ton. "Dalam beberapa tahun ini, jarang terdengar ada busung lapar," ujarnya.
Namun, kata Mentan, pihaknya tidak membantah jika masyarakat miskin masih cukup banyak di tanah air yang jumlahnya berkisar 11% dari jumlah penduduk Indonesia.
Jika terdengar kasus gizi buruk, kondisi itu diperkirakan lebih pada aspek ketidakmampuan keluarga dalam mengatur asupan gizi terhadap anggota keluarganya.
Ia mencontohkan kasus di sebuah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat tentang adanya anak yang disebutkan mengalami kasus gizi buruk.
"Ternyata, makanannya ada tetapi orang tuanya kurang dapat mengatur asupan gizi," katanya tanpa menjelaskan secara detail tentang nama korban dan daerah yang mengalami gizi buruk itu.(inilah)
Read more »

Selasa, 11 Juni 2013

BPK: Tak Perlu Tunggu Hasil Audit BPK, Penahanan itu Kewenangan KPK

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membohongi publik terkait penanganan kasus korupsi di Indonesia. Sampai saat ini KPK belum melakukan penahanan terhadap tersangka kasus Hambalang dengan alasan masih menunggu hasil audit kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Namun tanggapan berbeda justru disampaikan oleh Ketua BPK Hadi Poernomo. Hadi mengatakan bahwa penahanan tersangka kasus korupsi adalah kewenangan KPK dan tidak perlu menunggu hasil audit.
“Kalau soal penahanan kita serahkan kepada KPK. Silakan tanya KPK, itu kewenangan penyidik KPK,” tegas Hadi, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/6/2013).
Dia menjelaskan, hasil audit BPK untuk memperjelas kerugian negara kasus korupsi yang diduga melibatkan mantan Menpora Andi Mallarangeng. Hasil audit yang kedua ini bisa saja tidak jauh beda dengan hasil audit Hambalang yang pertama. “Bisa sama dan bisa beda, tunggu saja,” tuturnya.
Penegasan BPK tersebut sekaligus menjawab pimpinan KPK yang sebelumnya menyatakan pihaknya terhambat hasil audit kerugian negara di BPK untuk segera menyelesaikan kasus Hambalang.
Entah sampai kapan KPK akan terus berkelit dan membuat publik bingung dengan sepak terjang KPK dalam menangani kasus-kasus korupsi di Indonesia. (ms/ind)

Sumber: dakwatuna
Read more »

Sabtu, 20 April 2013

4 Gaya Nyentrik Presiden PKS Anis Matta | "Jiwa Muda yang Beda"


Yang muda, yang memimpin. Itu sekelumit gambaran kepemimpinan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta. Pria kelahiran Bone 7 Desember 1968 ini punya gaya nyentrik saat mengkomandani partai bulan sabit kembar ini.
Anis Matta resmi menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq yang terjerat kasus impor daging sapi.
Ia lalu menyerukan tobat nasional kepada seluruh kadernya. Anis Matta mundur dari posisinya sebagai Wakil Ketua DPR dan memilih fokus memperbaiki citra PKS. Anis Matta berambisi PKS nangkring di posisi 3 besar pada Pileg 2014 mendatang.

Berikut 4 gaya nyentrik Presiden PKS Anis Matta:


1. Konsolidasi Pemilu dalam Gerbong KA


PKS menggelar rapat penting soal strategi Pemilu 2014 di dalam gerbong KA Eksekutif Argo Sindoro jurusan Jakarta-Semarang.
PKS sengaja menyewa 4 gerbong KA Argo Sindoro jurusan Jakarta-Semarang. Para petinggi PKS akan menuju Semarang dalam rangka Rapimnas dan Milad ke-15 PKS pada 18-20 April 2013.
"Rapat di kereta membahas strategi pemenangan Pemilu 2014, kami akan memutuskan strategi Pemilu di atas kereta. Dalam Islam, doa musafir itu makbul," kata Presiden PKS Anis Matta sembari tersenyum, saat dijumpai wartawan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2013).
Anis Matta didampingi sejumlah petinggi PKS seperti Wasekjen Fahri Hamzah dan semua ketua DPD PKS Wilayah Jabodetabek berangkat dari Stasiun Gambir sekitar pukul 16.45 WIB.
Semuanya akan menghadiri acara puncak konsolidasi nasional PKS di Semarang. Rapimnas dan Milad PKS dijadikan puncak konsolidasi PKS pasca kemenangan di Pilgub Jabar dan Pilgub Sumut.
"Kami memilih Semarang untuk memperkuat komitmen kami untuk menguatkan basis PKS di seluruh Pulau Jawa terutama Jawa Tengah, selain itu Rapimnas itu dukungan kami kepada kandidat cagub Jateng," tegas Anis yang santai mengenakan kaos polo putih dan jeans biru ini.
2. Outbond Perkokoh Internal

Anis Matta mengajak 70 orang pengurus inti Dewan Pimpinan Pusat PKS untuk mengikuti kegiatan alam (outbond) di Bali.
Outbond selama 4 hari ini dimaksudkan untuk memperkokoh manajemen internal pasca kesibukan terkait perkara yang menyeret Luthfi Hasan Ishaaq.
"Kami melakukan pembenahan mulai dari atas, besok (hari ini) kami bertolak ke Denpasar hingga Kamis (14/2), kami akan melakukan program outbond untuk melakukan team building di lingkungan DPP dulu. Struktur pengurus DPP ini kita gojlok, kita akan lakukan program re-orientasi melalui kegiatan outbond," ujar Anis saat ditemui detikcom, di Hotel Grand Clarion, Makassar, Minggu (10/2/2013) malam.
Sebelum melakukan outbond di Bali, pengurus inti PKS lebih dulu mengikuti roadshow di 5 kota, yakni Bandung, Medan, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar untuk menyapa para kader PKS di daerah. Hal ini dianggap penting agar seluruh unsur ketua di struktur DPP PKS melihat langsung realitas di lapangan.
Anis menambahkan, perkara yang menyeret mantan presiden partainya memaksa pengurus DPP PKS melakukan pembenahan. Mulai dari pembenahan spiritual, pembenahan pemikiran, pembenahan prilaku kader PKS dan pembenahan manajemen organisasi.
alam silaturaDhmi Anis dengan seribuan kader PKS Sulsel yang digelar di Hotel Sahid Makassar, Anis menceritakan tiga kisah untuk menginspirasi para kader dan pengurus PKS.
Tiga kisah itu adalah kisah perang Ain Jalut keberhasilan umat Islam mengalahkan invasi kaum Tartar dari Mongolia, kisah Perang Hittin yang menampilkan sosok Sultan Salahuddin Al Ayyubi yang berhasil mengalahkan invasi kaum salibis dan kisah pembebasan Konstantinopel oleh Muhammad Al Fatih.
"Saya memperdengarkan kisah ini untuk menginspirasi pengurus dan kader PKS untuk menciptakan momen sejarah mereka sendiri, mudah-mudahan di tahun 2014 mereka berhasil menciptakan momen sejarah itu," harap Anis.
3. Kalah Makan Durian

Di sela-sela konsolidasi kader dan temu tokoh di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Anis Matta ikut lomba makan durian melawan belasan jurnalis cetak dan televisi. Dia pun kalah telak.
Bermula dari acara makan durian Presiden PKS bareng jurnalis yang yang digagas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Kegiatan berlangsung di Warung Durian Ucok, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Selasa (5/2/2013) malam.
"Belum ke Medan kalau belum makan durian. Inilah kekayaan kuliner kebanggaan Sumatera Utara," tutur Gatot memperkenalkan lezatnya durian tembaga pada Anis Matta.
Agar lebih seru, acara silaturahim ini diramaikan lomba makan durian. Gatot yang berpasangan dengan Anis pun antusias ketika ditantang adu cepat menghabiskan dua buah durian. Di tengah sorak sorai suporter puluhan kader PKS, Gatot dan Anis pun adu cepat menghabiskan durian.
Tapi sayang upaya mereka masih kalah cepat dibanding para jurnalis. Budi dan Wahyu, koresponden televisi swasta di Medan, tampil sebagai juara. Mereka berhasil menghabiskan dua buah durian dalam tempo 4 menit 35 detik.
Posisi kedua dipegang Idris Lutfi anggota DPR RI yang berduet dengan Ketua DPW PKS Sumut Muhammad Hafez. Sedangkan juara ketiga diraih Deddy yang berpaket Robby, jurnalis dari media lokal di Medan.
Gatot dan Anis sendiri gagal tampil sebagai yang tercepat karena justru asyik menikmati lezatnya durian Medan.
"Durian Medan harus dinikmati pelan-pelan kelezatannya," ujar Anis Matta sembari terkekeh dan mengaku tak takut kena kolesterol akibat mengkonsumsi durian karena rajin berolahraga.
4. Copot Rolex
Anis Matta akan mengubah gaya hidupnya setelah menjadi Presiden PKS. Salah satunya soal jam tangan.
Anis Matta biasa memakai jam tangan Rolex. Jam tangan mewah ini biasa dipakai di pergelangan tangan kirinya. Anis sempat berbicara juga saat disinggung soal arlojinya itu.
"Nggak, tenang sajalah," kata Anis saat disinggung apakah dia terus memakai Rolex, di markas PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Jumat (1/2/2013).
Anis dalam kesempatan itu memakai jam tangan silver berhias warna kuning. Tak diketahui apa mereknya.
Dahulu, soal jam tangan Rolex ini Anis pernah berbicara. Bagi Anis, jam tangan hanyalah sebuah kepantasan sebagai pejabat publik, bukan gaya hidup.
"Lebih kepada kepantasan. Jam tangan Rolex hanya sebagai aksesori bukan hobi," kata Anis sembari tersenyum kepada detikcom, Selasa (28/2/2012).


*detikcom
Read more »

Jumat, 19 April 2013

PKS Mau Mengubah Indonesia Jadi Sepenggal Firdaus

Headline
Presiden PKS, Anis Matta - (Foto : inilah.com)
INILAH.COM, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta mengatakan, ia memiliki ciri khas dalam memimpin partainnya. Ciri khas tersebut adalah dengan selalu menerapkan tiga nilai.

"Kalau Soekarno mempunyai Trisakti, Soeharto Trilogi. Itu idenya soal pembangunan, namun kalau saya punya tiga nilai yang bisa membentuk nilai budaya bangsa di negeri kita, serta kita bangun negara ini negara manusia yang punya hati dan pikiran," kata Anis di Semarang, Jumat (19/4/2013).

Anis mengatakan, tiga nilai dalam memimpin PKS adalah cinta, kerja dan harmoni. Menurutnya, dengan tiga nilai itu saat ini yang akan dilakukan oleh PKS yakni bukanlah target politik, melainkan misi kemanusiaan dan peradaban.

"Maka pemenangan Pemilu bukan target kemenangan politik, tapi tangga misi kemanusiaan yang kita emban yakni mengubah Indonesia menjadi sepenggal firdaus. Kita akan habiskan usia kita dengan misi kemanusiaan ini, menghabiskan seluruh tenaga, pikiran untuk kemanusiaan terlepas kita menang atau kalah karena misi kemanusiaan bukan politik," jelasnya

Untuk itu, kata Anis, seluruh kader dan pengurus partai yang dulunya bernama Partai Keadilan (PKS) akan menjadi lokomotif untuk membawa Indonesia menjadi adil sejahtera, serta makmur kemanusiaan beradab. "Kita siap untuk membawa Indonesia baru," tandasnya.[bay]
Read more »

Milad ke-15, PKS Mengusung Cinta Ainun-Habibie

Headline
Politikus PKS Aboe Bakar Alhabsy - inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Film Ainun-Habibie begitu melekat di Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam milad (ulang tahun) ke-15, partai Islam itu mengusung semangat cinta Ainun-Habibie tersebut.

Politikus PKS Aboe Bakar Alhabsy mengatakan, film Ainun-Habibe telah menjadi semangat bagi mereka. "Kisah Ainun-Habibie juga menginspirasi bahwa harmoni cinta dan kerja dapat menjadi power yang luar biasa," jelas Aboe Bakar, Jumat (19/4/2013).

Dia menjelaskan, pada milad PKS yang diadakan si Semarang ini mengambil tag line "cinta-kerja dan harmoni".

Menurut Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi III DPR itu, dengan cinta hubungan PKS dengan konstituen tak hanya bersifat elektoral belaka, namun kerja-kerja politik didasari pada rasa cinta kasih sesama anak bangsa.

"Dengan cinta pula PKS ingin menghilangkan citra politik yang kejam, kami ingin menghadirkan iklim politik yang sejuk," katanya.

Politikus asal Kalimantan tersebut yakin model ini bisa mengantarkan pada kesuksesan PKS di pemilu 2014. "Insya Allah cinta dan kerja akan menjadi harmoni pada suara PKS di tahun 2014," tandasnya. [yeh]
Read more »

Ribuan Kader PKS Meriahi Milad ke-15 di Semarang


Headline

Oleh: Ahmad Farhan Faris.
INILAH.COM, Jakarta - Ribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutihkan aula Gedung Merapi PRPP, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat 19 April 2013. Ribuan kader hadir dalam rangka merayakan hari lahir atau Milad PKS ke-15, disertai dengan rapat pimpinan nasional (Rapimnas).

Presiden PKS Anis Matta mengatakan, acara Rapimnas dan Milad sebenarnya dibatasi hanya untuk pimpinan wilayah (DPW) saja, tetapi ternyata seluruh kader di daerah meminta turut disertakan.

"Ini tadinya acara sebenarnya yang kita undang hanya pimpinan DPW tapi daerah ngamuk semuanya, gak boleh kita juga mau datang. Akhirnya ya kita undang," kata Anis di Semarang.

Anis mengaku tidak gampang menemukan tempat yang memadai di Semarang. "Makanya angka jadi dari 600 menjadi 1.600 kader, padahal kalau tidak dibatasi bisa mencapai 2.500 orang," ujarnya.

Seluruh kader partai dengan ceria dan meriah menyambut hari lahirnya partai yang sebelumnya bernama Partai Keadilan (PK) tersebut. Dalam acara para seluruh kader yang hadir mengibarkan bendera atribut partai ketika menyanyikan mars PKS. Kini, acara berlangsung dengan khidmat dan suasana gembira yang akan diisi orasi Presiden PKS Anis Matta. [rok]
Read more »

Milad PKS Luncurkan Gerakan SUKSES

Bendera PKS
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Milad ke-15 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kota Semarang menjadi momentum sebuah gerakan pemberdayaan ekonomi umat.

Rangkaian gerakan ini diawali dengan peluncuran program Gerakan Sahabat Usaha Kecil Segera Sejahtera (Gerakan SUKSES) se-Indonesia. Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan, Jazuli Juwaini mengatakan dalam rangkaian milad PKS ke-15, PKS akan segera meluncurkan program Gerakan SUKSES.

Menurutnya, gerakan ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan pengangguran agar mereka bisa mandiri. Modulnya melalui pemberian pinjaman modal usaha Rp 3 hingga 5 juta. Di luar bantuan ini, penerima sasaran juga difasilitasi.

"Misalnya, gerobak untuk jualan bakso atau nasi goreng, maka kita telah mengangkat taraf hidup yang bersangkutan," katanya menjelaskan, Jumat (19/4).

Program ini, lanjut Jazuli, merupakan program pemberdayaan ekonomi umat yang diarahkan untuk membantu mengentaskan kemiskinan.
Reporter : S Bowo Pribadi
Redaktur : Djibril Muhammad
Read more »

Anis MAtta: Kasus Luthfi Hasan Ujian bagi Elektabilitas PKS

Anis Matta (Foto: Okezone)
Anis Matta
SEMARANG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas) membahas strategis pemenangan Pemilu 2014 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Presiden PKS, Anis Matta, mengatakan, rapimnas ini merupakan bagian dari konsolidasi nasional setelah prahara yang menimpa PKS akhir Januari 2013.

“Saya terus melakukan kunjungan ke berbagai daerah untuk menyemangati moral kader. Acara ini merupakan puncak untuk konsolidasi PKS,” ujarnya.

Terkait dugaan kasus suap daging impor yang mejerat mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq, Anis mengatakan hal itu justru mempererat soliditas kader dan meningkatkan kepercayaan publik. Hal ini dibuktikan dengan kemenangan PKS di dua pemilihan gubernur, yakni Jawa Barat dan Sumatera Utara.

“Begitu prahara terjadi, ada pilkada provinsi yang diikuti kader PKS. Ini merupakan ujian elektabilitas dan kepercayaan publik bagi PKS, khususnya di Jawa Barat dan Sumatera Utara. Di dua wilayah tersebut kami menang dan bahkan sudah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi,” ungkap mantan Sekjen PKS itu.

Selain itu, tiga kemenangan juga diperoleh di tingkat kabupaten/kota, yakni Kota Sukabumi Jawa Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan, dan Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah.

Dengan hasil yang telah dicapainya itu, Anis yakni PKS akan memenuhi target tiga besar di pemilihan umum legislatif 2014.

“Ini bukti kepercayaan masyarakat kepada PKS lebih besar dari sebelumnya. Kami menargetkan dapat masuk ke tiga besar,” ungkap Anis.

Rapimnas dan Milad ke-15 PKS dihadiri sekira 2.000 kader dan petinggi PKS, baik dari pusat maupun daerah. Turut hadir Ketua DPP Hidayat Nurwahid, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, Sekjen Taufik Ridho, Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminuddin, Ketua MPP Untung Wahono, dan Ketua DSP Surahman.
(ton)
Read more »

Optimistis, PKS Bangun Basis Baru di Jawa Tengah

Optimistis, PKS Bangun Basis Baru di Jawa Tengah
KOMPAS.com/PUJI UTAMI Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta saat memberikan keterangan pers pada acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PKS dan Milad PKS ke 15 di Gedung Pekan Raya Promosi Pembangunan (PRPP) Semarang, Kamis (18/4/2013)
 
SEMARANG, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertekad membangun basis baru yang kokoh di Jawa Tengah. Hal ini juga terkait dengan target PKS menuju tiga besar pada Pemilihan Umum 2014. Presiden PKS Anis Matta di Semarang, Kamis (18/4/2013), mengaku yakin dengan target tersebut.

Menurut Anis, sejak berdiri, PKS telah bertumbuh secara konstan. Pertumbuhan ini juga terjadi di Jawa Tengah. Pada 2004, PKS mendapatkan tiga kursi di DPR dari daerah pemilihan di Jawa Tengah. Pada 2009 terus meningkat menjadi tujuh kursi di DPR. "Untuk Pemilu 2014 ditargetkan mendapat 11 kursi untuk Jawa Tengah di DPR," ujarnya.

Anis mengatakan, jika ingin menang, para kader juga harus menghilangkan mitos terkait Jawa Tengah. Selama ini mitos Jawa Tengah disebut sebagai basis "merah", tetapi Anis mengaku akan menanamkan pada kader untuk menghilangkan anggapan tersebut. PKS, ungkapnya, merupakan partai yang akan menjadi sumber pemimpin. Kader-kader terpilih akan dididik dan dibina menjadi pemimpin.

"Jadi, PKS akan melahirkan tokoh, bukan tokoh yang melahirkan partai dan diharapkan umur partai tidak seumur tokohnya, tetapi terus meningkat," ujarnya.

Dalam memperkenalkan visi-misi partainya, ia akan lebih melakukan pendekatan dengan menyentuh langsung masyarakat. Sehingga akan memunculkan rasa sehingga militansi itu akan tumbuh melalui rasa. Seperti halnya dengan dilakukannya penyelenggaraan rapat pimpinan nasional dan milad ke-15 di Semarang, Jawa Tengah. Hal ini menjadi upaya mendekatkan diri kepada masyarakat Jawa Tengah.

Anis mengatakan tidak akan memasang iklan di media dalam mengenalkan partainya, seperti yang dilakukan partai lainnya. Sebab, menurut dia, beriklan itu tidak murni, tetapi pasti ada yang dilebih-lebihkan.
Editor :
Glori K. Wadrianto
Read more »

Anis Matta: 'Ahlussunnah' Bukan Hanya Milik Ormas Tertentu

Anis Matta: 'Ahlussunnah' Bukan Hanya Milik Ormas Tertentu
Kompas/Winarto HerusansonoPresiden Partai Keadilan Sejahtera, Anis Matta (kedua dari kanan), Kamis (18/4/2013) di Semarang, Jawa Tengah.


SEMARANG, KOMPAS.com — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menyatakan, penganut paham ahlussunnah wal jamaah pada intinya adalah orang-orang Islam yang mengikuti sunah Nabi Besar Muhammad SAW. Hal itu menjadi kiblat semua orang Islam, tidak hanya PKS, Nahdlatul Ulama, ataupun Muhammadiyah, sehingga tidak bisa diklaim hanya milik golongan atau ormas tertentu.
"Mengikuti sunah Nabi tentunya untuk tauladan bagi kehidupan umat manusia sebaik-baiknya," ujar Anis, Kamis (18/4/2013), dalam Rapat Pimpinan Nasional dan Milad Ke-15 PKS di Semarang, Jawa Tengah.
Anis mengatakan, setiap Muslim berkomitmen dengan sunah Nabi Muhammad SAW dan thoriqoh para sahabatnya dalam akidah, amaliyah dan akhlak batin. "Bagi PKS, paham itu menjadi tuntunan pengurus dan kader partai politiknya untuk kepentingan kemaslahatan umat. Kesadaran ini sejalan dengan upaya langkah PKS untuk terus tumbuh dalam setiap pemilu," kata Anis.
Oleh karena itu, menurut Anis, salah satu upaya pengurus PKS setelah berhasil memulihkan demoralisasi kader, pasca-peristiwa Januari 2013 (kasus korupsi daging sapi yang melibatkan Presiden PKS ketika itu), kini PKS akan banyak bersilaturahim. "Silaturahim kepada semua saja, masyarakat dan tokoh-tokoh agama yang ada di lingkup ulama NU, maupun ulama di Muhammadiyah. Silaturahim itu perlu karena tidak hanya sesama umat seagama, tapi juga sebagai satu bangsa," tuturnya.
Editor :
Nasru Alam Aziz
Read more »

Milad PKS Gelar Expo di Lawangsewu

 0
 
 0
image
MENGGUNTING PITA: Ustad Jazuli Juwaini beserta jajaran pengurus PKS menggunting pita melati sebagai tanda dibukanya PKS Expo dalam Milad PKS ke-15, di Lawangsewu, Semarang, Kamis (18/4). (suaramerdeka.com/Marlin)
SEMARANG, suaramerdeka.com - Dalam rangkaian Milad ke 15 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), partai berlambang bulan sabit kembar ini memberikan pesan cinta kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan menggelar berbagai acara kegiatan untuk masyarakat yang di pusatkan di komplek wisata Lawangsewu kota Semarang.
"Di gebyar milad ke 15 ini, kita menggelar lomba mewarnai, lomba memasak, latihan burung berkicau, pentas anak jalanan dan pengamen, expo UMKM dan masih banyak lagi agenda lainnya" tutur Agung Budi Margono, Ketua Panitia Kegiatan milad dalam sambutannya.
"Rangkaian kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka komitmen PKS untuk selalu bersama masyarakat" tambahnya.
Lebih lanjut, Agung juga menyampaikan bahwa gelaran milad PKS di Lawangsewu merupakan kegiatan pertama kali yang dilakukan oleh parpol di Indonesia  yang mengambil tempat di monumen sejarah tersebut.
"Kami berharap bahwa dengan gelaran ini mampu semakin menghidupkan aset sejarah bangsa yang berharga ini. Selain itu, juga sebagai bagian pengingat perjuangan para pahlawan dan PKS menjadi salah satu elemen penerus perjuangannya," tandasnya.
Selain para pengurus PKS Kota Semarang, dalam pembukaan gebyar milad 15 di Lawangsewu, turut hadir pula jajaran Pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, diantaranya Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kewirausahaan (PEDK) Jazuli Juwaini.
Jazuli Juwaini mengungkapkan, PKS akan meluncurkan program Gerakan Sukses (Sahabat Usaha Kecil Segera Sejahtera) se-Indonesia sebagai bentuk kepedulian PKS terhadap rakyat kecil. Gerakan ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan pengangguran agar mereka bisa mandiri.
"Misalnya saja dengan pemberian pinjaman 3-5 juta, kemudian difasilitasi gerobak untuk jualan bakso atau nasi goreng, maka kita telah mengangkat taraf hidup orang tersebut," tuturnya.
Pembukaan PKS Expo tersebut ditandai dengan gunting pita melati oleh Ustad Jazuli Juwaini, dilanjutkan dengan mengunjungi stand bazar UMKM. Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi Lawangsewu, selama 3 hari ini (Kamis-Sabtu), PKS menggratiskan tiket masuknya.
( Marlin / CN38 / JBSM )
Read more »

Rapimnas PKS Tetapkan Program Kerja Berbasis Politik Cinta

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerapkan strategi politik berbasis cinta yang merupakan respons keprihatinan partai itu atas praktik politik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Itu dikatakan Presiden PKS Anis Matta dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (18/4). Dia mengatakan kerja politik saling jegal melalui pembunuhan karakter, kampanye hitam, hingga politik uang bukan hal aneh di kalangan partai saat ini.
Bahkan, menurut dia, terdapat kecenderungan elite yang menerapkan politik tiji tibeh (mati siji, mati kabeh) atau mati satu, mati semua. "Banyak anak bangsa potensial yang menjadi korban, karena mereka tidak dikehendaki tampil di arena kepemimpinan nasional. Ada pula kelompok atau partai menghadapi persoalan berat, tapi mereka mengupayakan agar partai-partai lain juga karam. Cara berpolitik seperti ini tentu sangat negatif dan berbahaya," ujarnya.
Anis menegaskan partainya bertekad untuk keluar dari alur permainan politik kasar tersebut. Politik PKS, menurut dia, bertumpu pada nilai-nilai silaturahim untuk mewujudkan harmoni di tengah pluralisme pandangan, kelompok, golongan, partai, dan agama.
Menurut Anis, Indonesia kini menghadapi masalah kekosongan ide atas persoalan kebangsaan sementara generasi baru Indonesia berharap agar bangsa ini meninggalkan pola-pola lama dalam berbangsa yang cenderung negatif.
"PKS adalah representasi generasi baru Indonesia yang menjunjung hubungan kemanusiaan yang saling mengayomi, menganut fatsun politik yang beretika, dan senantiasa bekerja keras untuk mencapai Indonesia yang berkeadilan dan sejahtera," ujarnya.
Menurut dia, Raker DPP PKS yang dipimpin dirinya dan Sekjen PKS Taufik Ridho dalam perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (17/4) malam. DPP PKS merumuskan program kerja berbasis politik cinta sekaligus merumuskan tagline baru PKS: Cinta, Kerja, dan Harmoni.
PKS mengadakan Rapimnas di Semarang, 18-20 April, juga menjadi puncak perayaan milad atau ulang tahun ke-15 PKS. Dalam perayaan HUT itu diisi juga dengan pagelaran seni-budaya nasional. Pada Kamis (18/4) malam, peserta rapimnas yang berjumlah 1.600 orang akan dihibur oleh kelompok seniman Ketoprak Humor.
Jumat (19/4) sore, Presiden PKS Anis Matta akan menyampaikan orasi politik. Puncak acara direncanakan digelar di Lawang Sewu, Semarang. (Ant/metrotvnews)
Read more »

Dihadiri 2000 Peserta, Anis Matta Buka Rapimnas PKS


SEMARANG –  Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PKS sekaligus milad ke-15,  di Semarang, Kamis (18/4/2013).
Menurut Anis kegiatan itu merupakan konsolidasi internal untuk menghadapi Pemilu 2014. Ia menyatakan pada Pemilu 2014 PKS menargetkan masuk tiga besar.
Sementara mengenai prahara yang pernah mengenai PKS pada awal tahun kemarin, Anis menyatakan hal tersebut tidak berdampak buruk. Sebaliknya hal itu justru membuat partai semakin solid. Itu terbukti dari kemenangan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat dan Sumatera Utara, dimana kader PKS jadi pemenangnya.
Sementara berdasarkan pantauan Solopos.com, kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 10.30 WIB. Sekitar 2.000 peserta hadir dalam kesempatan tersebut. (solopos)
Read more »

Kapolda Jateng: PKS Tertib, Tidak Bikin Pusing

SEMARANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mengapresiasi langkah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam kedisiplinan dan ketaatan terhadap peraturan hukum yang berlaku, terutama saat menyelenggarakan setiap kegiatan dan agenda partai. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo saat bertemu dengan tim dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) di kantor Polda Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (17/4).
Menurut Didiek, PKS adalah salah satu partai yang membuat tugas kepolisian menjadi lebih mudah dalam mengamankan kegiatan.
“Kalau dengan PKS kita tidak terlalu repot, karena bisa menertibkan partainya sendiri. Jadi PKS tidak bikin pusing pihak kepolisian,” terang Didiek saat menerima tim dari DPW PKS Jateng.
Lebih lanjut Didiek menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung penuh agenda PKS, termasuk pengamanan jelang Milad PKS ke 15 yang akan diselenggarakan pada Kamis-Sabtu (18-2-/4).
“Kalau perlu voorijder, pihak kami (Polda) siap menyediakan. Intinya agar acara yang diselenggarakan PKS bisa berlangsung dengan aman dan sesuai jadwal,” tandasnya.
Dalam pertemuan dan audiensi di Polda jelang Milad tersebut, selain Kapolda juga turut hadir Wakil Kepolisian Daerah (Wakapolda) Brigjen Pol Ahmad Syukrani. Sementara dari struktur DPW PKS Jateng diwakili oleh Ketua Umum DPW PKS Jateng, A Fikri Faqih, Aleg DPR RI Zuber Safawi, Ketua MPW Arif Awwaluddin, Ketua Fraksi PKS Kota Semarang Imam Mardjuki, dan Bambang dari tim pengamanan PKS.
Audiensi ini adalah dalam rangka menjalin kerja sama antara pihak kepolisian dengan PKS dalam rangka mensukseskan milad PKS ke 15 yang akan dilaksanakan serentak di Lawangsewu, mulai Kamis (18/4). [pksjateng.or.id]
Read more »

Kamis, 18 April 2013

Antara “Satgas Online PKS” dan Kanal Bola

Farid Wadjdi


Saya tidak tahu sejak kapan gerakan sejuta kader PKS menulis mulai dicanangkan. Tapi pertama kali saya membaca tulisan tentang PKS yang sangat menggugah adalah tulisan Mbak Aulia Gurdi yang berjudul “Antara Saya, PKS, dan Perjuangan Dakwah”. Sejak saat itu, saya mulai banyak melihat tulisan-tulisan tentang PKS. Pada awalnya sih terlihat fine-fine saja. Banyak tulisan yang simpatik dan inspiratif yang muncul. Tapi setelah itu saya mulai melihat adanya pro kontra yang cukup sengit. Ini seperti mengingatkan kembali adanya pro dan kontra tentang tulisan yang menyinggung agama.
Saat itu saya belum punya minat untuk melibatkan diri dalam pro kontra tersebut. Saya baru masuk ke tema tersebut ketika muncul artikel dari Dewa Gilang yang berjudul “Gerbong Wahabi di PKS”. Itu pun saya tidak bermaksud terjun dalam pro kontra tersebut. Saya menulis tanggapan atas artikel tersebut karena artikel itu ditulis oleh Dewa Gilang, kompasianer yang saya nilai setiap artikelnya selalu berbobot. Saya merasa perlu meluruskan beberapa hal yang menurut saya terlalu berlebihan.
Dari tulisan Dewa Gilang dan artikel tanggapan saya, baru saya “ngeh”, bahwa pro dan kontra sekitar PKS masih berlangsung seru. Saya melihat ada artikel yang berbobot, tapi ada juga yang “asal nulis”. Ada yang menulis dengan santun dan sistematis, tapi ada juga yang emosional. Melihat hal ini, saya jadi teringat sesuatu. Dan saya diingatkan kembali oleh tulisan Bang Posma yang membandingkan artikel-artikel PKS (yang disebut sebagai satgas online PKS) dengan pro kontra PSSI di kanal bola. Hehehe, Pak Dokter sangat jeli membuat perumpamaan tersebut. Saya coba merangkum tulisan tersebut sebagai berikut:
  • Adanya kelompok penulis yang terkoordinir dan saling mendukung
  • Munculnya akun-akun kloningan yang tidak jelas
  • Tulisan-tulisan tersebut menarik di awal-awal namun lama kelamaan jadi membosankan malah seperti di kanal bola sudah pada tahap memuakkan.
  • Pada debat PKS banyak tulisan berbobot tapi ‘copy-paste’, di kanal bola kebanyakan tulisan orisinil tapi mutunya sampah.
  • Pada debat PKS banyak politikus atau yang mengerti politik, di kanal bola terkadang banyak yang tidak mengerti bola, tapi asal ‘mangap’.
Saya bukan aktivis atau kader PKS, tapi terus terang saya adalah pemilih PKS pada tahun 2004 dan 2009. Membaca pemaparan dari Dokter Posma, saya tidak bisa membantah bahwa itu memang terjadi. Dan saya mengkhawatirkan, jika itu berlangsung terus, bahkan semakin memanas, bukan tidak mungkin bahwa itu justru berdampak negatif pada PKS sendiri. Karena itu saya menghimbau pada penulis-penulis PKS untuk memperhatikan hal-hal berikut:
  1. Pastikan bahwa anda adalah akun yang terverifikasi, atau setidaknya menggunakan nama sebenarnya. Ini menunjukkan bahwa anda bertanggung jawab atas semua tulisan anda. Jangan tiru ratusan kloningan di kanal bola dengan nama yang aneh dan tidak jelas.

  2. Pastikan bahwa tulisan anda adalah orisinil, bukan copy paste. Membuat tulisan tidak harus berkualitas bagus, tapi juga tidak boleh asal-asalan. Strukur penulisan dan gaya bahasanya menunjukkan diri anda.

  3. Jangan memulai atau pun terpancing dengan debat kusir, tanpa argumen yang kuat. Fokuslah pada tema artikel yang dibahas, jangan melebar ke mana-mana.

  4. Jangan menggunakan gaya bahasa yang tidak bersahabat, kasar atau pun caci maki, baik dalam postingan tulisan maupun komentar.

  5. Jangan terlalu sensitif dengan menganggap bahwa menghina PKS adalah menghina Islam. Kecuali jika memang benar-benar ada yang menghina Islam, baru kita menyatakan ketersinggungan kita.

  6. Jangan terlalu memaksakan untuk membuat artikel. Saya pernah membaca postingan di kanal bola yang bangga sudah membuat 15 artikel dalam sehari. Ini sungguh tidak masuk akal (memangnya kita tidak ada kerjaan lain?). Biarlah ide menulis itu mengalir apa adanya.

  7. Buatlah tulisan yang yang bernada “fight for” (berjuang untuk), bukan “fight against” (berjuang melawan). Ini adalah ungkapan yang pernah dilontarkan oleh Nurcholish Madjid. Implikasinya, buatlah tulisan-tulisan yang bermakna positif, seperti menyampaikan program-program PKS dan reportasenya, atau pun menuliskan tentang sumbangan pemikiran untuk pembangunan ummat dan bangsa. Ini lebih baik daripada tulisan yang bernada pembelaan, atau malah menyerang pihak lain.

  8. Buatlah tulisan dengan tema yang beragam. Jangan terpaku hanya menulis soal PKS. Tunjukkan bahwa anda hadir benar-benar sebagai kompasianer, bukan “satgas online PKS” yang terjun di Kompasiana. Jangan tiru akun-akun tertentu di kanal bola yang menulis hanya soal konflik PSSI dan tidak pernah melirik kanal lain.

  9. Gerakan satu juta menulis ini harus ada akhirnya. Apakah ini baru berakhir hingga tahun 2014, seperti yang disinggung Bang Posma? Saya harap tidak. Jika terlalu lama, justru bisa membosankan, bahkan bisa menimbulkan antipati. Jangan seperti di kanal bola. PSSI sudah rujuk kembali, tapi debat di kanal bola tidak juga berhenti, malah tambah seru. Bukannya membangun simpati, malah jadi memuakkan.
Saya rasa itu saja yang perlu saya sampaikan kepada penulis-penulis PKS. Meskipun telah dinyatakan sebagai partai terbuka, tapi visi PKS sebagai partai dakwah tetap tidak dapat dilepaskan. Karena itu nilai-nilai dan akhlak islami harus tetap melekat pada tulisan-tulisan anda. Mudah-mudahan dapat bermanfaat. ***

*http://media.kompasiana.com/new-media/2013/04/18/antara-satgas-online-pks-dan-kanal-bola-552247.html
Read more »

Di atas kereta api, PKS rumuskan pemenangan pemilu

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus mematangkan strategi pemenangan pemilihan umum (Pemilu) 2014 nanti. Bahkan, malam ini PKS akan menggelar rapat dalam kereta Api Argo Sindoro dalam perjalan dari Jakarta menuju Semarang.
Sebelum meninggalkan stasiun Gambir Jakarta Pusat, Presiden PKS Anis Matta beserta jajaran DPP PKS sempat menemui wartawan di loby Stasiun. Anis mengaku akan menggelar rapat selama perjalanan, sehingga tidak ada waktu yang terbuang apalagi  perjalanan Jakarta-Semarang cukup lama.
"Raker DPP ini targetnya menghasilkan rumusan strategi pemenangan PKS pada Pemilu 2014 mendatang," ujar Anis Matta di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2013).
Hasil rapat tersebut, sambung mantan Wakil Ketua DPR itu, langsung akan dibawa ke Rapat Pimpinan Nasional PKS  di Semarang yang akan berlangsung pada 18-20 Aprilvsekaligus puncak perayaan Milad PKS ke-15.
Semarang menjadi kota pilihan sebagai lokasi Rapimnas sekaligus konsolidasi menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2013 pada 26 Mei ini. Tentu, PKS bersama PPP, PKB, PBB, PKNU, dan Gerindra berusaha keras mendorong pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono (HP-Don).
"Saya tidak menyembunyikan bahwa Rapimnas di Semarang sebagai bentuk dukungan pada Pilkada Jateng," kata Anis Matta.
Semenjak menang dibeberapa pilgub termasuk Jawa Barat dan Sumut, PKS berkeninginan terus  memperlebar basis Masa PKS, sehingga PKS tidak hanya kuta  di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
"Kami kini sedang semangat-semangatnya memperluas kantong suara ke provinsi lain di Jawa, termasuk Jateng. Ini bagian dari target besar kami pada Pemilu 2014, yakni masuk tiga besar," pungkasnya. (sindonews)
Read more »

Hari ini PKS Gelar Rapimnas di Semarang


JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menyelenggarakan rapat pimpinan nasional (rapimnas) pada 18-20 April 2013 di Semarang, Jawa Tengah. Kota Semarang dipilih sebagai tempat penyelenggaraan rapimnas dalam rangka upaya pemenangan Pilkada Jawa Tengah yang mana partai ini mengusung pasangan Hadi Prabowo dan Don Murdono.
Presiden PKS Anis Matta beserta rombongan DPP PKS bertolak dari Jakarta ke Semarang menggunakan kereta api pada sore hari ini. Sebelum berangkat, Anis mengatakan akan menggelar rapat kerja (raker) terlebih dulu dengan jajaran pengurus lain di PKS untuk merumuskan strategi pemenangan PKS pada Pemilu 2014.
"Hasilnya akan dibawa ke rapimnas di Semarang pada 18-20 April, sekaligus lokasi puncak perayaan milad (Hari Ulang Tahun) ke-15 PKS. Jadinya strategi pemenangan dirumuskan di atas kereta," ujar Anis kepada wartawan di Stasiun Gambir, Rabu (16/4/2013).
Anis mengatakan, rapimnas PKS digelar di Semarang sehubungan dengan akan dilaksanakannya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2013. Pilgub yang pencoblosannya pada 26 Mei ini diikuti tiga pasang calon gubernur-wakil gubernur. PKS bersama PPP, PKB, PBB, PKNU, dan Gerindra mengusung duet Hadi Prabowo-Don Murdono (HP-Don). Anis tak menampik bahwa penentuan Semarang sebagai lokasi rapimnas juga merupakan upaya PKS untuk memantapkan pemenangan HP-Don.
"Saya tidak menyembunyikan bahwa rapimnas di Semarang sebagai bentuk dukungan pada Pilkada Jateng," ujarnya.
Alasan lainnya, kini PKS tengah memantapkan basis massanya di seluruh provinsi di Jawa. Hal ini dilakukan karena PKS diketahui hanya memiliki basis massa kuat di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. "Kami kini sedang memperluas kantong suara ke provinsi lain di Jawa, termasuk Jateng. Ini bagian dari target besar kami pada Pemilu 2014, yakni masuk tiga besar," ujar Anis.
Mantan Wakil Ketua DPR itu juga mengatakan, partainya mulai gencar melakukan konsolidasi pengurus dari pusat sampai tingkat desa, begitu pula jaringan kader serta simpatisan. Hasilnya, kata Anis, PKS baru saja memenangi dua Pilgub 2013, yakni di Jawa Barat dan Sumatera Utara. Selain itu, kader PKS juga unggul di Kota Sukabumi, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kalimantan Selatan), dan Kabupaten Seruyan (Kalimantan Tengah).
"Hasil pilkada di dua provinsi besar, yakni Jabar dan Sumut, serta beberapa kabupaten/kota menjadi bukti kepercayaan masyarakat pada PKS dan kadernya terus semakin kuat," katanya.
Read more »

Rabu, 17 April 2013

Di Gerbong Kereta pun, Anis Matta dan Rombongan Rapimnas PKS Gelar Salat Berjamaah

Jakarta – Bagi kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ibadah salat merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Setiap kali tiba waktu salat, mereka kontan salat berjamaah, di manapun, tak terkecuali di gerbong kereta api sekalipun.
Dalam perjalanan menuju Semarang, Jawa Tengah dari Jakarta, Rabu (17/4/2013), rombongan PKS yang di antaranya Presiden PKS Anis Matta, menggelar salat magrib berjamaah di dalam gerbong kereta VIP yang tengah melaju.
Salat memang biasa dilakukan setiap muslim di mana saja pada waktunya. Namun, bagi petugas kereta api, salat berjamaah di dalam gerbong ini jarang-jarang dilakukan. Apalagi, mereka menggelarnya di gerbong VIP yang biasanya menjadi arena hiburan sepanjang perjalanan.
"Ini langka sekali melakukan salat berjamaah, biasanya yang di VIP pada foya-foya, nyanyi-nyanyi. Jadi mau diabadikan untuk laporan kami," kata salah satu petugas kereta yang mengambil foto mereka.
Menurutnya, hal yang seperti ini memang jarang sekali sehingga perlu didokumentasikan untuk kegiatan penumpang kereta. "Ya buat laporan saja, penumpang kami kegiatannya ini," tuturnya.
Dari pantauan INILAH.COM, Anis Matta bersama jajaran elite partai berada di gerbong kereta wisata atau gerbong 1. Meski menjabat presiden partai, Anis tidak memimpin salat jamaah tersebut dan memilih berada di barisan belakang.
Sebagai informasi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan melakukan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) sekaligus merayakan hari lahir partai di kota Semarang, Jawa Tengah mulai tanggal 18 - 20 April 2013. [tjs]

*inilah.com
Read more »

 

KABAR DPC

KIPRAH KEWANITAAN