Tampilkan postingan dengan label PKS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Agustus 2013

PKS tidak Memparmasalahkan Presidential Threshold

Metrotvnews.com, Jakarta: PKS atau Partai Keadilan Sejahtera mengaku tidak mempermasalahkan presidential threshold dalam pembahasan RUU Pilpres.

Presidential threshold menjadi polemik dalam pembahasan RUU Pilpres di pasal yang mengatur mengenai ambang batas pencalonan presiden itu. PKS mengaku lebih penting RUU Pilpres tidak berkutat hanya di presentase pencalonan presiden.

"Kita masih tetap untuk presidential threshold, 20 persen kita siap dibawah itu kita siap. Jangan mengkerdilkan RUU ini hanya sebatas ambang batas pengajuan capres tapi penting untuk dilakukan berbagai perubahan lain," jelas Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid, di Jakarta, Selasa (13/8).

Perubahan yang tidak kalah penting, kata Hidayat adalah perlu adanya pasal yang mengatur mengenai rangkap jabatan seorang presiden. Pasalnya jika hal itu tidak diatur, bukan tidak mungkin seorang presdien tidak fokus mengerjakan tugasnya karena harus berbagi dengan kepentingan lain seperti kepentingan partai.

Selanjutnya, pasal mengenai kampanye dan pendanaannya pun perlu diatur, dengan alasan agar setiap warga negara mendapatkan informasi yang berimbang dari setiap capres yang akan bertarung 2014 mendatang. Untuk sarana kampanye pun, Hidayat berharap tidak ada penguasaan ruang publik di media massa oleh salah satu capres.

"Rakyat perlu informasi yang berimbang, jadi jangan hanya berpikir soal presdiential threshold saja, jangan dikerdilkan RUU ini," pungkasnya.

Mengenai mekanismenya nanti, Fraksi PKS mengaku siap mengahadapi apapun keputusan apakah akan dilakukan secara musyawarah ataupun voting. "Kami siap apapun keputusannya, apa akan musywarah atau voting." (Hafizd Mukti)
Read more »

Senin, 29 Juli 2013

Label : Kemenangan Demonstran Pro Mursi di Bulan Ramadhan



Oleh Irsyad Syafar
Ketua DSW PKS Sumbar 2005-2013

Walau sebulan sudah mereka berkumpul dan berdemonstrasi di medan-medan utama mesir: Rab’ah Adawiyah, An Nahdhah, Al Ittihadiyah, Alexandria, manshourah, sinai dan lain sebagainya. Walau ratusan sudah nyawa yang melayang saat shalat shubuh, shalat qiyam, menjelang sahur dan waktu-waktu lainnya. Dan ribuan lain yang terluka oleh peluru para tentara preman-preman bersenjata.
Walaupun sampai hari ini Mursi belum juga kembali menempati jabatan dan amanah rakyatnya sebagai presiden, bahkan tidak tahu dimana posisinya beserta istri dan anak-anaknya, malah diperpanjang penjaranya 15 hari lagi oleh pengadilan mesir dengan tuduhan menjalin komunikasi dengan Hamas di Palestina. Walaupun itu semua, tapi para pejuang kebenaran, demonstran pro  Mursi telah meraih banyak sekali kemenangan pada ramadhan ini.
Kemenangan pertama adalah, mereka telah berhasil membuat bersatunya mayoritas berbagai kekuatan Islam di mesir, mengusung kepentingan bersama yang lebih besar. Mereka menjadi punya lahan latihan yang riil untuk bekerjasama dan saling menguatkan serta saling membantu.
Mereka secara bergantian tampil di panggung-panggung utama, berkolaborasi secara apik dan saling mendekatkan, menyeragamkan, menguatkan ide, gagasan, pemahaman bahkan langkah perjuangan. Dan ini merupakan kemenangan besar. Bahkan, mengatur para demonstran yang jutaan jumlahnya, mengamankan mereka dari para penyusup, mensuplai makanan untuk sahur dan berbuka, mengatur relawan dan para dokter untuk menghadapi korban tembakan, mempertahankan ruh jihad dan semangat untuk tetap tsabat di lokasi acara utk waktu yang lama dengan fasilitas sangat terbatas, memenuhi kebutuhan MCK dan lain sebagainya, itu semua adalah pekerjaan besar sekaligus berat yang telah dilaksanakan dengan baik oleh pemuda-pemuda dari berbagai gerakan, jamaah, unsur dan organisasi.
Kemenangan kedua, berhasilnya mereka membuka mata, wawasan, serta cara pandang banyak ulama, baik di dalam mesir ataupun di luar mesir, yang selama ini mungkin cendrung menutup diri, menjauh dari medan politik, relatif dianggap parsial, atau terkesan ta’ashshub golongan, dan lebih mengutamakan pengajian di masjid saja, berubah drastis menjadi ulama yang proaktif, peduli, mau bekerja sama dan bahkan mengorbankan darah dan nyawa demi eksistensi Islam di dalam kekuasaan dan pemerintahan.
Ulama-ulama senior dari kalangan salafi dan Jamaah Islamiyah yang dulunya menghindarkan diri dari panggung politik dan demokrasi, mereka hadir di tengah para demonstran memberikan suntikan semangat kepada para pemuda. Seperti: Syekh Muhammad Abdul Maqshud, Syekh Muhammad Yusri, Syekh Umar Abdul Aziz Quraisyi dan sekjen Partai Bina dan Tanmiah sayap politiknya JI serta ulama-ulama lainnya. Bahkan sebagian mereka hadir dengan istri dan anak-anak mereka.
Kemenangan ketiga adalah kemenangan dalam fiqh dakwah. Mereka mengajarkan kepada seluruh umat Islam bahwa perjuangan di negeri mayoritas muslim hanya dilakukan secara damai. Walaupun sudah ratusan nyawa melayang, mereka takkan melakukan perlawanan. Tidak akan mengangkat senjata melawan kediktatoran.
Dari panggung utama Rab’ah adawiyah mereka teriakkan dengan lantang: “Walau sampai sejuta orang yang syahid, kami tetap akan bertahan di sini sampai pemilik kebenaran dan legitimasi memperoleh haknya. Kami akan teruskan perlawanan damai”.
Ketika ada kekuatan islam di luar yang memancing mereka untuk melakukan perlawanan bersenjata karena mereka telah betul-betul terzhalimi, mereka menolaknya dengan baik.  Mereka mengatakan bahwa mengangkat senjata hanya untuk orang kafir harbi, seperti di palestina, bosnia, cehnya, Afghanistan dan sejenisnya. Adapun kepada sesama muslim tak akan mengangkat senjata.
Kemenangan keempat adalah terbongkarnya kedok para pemimpin sebagian Negara arab. Ternyata mereka telah bekerjasama dengan militer untuk melakukan kudeta ini, dan berkolaborasi dengan amerika dan Israel untuk suksesnya agenda ini. Mereka kucurkan dana besar untuk membiayai kudeta ini, membayar para preman serta media.
Salah seorang raja arab adalah orang pertama yang mengucapkan selamat atas berhasilnya kudeta ini, kurang dari 24 jam setelah kudeta. Disusul oleh raja arab lainnya yang langsung mengharapkan kerjasama yang baik dengan penguasa kudeta yang baru. Bahkan menlu negara arab ini aktif di amerika mengkampanyekan dukungan dana dan sikap untuk penguasa militer di mesir. Ini memberikan pelajaran berharga bagi umat Islam dalam bersikap dan memberikan loyalitas.
Kemenangan kelima adalah lahirnya generasi baru di Mesir. Setelah penembakan-penembakan yang dilakukan militer terhadap demonstran damai, muncullah generasi baru dari para pemuda yang tidak takut mati dan tidak takut ancaman. Malah mereka dengan lantang mengharapkan mati syahid, menuliskan surat wasiat untuk keluarganya, dan berdiri dengan berani sambil memegang mushaf menghadapi tentara dan preman yang memegang senjata api dan menembaknya. Kematian tidak lagi menjadi suatu yang menakutkan dan mengerikan bagi mereka bila untuk menegakkan kebenaran.
Diluar kemenangan besar di atas, sebenarnya ditembak ketika shalat shubuh, saat qiyam ramadhan, menjelang waktu sahur dipertiga malam terakhir, shalat qiyam ramadhan setiap malam dengan jutaan jamaah diiringi dengan qunut-qunut yang khusyuk, ceramah-ceramah keislaman dari para ulama, diskusi-diskusi ilmiah dan kenegaraan yang digelar dipanggung-panggung utama mereka selama ramadhan ini, merupakan kemenangan-kemengan lain yang tidak ternilai harganya.
Dalam suasana penuh tekanan ini mereka menjadi semakin dekat dengan Allah, semakin utuh tawakkal kepadaNya. Semoga kemenangan demi kemenangan akan terus hadir menghampiri mereka… dan kita umat Islam. []
Read more »

"Napak Tilas Ramadhan para Salafus Shalih" Ifthar Jama'i PKS di Riyadh


Riyadh - Jumat (26/7), Pusat Informasi dan Pelayanan Partai Keadilan Sejahtera (PIP- PKS) Riyadh atau setingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS, mengadakan Ifthar Jama'i (buka puasa bersama) di Distrik Dir'iyyah, Riyadh, KSA.
Acara buka puasa bersama, yang merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh PIP PKS Riyadh, pada kali ini dihadiri sekitar 300 jamaah, terdiri dari Ekspatriat, pekerja industri, Rumah Sakit, Mahasiswa, dan juga ibu-ibu rumah tangga.
Tema Ifthar Jama'i kali ini, "Harmoni Cinta di Negeri Padang Pasir", yang merupakan representasi dari Slogan PKS "Cinta Kerja dan Harmoni" dalam bingkai bulan suci Ramadhan di Negara Saudi Arabia. Acara dibuka oleh ketua panitia dan ketua PIP PKS Riyadh, bapak Tejo Bawono.
Sebelum berbuka, panitia mengundang dua pembicara. Pembicara pertama, Bapak Tommy Firmansyah, MSc ,membahas "Suasana Ramadhan di Dua Benua (Eropa & Asia)" .Pak Tommy, sapaan beliau, yang pernah stay di Inggris selama 18 tahun, menceritakan bagaimana suasana Ramadhan di Negara Inggris,  negara yang kini populasi muslim-nya sebesar 5% dari jumlah penduduk Inggris atau sekitar 3 juta penduduk yang beragama Islam. Durasi puasa di Inggris selama 18 jam ketika musim panas, dan 7 jam ketika musim dingin. Sedangkan di Jazirah arabia, durasi puasa ketika musim panas berkisar selama 15 jam sehari.
Kemudian acara dilanjutkan dengan berbuka waktu berbuka di Riyadh pukul 18:40 GMT+3 atau sekitar pukul 22:40 WIB. Ta'jil yang disediakan panitia berupa gorengan ala Indonesia, ada makanan khas saudi bubur Surbah dan gorengan Sambousa.
Setelah berbuka puasa, santap malam, dan sholat magrib, acara dilanjutkan dengan Teleconference dari Calon Anggota Dewan PKS daerah Pemilihan Luar Negeri, Bpk DR Taufik Widjaja untuk memaparkan profile dan visi misi nya, yang dilanjutkan sesi tanya jawab terkait kebijakan DPP PKS terhadap Diaspora dan bagaimana meningkatkan kesejahteraan Tenaga Kerja Indonesia.
Pembicara kedua, Ustadz Munir Ridwan, Lc membahas "Napak Tilas Ramadhan para Salafus Shalih". Pada kesempatan ini, Ustadz Ridwan menceritakan bagaimana generasi Salaf (Sahabat, Tabi'in dan Tabiut Tabi'in) menjalankan ibadah Puasa Ramadhan. Rasulullah shallallahi 'alaihi wa sallam berbuka puasa dengan beberapa buah Ruthab (kurma muda) dan beberapa teguk air, ketika 10 malam terakhir beliau mengencangkan sarung, menjauhi istri-istrinya dan bersungguh-sungguh beribadah beritikaf di 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Ibnu Umar tidak berbuka puasa melainkan dengan fakir miskin. Malik bin Anas radhiallahuanhu meninggalkan aktivitas mengajarnya demi fokus membaca Al Quran. Imam Syafi'i mengkhatamkan Al Quran sebanyak 60 kali di bulan Ramadhan.
Kemudian acara Ifthar Jama'i ditutup dan panitia menyelenggarakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah. 



Panitia Ifthar Jama'i DPD PKS Riyadh
Read more »

Rabu, 03 Juli 2013

PKS : Ramadhan Momen Tepat Sahkan Aturan Polwan Berjilbab

 
Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS Almuzzammil Yusuf meminta Kapolri, agar menjelang Ramadhan ini segera mengundang para tokoh organisasi kemasyarakat Islam seperti NU dan Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia, dan para pakar, untuk menuntaskan aturan hak berjilbab bagi para Polisi Wanita (Polwan).
“Saat ini aturan dibolehkannya Polwan berjilbab belum ada. Jika aturan ini terwujud, maka ini adalah kado spesial untuk para Polwan di hari ulang tahun Bhayangkara ke 67. Apalagi sekarang sudah menjelang bulan Ramadhan.” ujar politisi PKS asal Lampung ini dalam rilisnya, Rabu (3/7).
Menurut Muzzammil, tidak ada alasan bagi Kapolri untuk menunda aturan yang membolehkan para Polwan berjilbab. “Pengenaan jilbab merupakan bagian dari HAM, tidak akan menghambat mereka bekerja secara profesional, dan sudah diterapkan di luar negeri seperti di Eropa.” tuturnya.
Kebijakan ini, jelas Muzzammil, akan didukung oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim. “Kita semua akan simpati dan mendukung penuh kebijakan Kapolri yang membolehkan Polwan berjilbab,” paparnya.
Untuk itu, Muzzammil mendesak agar Kapolri segera menyambut dukungan ini dengan mengeluarkan aturan yang khusus membolehkan Polwan berjilbab menjelang bulan Ramadhan yang penuh berkah.
“Adapun pelaksanaannya, sementara belum ada anggaran khusus di APBN, maka biaya pembuatan seragam dan jilbab diserahkan ke masing-masing Polwan tersebut. Ke depan Komisi III DPR akan mendorong agar seragam bagi Polwan yang berjilbab masuk anggaran APBN Polri,” jelasnya.
Muzzammil menghimbau kepada Ormas Islam, MUI, dan para aktifis mesjid agar membuat surat dukungan dan audiensi dengan Kapolri untuk hal tersebut.
“Agar aturan tersebut segera dikeluarkan di bulan Ramadhan, saya menghimbau  Ormas Islam, MUI, dan para aktifis pelajar, kampus, dan mesjid untuk mengirimkan surat dukungan dan audiensi kepada Kapolri dan Komisi III DPR,” tutupnya.


*jurnalparlemen.com
Read more »

Senin, 24 Juni 2013

Kemenangan PKS di Bandung Menginspirasi Tamsil-Das’ad di Makassar

Makassar- Kemenangan Calon Walikota dan Wakil Walikota usungan PKS di Bandung menginspirasi PKS Makassar untuk menang di pilwali Makassar. Hal itu diungkapkan Juru Bicara pasangan Tamsil-Das’ad, Mudzakkir Ali Djamil. “Kemenangan RIDO di Bandung tentunya sangat menginspirasi kita di Makassar dalam menghadapi pilwali.” Kata Mudzakkir di kantor DPD PKS Makassar hari ini (23/06).
Hasil perhitungan cepat mengunggulkan Pasangan Ridwan Kamil- Oded M Danial dalam pilkada Bandung yang digelar hari ini. Pasangan yang diusung PKS dan Gerindra itu meraup 45,88 %. Hasil quick count yang dirilis oleh Jaringan Suara Indonesia (JSI) menempatkan pasangan nomor 4 itu diposisi pertama dengan perolehan 44,57 % meninggalkan 7 pasangan lainnya.
Menurut Mudzakkir bahwa kemenangan RIDO di pilwali Bandung membuktikan bahwa prediksi pengamat tentang PKS tidak terbukti. “Kemenangan di Bandung membuktikan bahwa prediksi pengamat bahwa suara pemilih PKS akan merosot ternyata tidak terbukti. Dan itu juga akan kita buktikan di Makassar.” Tegas Mudzakkir.
Kemenangan Ridwan-Oded di Bandung menjadi angin segar dan kemenangan Ridwan-Oded di Bandung menjadi angin segar dan menginspirasi tim pemenangan Tamsil-Das’ad untuk terus sosialisasi.
“Kemenangan pasangan Ridwan-Oded di Bandung yang diusung oleh PKS menjadi penyemangat bagi tim Tamsil-Das’ad untuk juga memenangkan Pak Tamsil dan Kak Das’ad di Makassar. Insya Allah pasangan ini akan memberikan ide-ide yang solutif untuk membenahi Kota Makassar”. Tambah ketua tim pemenangan Tamsil-Das’ad, Hasan Hamido.

*http://news.tamsil-dasad.com/kemenangan-pks-di-bandung-menginspirasi-tamsil-dasad-di-makassar/
Read more »

PKS Jepang Adakan Barbeque Bersama Masyarakat Indonesia di Tokyo


Tokyo - Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS Jepang mengadakan acara Rihlah (Tamasya) hari Sabtu lalu tanggal 22 Juni 2013. Acara yang diselenggarakan untuk Masyarakat Indonesia yang berdomisili di Tokyo dan sekitarnya ini mengambil tema "Barbeque bersama Cinta, Kerja dan Harmoni". 
"Rihlah ini bertujuan agar kita yang hidup di Jepang dapat refreshing dari rutinitas kita di kampus, di kantor maupun di rumah," tutur Abu Fahmi Ketua Pelaksana Rihlah kali ini.
Sejak pukul 9:00 pagi yang cerah, setelah 2 hari sebelumnya Tokyo diguyur hujan, satu persatu peserta berdatangan ke lapangan eucalyptus Koganei Park tempat diadakannya acara. Koganei park merupakan taman terbesar kedua yang berada di Tokyo yang di dalamnya terdapat beragam jenis bunga dan pepohonan.
Di bawah pepohonan yang besar dan rindang, lantunan ayat suci Al Qur'an membuka kegiatan rihlah kali ini dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Endrianto Djajadi. Dalam sambutannya, Endrianto yang sejak bulan Mei 2012 diamanahi sebagai Ketua PIP-PKS Jepang, menyampaikan pentingnya kita bersyukur atas nikmat yang telah kita miliki dan menjelaskan makna tamasya di negeri Sakura, serta bagaimana kita mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Dan tidak juga kalah penting, Sekjen Bondan Setiawan dalam sambutannya menjelaskan fungsi PIP-PKS Jepang. Bondan yang saat ini juga diamanahi sebagai Ketua Tim Pemenangan Pemilu PKS Jepang memaparkan kegiatan-kegiatan PIP ke depannya seperti Mendaki Gunung Fuji, Futsal dan Seminar-seminar menjelang Pemilu 2014.
Setelah menikmati masakan Barbeque yang nikmat dan shalat zuhur berjamaah, acara puncak diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh Dr. Purwadi Raharjo. Doktor lulusan Jepang yang sudah menetap di Jepang selama 25 tahun ini menjelaskan pentingnya kita meluruskan orientasi kerja karena cinta kepada Allah SWT, serta pentingnya mengenal lingkungan sekitar dan perlunya kita mempererat silaturahim sesama muslim di Jepang.
Rihlah ini dihadiri lebih dari 40 peserta yang tidak hanya berdomisilli di Tokyo saja, tetapi juga yang berasal dari Chiba, Yokohama, Saitama, Ibaraki dan Sendai. Peserta yang berasal dari Sendai adalah peserta terjauh yang hadir ke acara ini. Karena harus menempuh perjalanan selama 3 jam dengan Shinkansen atau 6 jam dengan bis.

Acara ini diakhiri dengan Quiz dan tidak lupa foto bersama yang diabadikan oleh Tim Media PIP-PKS Jepang.

(Tim Media)
Read more »

Quick Count: RIDO yang diusung PKS Menang Satu Putaran 45,98%


BANDUNG - Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung yang digelar hari ini (Ahad, 23/6) menunjukan pasangan yang diusung PKS M.Ridwan Kamil-Oded M. Danial (RIDO) unggul. Berdasarkan cuick count  versi Jaringan Survei Indonesia (JSI) pasangan nomor empat ini unggul telak dengan perolehan suara diatas 40%.

Berikut hasil lengkap quick count Pilwalkot Bandung yang diikuti 8 pasangan:

1    Edi Siswadi-Erwan Setiawan    (16,3%)
2    Wahyudin-Toni Aprilani    (8,27%)
3    Wawan Dewanta-Sayogo    (2,06%)
4    M.Ridwan Kamil-Oded M. Danial    (45,98%) 
5    Ayi Vivananda-Nani Suryani    (15,33%)
6    M.Qudrat Iswara-Asep Dedy Ruyadi    (8,12%)
7    Budi Setiawan-Rizal Firdaus    (2,07%)
8    Bambang Setiadi-Alex Tahsin    (1,38%)

Suara masuk: 100 %


Tabel saat data masuk 83,33%

Ridwan Kamil & Oded M. Danial sebagai pasangan Cawalkot dan Wakil saling berpelukan dengan penuh keharuan di Media Center RIDO sesaat setelah keluar hasil quick count (23/6)
Read more »

Rabu, 05 Juni 2013

Sepucuk Surat LHI Untuk Putrinya Tercinta

lhi keldakwatuna.com – Jakarta.   Ananda Qaanita yang ayah sayangi,
Assalamualaikum Wr. Wb
Kalau dalam surat ayah sebelumnya ada cerita tentang ayah yang bermimpi bertemu mama dalam suasana bahagia, rabu pagi tadi setelah shalat malam dan shalat subuh, ayah tidur lagi (padahal janjian olah raga bareng) dalam mimpi pagi di hari rabu ayah melihat ketabahan dan kesabaran mama menanti ayah yang sedang menjalankan banyak pekerjaan dengan dua anaknya yang masih kecil-kecil entah siapa mereka, abang dan anit yang masih kecil kah atau anit dan najiah yang masih bayi … Meskipun nampak letih dan lelah juga bête tapi wajahnya yang imut-imut memancarkan ketabahan dan kesabaran dalam penantian… menanti ayah membantu meringankan tugas-tugas yang sedang ia jalankan… suasanannya seperti di Eropa atau mungkin di sebuah guest house di Islam abad…
Perjalanan hidup mama mu spectacular, tidak ada satu ikhwah pun di Indonesia ini yang pernah mengalami apa yang pernah di jalani mama mu, dia adalah wanita baja di hadapan terpaan ujian rintangan dan terpaan selain beribu penderitaan hidup, sedikit pun dia tak pernah mengeluh saat kesulitan melanda, dan dia juga tidak pernah bangga saat banyak kemudahan yang terbentang dalam kehidupannya… kesabaran yang begitu dalam saat menanti berbagai uraian dari rangkaian perjalanan panjang yang spektakuler, tragedi2 kehidupan yang tidak pernah dia bayangkan bahkan tidak pernah muncul dalam mimpi-mimpinya saat beliau ayah nikahi di tahun 1984 Januari 11, kadang tiba juga uraian latar belakang dan tujuan dari ribuan tanda tanyanya yang ada di benaknya, walau hanya sedikit, walau tidak segitu gamblang walau masih banyak yang belum ia dapat…
Tapi mama mu selalu menganalisanya sendiri, menemukan jawabannya sendiri dan menentramkan jiwanya sendiri dari rasa penasaran dalam mendampingi perjalanan panjang ayah sejak tahun 1989 di luar negeri.
Mama mu selalu siap melangkah membawa badannya yang imut-imut dengan menggendong putra-putrinya yang selalu ceria untuk mengikuti ayah berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain bahkan dari satu Negara ke Negara lain…
Belum lagi antara 1984- 1989 dari suatu lingkungan keluarga yang ramah ke keluarga yang tidak memiliki keramahan dalam memperlakukan mama dia hanya diam tersenyum pahit sambil nyubit-nyubitin ayah, kadang sambil cemberut lalu menggigit-gigit ayah untung bibirnya tipis, jadi ayah bisa nahan rasa sakit
Mama mu adalah teladan mu, dalam hal kesabaran, mama mu adalah maha gurumu dalam hal ketabahan, mama mu adalah panutan mu dalam hal keuletan….katakan kalimat-kalimat ini pada saudara-saudari anit… Kreasi dan inovasi nya tidak pernah pudar dalam berbagai situasi yang harus dia hadapi, untuk memecahkan kebekuan suasana, untuk mencairkan gunung es kejenuhan tatkala ayah sedang jauh dari sisinya…
Putra putrinya menjadi muara nilai-nilai dan mutiara hikmah yang dia peroleh dalam tafakkur nya memahami jalan hidupnya, mendampingi suami, berjuang bersama suami, membekali kebutuhan perjuangan suami… hingga tahun-tahun terakhir ini sebelum ia memunculkan kreasi dan inovasi baru yang tidak sepenuhnya mengagumkan ayah dan tidak seluruhnya melegakan ayah yaitu sejak ayah masuk dunia politik.
Padahal air politik adalah bagian yang tidak bisa di pisahkan dari mata rantai perjalanan dan perjuangan ayah sejak sebelum menikah hingga menikah, hingga punya anak banyak… hingga ayah di kuburkan… siapa pun yang nanti mati duluan… itulah nit mengapa ayah begitu mencintai mama mu lihatlah tak satu pun saudari-saudarimu yang tidak mewarisi sifat-sifat mama mu, walau mereka ada yang secara ekspresi menyuarakan pandangan dan pikirannya pada ayah secara lantang tapi itu hanya ekspresi setiap dari kepribadiannya, mereka tidak selalu menyertai ekspresinya tapi menyertai kepribadian yang di tumpahkan mama mu…
Inilah mama mu di mata ayah anit dan itulah mama mu di hati dan kehidupan ayah nit… ayah pun kerap, berharap, dan berdoa… begitulah pula putra putri ayah bagi pasangan hidupnya masing-masing nanti dalam menghadapi terpaan dan ujian di sepanjang Jalan Allah SWT saat ini dan nanti…
LHI
(sbb/dakwatuna)
Redaktur: Saiful Bahri
Read more »

Anis Matta: Jika Luthfi Bersalah, Kami Wajib Minta Maaf ke Rakyat


Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta ditanyai soal kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi dalam dialog tentang kondisi umat Islam Indonesia dan dunia di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Senin (3/6/2013) malam. Kasus ini turut menyeret mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.
Anis mengatakan, kasus itu murni persoalan pribadi Luthfi. PKS, katanya, tidak ikut campur. Sebelumnya, saat kasus ini terkuak, Anis dan PKS menduga ada konspirasi di balik kasus itu.
Dia menegaskan, PKS kini menunggu proses hukum berlangsung hingga tuntas. Menurut Anis, bila Luthfi ternyata dinyatakan terbukti bersalah oleh pengadilan, ia sebagai Presiden PKS akan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia.
Kami di PKS adalah manusia biasa yang tidak luput dari khilaf. PKS tentu berharap LHI dinyatakan tidak bersalah, tetapi bila sebaliknya, saya wajib meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia.
"Kami di PKS adalah manusia biasa yang tidak luput dari khilaf. PKS tentu berharap (LHI) dinyatakan tidak bersalah, tetapi bila sebaliknya, saya wajib meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia," kata Anis dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip Antara, Selasa (4/6/2013).
Dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi, KPK menetapkan Luthfi sebagai tersangka bersama orang dekatnya, Ahmad Fathanah. Keduanya diduga menerima pemberian hadiah atau janji dari PT Indoguna Utama terkait kepengurusan tambahan kuota impor daging sapi untuk perusahaan itu. Dalam pengembangannya, KPK menjerat Fathanah dan Luthfi dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Dialog dengan kiai
Presiden PKS Anis Matta dan rombongan DPP PKS berada di Madura dalam rangkaian safari silaturahim se-Jawa dan Indonesia bagian timur. Dalam dialog yang dihadiri sekitar 300 kiai, habib, dan tokoh masyarakat se-Madura itu, Anis menegaskan perlunya seluruh komponen umat Islam melupakan perbedaan kecil antara satu dengan yang lain dan sebaiknya fokus pada persamaan pemikiran atas banyak hal.
"Mari kita melupakan perbedaan kecil dan fokus pada kerja-kerja besar kita bersama. Kita semua di sini memiliki persamaan pandangan terhadap banyak hal. Ini perlu agar umat Islam lebih menyatu dalam barisan yang besar dan kuat," katanya.
Anis menegaskan, dunia Barat, khususnya di Amerika Serikat dan Eropa, dalam beberapa tahun belakangan memiliki minat kuat untuk mengenal Islam yang sesungguhnya. Pada saat yang sama, menurut dia, masyarakat Barat melihat Indonesia sebagai wajah Islam yang damai.
"Indonesia sekarang menjadi model sebab di tengah banyaknya mazhab dan keragaman etnis maupun kelompok, kita tetap damai. Berbeda dengan saudara kita di belahan dunia lain yang justru terus bertikai," ujar Anis.

*http://nasional.kompas.com/read/2013/06/04/13431467/Anis.Matta.Jika.Luthfi.Bersalah..Kami.Wajib.Minta.Maaf.ke.Rakyat
Read more »

Peluang PKS Memenangkan Pemilu 2014





Fajar Muhammad Hasan
Kompasioner




PKS memang tidak ada matinya

Saya buka kompasiana Beberapa menit yang lalu, yaitu pk 6 kurang sedikit. Sabtu 1 Juni 2013. Ternyata dari 5 artikel/tulisan yang teraktual 1-4 diduduki oleh yang mengandung kata PKS. Terlepas apakah artikel2 tersebut memuji, mengkritisi atau mencela.


PKS teraktual 1-4
PKS memang harus ditakdirkan berbahagia menjadi inspirasi kompasianer untuk membuat tulisan, baik positif atau negatif. Keadaan ini seharusnya menjadikan inspirasi bagi pengambil keputusan di PKS.
Positif atau negatif tetap saja ada nilai positifnya jika digali. Paling tidak kata PKS jadi sering nongol di kompasiana. Karena suatu parpol harus menaikkan popularitas sebelum elektabilitas. Popularitas menjadi salah satu isu penting dalam menaikkan elektabilitas karena tidak mungkin elektabilitas melebihi popularitas, atau dengan istilah lain dikenal maka dipilih.

Terpilih, Populer dan Pemilih
Fenomena di Kompasiana tersebut hanya salah satu indikator kalau PKS memang popular. Makin besar lingkaran merah maka makin populer (atau popular) suatu partai. Popularitas yang sempurna, atau lingkaran merah mendekati (menutupi) lingkaran hijau dalam sejarah politik di Indonesia hanya dimiliki Golkar. Dominasi selama puluhan tahun merupakan suatu alasan yang paling logis untuk menjelaskan hal itu.
Karena itu alangkah baiknya PKS mengambil sisi positif dari keadaan ini, yaitu memanfaatkan naiknya popularitas. Artinya tugas mengenalkan partai ke Pemilih sudah selesai. Bahwa ada kontestan yang memiliki nama PKS. Bahkan menjadi Top of Mind dari para Kompasianer (paling tidak diharapkan demikian juga pada pemilih).
Keunggulan menjadi Top of Mind adalah PKS akan dikenang, tidak hanya dikenal. Seorang anak disuruh ibunya membeli obat tetes mata Inst* (suatu merek dagang). Karena si anak sering melihat iklan iklan obat tetes mata Ait* (bedanya diawal kata INS dan AI) maka ketika anak tadi pergi ke Apotik dia bilang beli Ait*. Salah coblos atau salah coblos ini memang sangat sering terjadi karena Merek dagang Ait* menjadi pop up mind. Yang pertama kali diingat oleh pembeli adalah merek itu. Istilah pragmatis dari seorang marketing adalah “Tidak penting anda menganggap produk kami kelas 2, yang penting anda membeli produk kami”. Makanya selain ada strategi kualitas, dalam marketing kita kenal strategi harga. Harganya murah.
Jadi tugas selanjutnya masih cukup berat yaitu bagaimana pemilih itu mencoblos PKS di TPS pada 9 April 2014. Masih ada tiga (3) tugas yang harus diselesaikan oleh pengurus dan segenap kader PKS untuk menuju terpilih.
1. Memecah gelembung
Menjaga agar pemilih senantiasa ingat PKS, yaitu…
-Yang berani mengingatkan dan menjaga KPK agar tetap lurus sebagai lembaga pemberantas korupsi adalah PKS.
-Yang 100% anggota DPR ditingkat pusat tidak pernah kena kasus korupsi sampai saat ini adalah PKS
-Yang selalu melaporkan gratifikasi kepada KPK adalah PKS
-Yang selalu melayani dan membela kepentingan rakyat adalah PKS
… bisa ditambahkan. Penjelasan-penjelasan perlu dibuat secara sistematis dan massif (kepada seluruh pemilih) tentu saja dalam implementasi bisa berbeda2. Penjelasan ini diperlukan untuk memberi warna lain, sudut pandang lain,. Bahwa ada penjelasan dari sisi lain. Bahwa informasi yang ada itu tidak tunggal. Ada counter issue. PKS begini2 menurut si anu. Eh, menurut si inu kok begitu. Jadi tahap ini adalah tahap membuka wawasan. Setiap orang akan menerima lebih dari satu versi. Orang2 yang semula bersikap miringpun harus menerima juga ada versi lain selain yang diyakini.
Dalam teori Bubble, pemikiran seseorang itu dipengaruhi oleh informasi yang diterima. Jika informasi yang diterima adalah cenderung seragam maka informasi itu dianggap meyakinkan atau mendekati kepastian. Jadi fungsi dari memecah gelembung ini adalah memberi alternatif informasi tentang PKS. Tidak terlalu penting apakah pembaca percaya atau tidak yang penting sampaikan. Kalau ada 2 informasi miring tentang satu isu, maka berilah minimal 1 informasi, menjadi informasi ke 3. Sehingga orang tersebut berfikir, oh ternyata ada versi lain. Itu sudah cukup. Jangan biarkan masyarakat terbodohi dengan satu versi miring tentang suatu isu.
2. Meyakinkan pemilih dengan kelebihan PKS
Penjelasan saja mungkin tidak cukup. Karena informasi masuk dari semua lini. Melalui radio, TV, koran, gosip, dan banyak lagi media. Dalam tahap ini, kader PKS harus menjadi orang yang lebih dipercaya informasinya dibandingkan yang lain. Kalau ada informasi tentang suatu yang miring dari PKS. Kader berperan sebagai tempat klarifikasi, atau lebih bagus tempat rujukan. Untuk menjadi sumber rujukan memang harus ada sesuatu yang layak dipercaya, minimal :
-Kader PKS lebih dekat kepada pemilih. Jadi 1000 informasi yang lain akan menjadi tidak berguna jika kader PKS secara pribadi lebih dekat dan lebih dipercayai oleh masyarakat.
-Informasi yang dibawa masuk akal dan menenteramkan. Informasi hasutan memang mudah membakar, tapi informasi yang masuk akal dan menenteramkan akan lebih bertahan lama. Jelaskan secara meyakinkan tentang suatu isu sehingga memang penjelasan itu lebih bisa diterima. Sebagai contoh penggunaan TPPU oleh KPK, hampir semua pengamat mengatakan KPK bertindak melampaui hukum. Kumpulkan kliping, video, dan artikel2 dari pengamat yang kredibel.
-Cara lain untuk meyakinkan adalah dengan tindakan. Kader yang biasa memberi pengajian tetap melakukan aktivitasnya. Kader yang biasa baksos dan membantu masyarakat tetap melakukan aktivitasnya. Tidak ada atau sedikit sekali orang yang akan menolak kebaikan. Dan ini seperti menjadi rahasia, mengapa orang kaya yang suka memberi bantuan lebih dihormati daripada orang miskin yang tidak meminta-minta.
3. Menjaga keyakinan dan semangat bahwa PKS adalah pilihan yang paling, dan harus dibantu dengan cara vote.
Paling disini bisa dimaknai paling masuk akal, paling realistis dan sebagainya.  Sehingga tidak ada alasan untuk berpindah ke lain hati.
Hal pertama dari menjaga keyakinan disini adalah menjaga komunikasi dan kedekatan. Jangan sampai mereka yang sudah yakin untuk memilih PKS dipengaruhi oleh hal yang tidak2, berita tidak jelas dsb. Hal kedua adalah memastikan mereka memilih di TPS.
Meskipun meyakini bahwa PKS memang paling layak namun jika tidak datang di TPS atau tidak punya hak pilih atau tidak mengurus haknya, tidak akan bermakna bagi bertambahnya suara PKS. Dukungan berupa yang lain memang penting namun dukungan sesuai dengan waktunya adalah sangat penting. Artinya para pemilih yang sudah yakin untuk memilih PKS harus dijaga dan diperjuangkan agar :
- Suaranya tidak hilang karena ternyata tidak terdaftar di DPS
-Perlu motivasi untuk datang ke TPS, dukungan nyata adalah mencoblos
Sebagai kata akhir…….
Yang perlu disadari dengan baik disini adalah poin2 itu lebih terkait dengan pemilih bukan orang yang menjelaskan. Maksudnya bagi sekelompok orang (misalkan A) bisa jadi masih pada tahap 1. Namun dalam saat yang bersamaan sekelompok orang lain (misalkan B) sudah pada tahap 2. Jadi kalau ada yang mencaci maki PKS, tugas kita hanya menjelaskan versi PKS. Diterima atau tidak bukanlah masalah besar, toh mereka sudah masuk dalam lingkaran PKS. PKS sudah menjadi Top of Mind mereka. Kita hanya berusaha memecah gelembung, memberi versi lain. Bukan membalas dengan kata2 yang sama kotornya. Karena kata2 kotor itu bisa jadi justru pancingan agar mereka yang sudah di tahap 2 mundur ke tahap 1. Yang rugi adalah PKS. Toh para pencaci itu tidak akan rugi apapun terhadap tindakan kader/simpatisan PKS. Tindakan apa yang akan kita lakukan kontrol penuh ada pada diri kita. Respon pemilih adalah sepenuhnya juga dibawah kontrol pemilih. Salah tindakan dari kita, resiko ada pada kita. Dan khawatirnya menjadi bahan penilaian dari para pemilih.
Membawa orang dari tahap 1 ke tahap 2 bukanlah mudah, tindakan ini adalah tindakan memperluas lingkaran biru. Seberapa besar lingkaran biru, itulah suara yang diperoleh PKS. Bertindaklah rasional karena sesungguhnya tindakan kita itu sangat berpengaruh terhadap lingkaran biru kita.

Selamat bekerja untuk memenangkan pertarungan.

————
edit pk 20:46, Semua yang teraktual ada kata PKS


PKS memang tidak ada matinya.....


:D :D :D


*http://politik.kompasiana.com/2013/06/01/peluang-pks-memenangkan-pemilu-2014-561415.html
Read more »

Minggu, 02 Juni 2013

Rakyat Belum Siap Terima Kenaikan BBM


Politikus Partai Keadilan Sejahtera Refrizal menilai secara psikologis rakyat belum siap menerima rencana kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar bersubsidi.

Karena itu, kata dia, rencana itu bukanlah kebijakan yang strategis. Apalagi kebijakan tersebut tidak akan berdampak pada jangka panjang.

"Kami anggap kebijakan menaikkan bbm tidak strategis untuk sekarang karena tidak berdampak jangka panjang. Kita ingin step yang dibuat jelas," kata Refrizal di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (1/6).

Menurut Refrizal, langkah pemerintah menaikkan harga BBM seharusnya dilakukan sejak dulu. Pemerintah seolah ingin mengambil keuntungan dengan mengulur-ulur waktu menaikkan harga BBM.

Bahkan kompensasi akibat kenaikan harga BBM seperti Bantuan Langsung Sementara Mandiri dia anggap tidak mendidik.

"Bahkan sesuai ajaran agama, tangan di atas itu lebih baik daripada tangan di bawah. Kita juga lihat sampai saat ini masalah siapa yang berhak mendapatkan BLSM belum selesai."

Di tempat yang sama anggota Fraksi Partai Demokrat, Vera Febyanthi mengatakan, tidak ada jaminan partai koalisi mendukung kebijakan kenaikkan BBM. Itu sebabnya, mereka merasa perlu dapat dukungan dari DPR.

"Untuk itu, diperlukan persetujuan dari DPR. Selama ini hanya partai kami saja yang setuju kenaikan harga BBM karena yang lain tidak ada jaminan mendukung," kata Vera. (*)

*http://nasional.teraspos.com/read/2013/06/01/52054/rakyat-belum-siap-terima-kenaikan-bbm
Read more »

PKS DIY Tegaskan Menolak Kenaikan Harga BBM

Yogyakarta, 1/06/2013, DR. Sukamta, Ketua DPW PKS DIY menyatakan dukungannya kepada sikap Fraksi PKS DPR RI yang menolak kenaikan harga BBM. Disela-sela kesibukannya memantau persiapan pertemuan Caleg se DIY-Jateng yang diadakan di Jogja Ahad, 1 Juni 2013 serta menghadirkan langsung Presiden PKS Anis Matta, Sukamta menyampaikan penolakan kenaikan harga BBM. "Saya sudah perintahkan agar semua anggota DPRD dari PKS di DIY memasang spanduk penolakan kenaikan harga BBM, sebagai sikap tegas PKS DIY terhadap masalah ini” papar Sukamta yang juga anggota DPRD DIY ini.

Ada 3 alasan PKS DIY menolak kenaikan harga BBM, pertama: Kenaikan harga BBM akan memicu kenaikan harga barang-barang kebutuhan lain, menambah beban masyarakat yang sudah semakin berat. “Kebijakan ini akan menambah berat beban masyarakat, berpotensi mendorong gejolak sosial dan resistensi publik terhadap pemerintah” papar Sukamta.

Kedua, PKS menilai pemerintah tidak bersungguh-sungguh membuat kebijakan tatakelola energi nasional, sehingga hanya mengandalkan energi dari minyak bumi, kurang perhatian pada energi-energi alternatif yang berdampak pada hajat hidup orang banyak, “Sebagai contoh PLN yang sampai saat ini masih lebih mengandalkan pasokan Minyak daripada Batubara, Panasbumi atau Bahan Bakar Gas (BBG), padahal kebutuhannya sangat besar...” lanjut lelaki lulusan Inggris ini.

Ketiga, Struktur APBN sebetulnya masih mampu menanggung beban subsidi, terlebih lagi saat harga minyak dunia turun. “Pemerintah dapat memanfaatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) secara optimal yang jumlahnya cukup besar” imbuh Sukamta. Sebagaimana dilaporkan oleh pemerintah pada DPR RI, SAL tahun 2012 mencapai Rp69,77 triliun yang merupakan penjumlahan dari SAL 2011 sebesar Rp35,76 triliun dan SILPA tahun 2012 sebesar Rp34 triliun.

“Jadi intinya, Jangan sampai masyarakat yang menderita akibat pemerintah yang salah kelola anggaran dan kebijakan energinya” pungkas Sukamta.

*foto: solopos
Read more »

Anis: PKS Harus Jadi Nomor 1 di Pemilu 2014



Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta, menargetkan partainya untuk dapat meraih posisi teratas pada Pemilu 2014. Saat ini, PKS terus melakukan konsolidasi internal untuk mewujudkan target tersebut.

"Misi kita pada 2014 harus nomor satu," kata Anis saat acara pembekalan 1.864 calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Mepro Convention Hall, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2013).

Untuk mewujudkan target itu, Anis meminta semua kader bekerja keras. Bahkan kader yang jadi kepala daerah diminta bisa memberi kontribusi signifikan untuk pemenangan PKS. "Untuk yang jadi gubernur, minimal raihan suaranya sama dengan hasil pilgub," pinta Anis.

Pada acara pembekalan itu, Anis menyuntik semangat para kadernya untuk memperbaiki negeri ini. "Kalau kita ingin menciptakan perubahan hakiki adalah dengan melakukan rekonstruksi pemikiran. Kita Insya Allah layak melakukan pekerjaan itu, karena sejak awal (PKS) ini organisasi dakwah dan politik bagian ekspansi yang kita lakukan," kata Anis.

Anis berpesan agar, caleg harus jadi desainer untuk kemenangannya sendiri dan partai pada pemilu nanti. “Caleg harus bisa jadi penakluk untuk masalah besar dan kecil di negeri ini. Kita harus punya mindset eksperimen, jangan takut gagal. Kalau gagal, evaluasi," katanya.

*http://news.okezone.com/read/2013/06/01/339/816034/anis-pks-harus-jadi-nomor-1-di-pemilu-2014
Read more »

Kamis, 30 Mei 2013

Kian Nyata PKS Terzholimi, Tokoh Agama Datang Beri Dukungan dan Doa

Kian Nyata PKS Terzholimi, Tokoh Agama Datang Beri Dukungan dan Doa

Kamis, 30 Mei 2013


Jakarta - Setelah para pakar hukum menyatakan bahwa KPK telah mendiskriminasikan PKS dengan kasus LHI, dukungan terus berdatangan ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 
Rabu pagi (29/5) Prof Philip K Wijaya dari DPP Wali Umat Buddha Indonesia (Walubi), bertandang ke FPKS DPR. Beliau antara lain menyampaikan dukungan moral untuk PKS. Lalu siangnya, KH Mujib Khudhori, Ketum PP Ikhwanul Muballighin dan rekan-rekan berkunjung juga ke FPKS DPR RI. Beliau juga sampaikan simpati dan doa untuk PKS, yang menurut mereka, sedang dizhalimi.
Seperti diberitakan oleh media-media besar, berita-berita miring terus dilimpahkan ke PKS, dari mulai kasus suap yang diduga dilakukan oleh LHI eks Presiden PKS, hingga kasus pencucian uang yang sebenarnya KPK telah terburu-buru dikarenakan belum terbuktinya kasus suap yang dijeratkan ke LHI. 

(fbhnw/kabarpks)
Read more »

Senin, 27 Mei 2013

Pengacara: Penahanan Pak Luthfi akan berakhir 30 Mei (Genap 120 hari)


Jakarta: Berkas pemeriksaan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) segera rampung. Tersangka tindak pidana korupsi dan pencucian uang kasus dugaan suap kuota impor daging sapi itu pun segera menjalani persidangan.
"Kemarin KPK menyampaikan ke kita tanggal 25-26 (Mei) pelimpahan ke JPU, artinya bisa jadi hari ini pelimpahan berkas ke sana," kata kuasa hukum Luthfi, Zainuddin Paru, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (27/5) pagi.
Zainuddin datang mengantar Hilmi Aminuddin, yang menjadi saksi untuk LHI. Hilmi datang untuk menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP) yang masih kurang.
"Untuk melengkapi BAP yang masih kurang. Kemarin kan TPK, keterangan TPK itu untuk TPPU," kata Paru.
Dia pun mengaku tak membawa dokumen apa pun. Sebab, katanya, semuanya sudah hampir rampung dan Luthfi segera menjalani persidangan.
"Karena penahanan Pak Luthfi akan berakhir tanggal 30 Mei besok dan sudan 120 hari, setelah tanggal 30 Mei, akan ada jadwal persidangan," tegasnya. (metrotvnews)
Read more »

"PKS dan Kehebatannya"

Wijaya Kusumah
Blogger


Di sela-sela acara Farewell Party siswa SMP Labschool Jakarta, saya membuka kompasiana seperti biasanya.
Saya sungguh terkesima melihat banyak netizen yang akhir-akhir ini menuliskan tentang PKS, Partai Keadilan Sejahtera.
Tulisannya ada yang memuji, dan ada yang memaki. Kedua kubu seru terjadi di media sosial ini. Kompasiana menjadi ajang berargumentasi melalui tulisan.
Bagi saya sah-sah saja orang memuji PKS. Mereka juga bisa saja mencaci PKS asalkan dalam batas normal dan berdasarkan data yang kuat. Tidak juga menghina sesuatu yang berbau SARA sebab akan ada efek yang tidak baik jadinya.
Buat para kompasianer yang biasa menulis dengan hati tentu menjadi berpikir sendiri dan ingin mencari tahu siapa orang ini sesungguhnya. Sebab jarang ada yang menuliskan identitasnya secara resmi. Foto profilpun tidak jelas terlihat siapa orangnya.
Bagi saya, PKS itu partai kader yang hebat. Tak semua orang bisa masuk begitu saja terdaftar dalam partai ini. Itu yang saya tahu dari teman-teman yang sudah terdaftar menjadi kader PKS.
PKS dan kehebatan partainya memang luar biasa. Wajar saja bila banyak pesaing partai lainnya menjadi tak suka karenanya. Sebagai seorang pengamat yang melihat PKS dari luar, saya menjura hormat kepada partai ini. Walaupun dalam pemilu lalu saya tak memilih PKS.
Semoga kasus lhi atau Lutfi Hasan Ishak tak membuat partai ini turun pamor karenanya. Terus berjuang di jalan dakwah dengan niat ibadah. Mari kita doakan PKS mampu bertahan dan bisa melalui badai politik ini dengan baik. Kita tunggu saja jalan cerita berikutnya.

Salam blogger persahabatan

Omjay


*http://politik.kompasiana.com/2013/05/23/pks-dan-kehebatannya-562651.html
Read more »

600 Relawan Perempuan PKS Bantul "Anti Badai" Siap Menangkan PKS


“Bagaimana ibu-ibu? Masih bersemangat bersama PKS?” pekik lantang bu Hanifa di depan ratusan ibu-ibu yang memadati balai desa Wijirejo, Pandak, Bantul, yang segera disambut meriah oleh ibu-ibu relawan PKS Bantul yang hadir, “Masiiiihh...!!”
Pagi hari Sabtu 24/5 itu memang sekitar 600 an perempuan tampak bersemangat menghadiri pertemuan Relawan Perempuan yang digelar di dua balai desa di pelosok Bantul, selatan Yogyakarta.
Acara yang digelar oleh Bidang Perempuan DPD PKS Bantul secara berkala ini memang cukup luarbiasa, selain diselenggarakan menjelang pemilu 2014, juga digelar saat badai tengah melanda PKS akibat sikap berlebihan KPK dalam mensikapi kasus dugaan suap yang tak sampai sementara bungkam saat berhadapan dengan kekuasaan.
Bendahara DPW PKS DIY, Ustadz Huda Tri Yudiana ST yang juga hadir menyampaikan bahwa antusiasme ibu-ibu relawan yang hadir menunjukkan bahwa mereka tak peduli dengan “sandiwara” yang tengah digelar oleh berbagai media massa, mereka lebih percaya pada pribadi-pribadi kader PKS yang selama ini membersamai mereka setiap saat.
“Mereka adalah para perempuan anti badai...,” ungkap Huda yang juga menjadi anggota DPRD Kabupaten Sleman ini.
Acara meriah juga dihadiri oleh para Caleg Dapil setempat sebagai ajang perkenalan dengan warga masyarakat luas
Read more »

Wakil Ketua DPR RI: 8 Tantangan Besar yang Ancam Momentum Emas Indonesia

Wakil Ketua DPR RI Fraksi PKS, DR.Shohibul Iman
Wakil Ketua DPR RI Fraksi PKS, DR.Shohibul Iman
dakwatuna.com - Indonesia menghadapi delapan tantangan besar yang apabila tidak segera diselesaikan akan membuat proses pembangunan semakin berat dan Indonesia dapat kehilangan momentum emas menjadi negara yang secara ekonomi diperhitungkan dunia internasional.
Kedelapan tantangan itu diuraikan Wakil Ketua DPR RI Shohibul Iman saat berbicara di depan peserta konferensi internasional mahasiswa Indonesia yang diselenggarakan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok di Ying Jie Exchange Hall, Peking University (Sabtu pagi, 25/5).
Tantangan pertama menurut anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu adalah tingkat kemiskinan yang masih tinggi, yakni sekitar 12 persen. Dia mengingatkan bahwa dalam RPJMN 2014 pemerintah memasang target tingkat kemiskinan turun menjadi 9 persen. Namun waktu yang semakin mepet membuat Shohibul khawatir target tersebut tidak terpenuhi.
Di saat bersamaan, sebagai tantangan kedua, kualitas SDM Indonesia juga rendah. Ini dapat dilihat dari tingkat lulusan SD sebesar 50 persen, sementara lulusan SMP sebesar 20 persen, lulusan SMA 12 persen, dan yang lebih memprihatinkan hanya 8 persen yang mengecap pendidikan tinggi.
“Struktur kualitas SDM yang seperti ini membuat Indonesia sulit memasuki tahap industrialisasi yang lebih tinggi lagi,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.
Dia juga menyoroti ketimpangan ekonomi yang ditunjukkan rasio Gini semakin tinggi, yakni 0,41. Lalu, dari sisi pekerjaan formal dan informal terlihat bahwa sektor informal masih menjadi “primadona” yakni sekitar 60 persen.
Shohibul Iman juga menyoroti sektor energi yang masih terbilang payah.
Indonesia tetap tergantung pada sumber energi tak terbarukan, yakni minyak bumi sekitar 51 persen. Diikuti gas sebesar 28,5 persen dan batu bara sebesar 15,3 persen.
“Sementara panas bumi baru dimanfaatkan sebesar 1,32 persen. Padahal kita adalah negara dengan potensi panas bumi terbesar di dunia, yakni 40 persen,” katanya lagi.
Dia menggarisbawahi proyeksi pemerintah di tahun 2025 yang memasang target penurunan penggunaan energi tak terbarukan, khususnya minyak bumi, menjadi sebesar 20 persen, dan gas sebesar 30 persen. Adapun penggunaan batu bara meningkat menjadi 33 persen dan energi alternatif akan didorong mencapai 17 persen.
Hal lain yang patut disayangkan adalah pembangunan sektor energi Indonesia juga sangat lambat. Pada periode 2004-2009, pemerintahan SBY memasang target pembangunan pembangkit listrik sebesar 10 ribu MW. Namun setelah berkuasa delapan tahun pemerintahan SBY hanya mampu membangun pembangkit listrik baru sebesar 3.000 MW.
Dua tantangan lain yang tak kalah penting untuk segera diselesaikan adalah reformasi birokrasi dan good governance serta penurunan indeks daya saing.
Di luar kedelapan tantangan itu, Shohibul melanjutkan uraian nya, ada tiga potensi yang saat ini dimiliki Indonesia.
Potensi pertama berkaitan dengan “bonus demografi” sepanjang dua dekade dari kurun 2010 hingga 2030. Dalam kurun ini jumlah penduduk angkatan kerja produktif lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk yang termasuk tidak produktif.
Potensi kedua adalah prospek ekonomi yang begitu besar. Saat ini Indonesia dinilai sebagai negara anggota g-20 terkuat ke-16 dari sisi potensi ekonomi.
“Selain itu, cadangan energi terbarukan kita juga masih sangat besar dan belum dikelola dengan baik,” demikian papar Shohibul. (am/rmol)
Redaktur: Saiful BahriTopik:
Read more »

Parlemen Turki Sahkan Undang-undang Anti-alkohol


ANKARA — Parlemen Turki, Jumat (24/5/2013), resmi meloloskan undang-undang baru yang melarang konsumsi dan iklan minuman beralkohol di negeri berpenduduk mayoritas Muslim itu.
Undang-undang baru ini melarang perusahaan minuman beralkohol menjadi sponsor berbagai acara di Turki dan melarang tempat-tempat yang memungkinkan konsumsi minuman beralkohol.
Undang-undang ini juga melarang siapa pun menjual minuman beralkohol pada pukul 22.00 hingga 06.00.
Televisi, film, atau video musik juga dilarang memuat gambar atau adegan yang mendorong konsumsi minuman beralkohol.
Pendukung undang-undang baru ini, yang didorong partai penguasa Partai Pembangunan dan Keadilan (AKP) yang berhaluan Islam, mengatakan, undang-undang ini akan melindungi masyarakat Turki, terutama anak-anak dari efek buruk alkohol.
Namun, kelompok yang menentang undang-undang baru ini menilai aturan baru ini merupakan tanda konservatisme mulai menguat di Turki yang sekuler.
Kelompok penentang juga menganggap undang-undang baru ini adalah intervensi negara terhadap kehidupan pribadi warga.
Undang-undang ini juga mengandung sanksi keras bagi pengemudi mobil yang ketahuan mabuk saat berkendara.
Mengemudikan mobil dengan kadar alkohol lebih dari 0,05 persen akan dihukum denda 300 euro atau Rp 3,8 juta dan pembekuan surat izin mengemudi selama enam bulan.
Pengemudi mobil dengan kadar alkohol dalam darah di atas 0,1 persen bahkan diancam hukuman penjara maksimal dua tahun.
Sebelum diberlakukan, undang-undang baru ini harus mendapatkan persetujuan Presiden Abdullah Gul. Presiden Gul diharapkan menandatangani undang-undang itu dalam waktu singkat.
Pemerintahan PM Recep Tayyip Erdogan yang sudah berkuasa selama satu dekade kerap dituduh akan membawa Turki menjadi negara Islam konservatif.
Turki selama ini dikenal sebagai sebuah negara sekuler meski sebagian besar warganya memeluk Islam. Bahkan, di masa lalu, penggunaan jilbab di instusi pemerintahan dilarang.
Di masa pemerintahan Erdogan, larangan itu dihapus dan semakin banyak perempuan berjilbab terlihat di seantero Turki dan larangan minuman beralkohol juga semakin luas.

*http://internasional.kompas.com/read/2013/05/24/16561286/Parlemen.Turki.Sahkan.Undang-undang.Anti-alkohol
Read more »

Kamis, 23 Mei 2013

"One Day One Riyal" PKS Saudi Songsong 3 Besar

ONE DAY ONE RIYAL


Oleh: Rusmawati

Issue cetar membahana di negri tercinta Indonesia tentang PKS ternyata ga ngefek buat kader PKS di Arab Saudi.

Alhamdulillah wa syukurillah pada Jum'at, 10 Mei 2013 telah berlangsung kegiatan LT3B, atau Liqo Tansiqi Tarbawi 3 Besar yang diselenggarakan oleh DPW Bidpuan PKS Arab Saudi. Acara ini  merupakan pertemuan tarbiyah gabungan bagi para kader akhawat untuk menyongsong target kemenangan dakwah menjadi partai politik urutan 3 besar di Indonesia. Kegiatan yang bertemakan "Memperkokoh Ma'nawiyah, Ukhuwah serta Soliditas Kader Akhawat" dihadiri oleh seluruh kader perempuan khususnya di kota Riyadh.
Acara yang menghadirkan dua pembicara Ust. Faris jihadi Lc dan Ibu Ir. Dian Utami ini memberikan efek semangat buat kader perempuan Riyadh. Mereka berdua memberikan penjelasan mengapa PKS masih tetap aktif menjalankan tugasnya? Karena PKS adalah partai dakwah yang menganggap bahwa parlemen juga merupakan sarana mimbar dakwah. Dari sana diharapkan lahir undang-undang yang  sejalan dengan nafas Islam sebagai agama rahmatan lil'alamin. Pada akhir pembicaraan, Ibu Dian mengatakan bahwa dakwah adalah jalan para nabi yang penuh goncangan dan ujian. Jadi wajar bila PKS yang notabene partai dakwah, pun mengalami hal serupa.
Pada sesi akhir  ketua kaderisasi akhwat PKS Arab Saudi  mencanangkan program untuk seluruh kader Arab Saudi, yaitu "One Day One Riyal" yang akan berlangsung hingga hari H pemilu 2014, sebagai bentuk kerja nyata seluruh kader Arab saudi untuk pemenangan 3 besar 2014. Hal ini dilakukan  karena dana PKS adalah dana infak kader dari tingkat bawah sampai atas dan bukan dana yang digelontorkan oleh petinggi partai, sehingga rasa memiliki dan sayang mengakar pada para kadernya.. Kantong-kantong pun dibagikan kepada peserta, selanjutnya acara diakhiri dengan game dan  do'a bersama.
Semoga setelah acara ini, langkah-langkah akhawat Riyadh  semakin kokoh, imannya tumbuh subur, akhlaknya makin memikat, amalnya makin banyak, dan ukhuwahnya semakin erat. Hingga Cinta – Kerja – Harmoni dapat tersebar tidak hanya di Indonesia namun juga di tanah Arab. Allahu Akbar!!
Read more »

 

KABAR DPC

KIPRAH KEWANITAAN