Kamis, 15 Agustus 2013

Senyum Syuhada Syeikh Uwais Ulama Al Azhar 'Sang Perindu Syahid'


Oleh Zulfi Akmal
Kairo
***

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un...

Di samping duka mendalam melihat kejadian hari ini (Tragedi Pembantaian 14/8/2013) ada tusukan istimewa bagi saya pribadi. Guru kami tercinta Prof. DR. Abdurrahman 'Uwais yang telah membimbing saya semenjak awal kedatangan di Mesir sampai jadi pembimbing tesis S 2 di jurusan Tafsir al Azhar, hari ini menjadi salah seorang syuhada' yang tewas di Maidan Rab'ah al 'Adawiyah. Beliau adalah salah seorang guru yang paling istimewa dalam hidup saya.

Ada segudang kenangan saya bersama beliau, yang insyaallah pada lain kesempatan akan saya ceritakan sebagiannya.

Beliau pencinta syahid dan selalu berdo'a semoga meninggal dalam keadaan syahid. Hari ini Allah betul-betul memberikan apa yang menjadi cita-cita beliau.

Baru saja saya menghubungi keluarga beliau di daerah Al Marj Jadidah, bertepatan dengan datang jenazah beliau. Sayang situasi tidak memungkinkan untuk datang ke sana malam ini.

Do'a dari teman semua, semoga Allah mengampuni dan merahmati beliau serta ditempatkan bersama para syuhada'.

***

Kenangan terakhir saya bersama beliau. Selamat jalan duktur, Semoga bahagia di surgaNya duktur kami tercinta. semoga Allah mempertemukan kita kembali di surga kelak. (dari @Hilal Toxx -fb-)

Mengenang Dr. Abdurrahman Uwais
Oleh Muhammad Yasin

Ustaz Abdurrahman Uwais seorang ustaz Tafsir dan Ulum Quran di Kuliah Usuluddin Universiti Al Azhar.

Senyuman yang tidak pernah lekang dari wajahnya sama ada ketika hidup dan matinya..Seakan-akan beliau sedang melihat tempat persinggahannya di syurga.

Saya akan menyampaikan kenangan kebaikan Dr. Abdurrahman Uwais, dan Allah lebih mengetahui tentang beliau. Selama tiga tahun saya tinggal di flat sewaan beliau, pas di bawah flat beliau, banyak kenangan baik dari beliau yang saya yakin membekas di benak setiap orang yang pernah berinteraksi dengan beliau.

Beliau memiliki rumah susun sekitar 4-5 tingkat. Sudah lupa pastinya. Tingkat paling dasar beliau jadikan masjid. Masyarakat di sekitar shalat di masjid rumah beliau. Saya berpikir kala itu, bahwa sang Duktur tidak hanya membangun rumah di dunia, tapi juga berobsesi membangun rumah di akhirat dengan menjadikan rumahnya sebagai masjid.

Dr. Abdurrahman Uwais sangat pemurah. Beberapa flat beliau sewakan untuk mahasiswa asing, dari Indonesia dan Afrika. Beliau sewakan dengan harga yang sangat murah.

Beliau sering memberi kami telur ayam kampung satu plastik, atau seekor bebek untuk kami masak. Beliau beternak di flat bagian atas, sebagaimana kebiasaan orang Mesir lainnya.

Tak jarang beliau mengundang kami makan di rumah beliau. Makan bersama keluarga beliau, makan mie khas Mesir, nasi minyak dengan daging, atau lainnya.

Setelah shalat Jamaah, biasanya beliau ceramah singkat. Terutama setelah shalat Subuh. Ceramah beliau selalu saja memasuki ruang hati. Mungkin beliau juga menyampaikannya dari hati.

Dr. Abdurrahman Uwais. Tubuh dan wajah beliau tampak tua. Ketika ceramah di masjid rumah, selalu saja dengan lembut dan santai. Tapi, jika beliau khutbah Idul Fitri di lapangan terbuka dan luas, ternyata suara beliau menggelegar dan membangkitkan semangat setiap yang mendengarnya.

Dr. Abdurrahman Uwais. Dosen Al-Azhar, hafal Al-Quran, berilmu tinggi, dan tawadhu'. Ketika kami berdesak-desak naik metro Anfak menuju kuliah, tak jarang ketemu beliau yang juga berdesak-desak dengan yang lain. Tampak mulut beliau tampak komat-kamit melantunkan ayat-ayat Quran dengan cepat.

Dr. Abdurrahman Uwais, pernah mengisi ceramah di Keluarga Mahasiswa Aceh dan memberi motivasi untuk penuntut ilmu di negeri Kinanah. Sangat banyak jasa yang beliau berikan untuk para mahasiswanya.

Informasi terakhir, dari ikhwan di Mesir, beliau telah syahid dalam krisis Mesir baru-baru ini. Tentu membuat sangat sedih orang-orang yang mengenal beliau. Semoga Allah memberikan beliau tempat mulia di sisi-Nya.  

Semoga Allah memasukkan beliau dan para pejuang fi sabilillah di Mesir ke dalam firman-Nya:

لكن الرسول والذين آمنوا معه جاهدوا بأموالهم وأنفسهم وأولئك لهم الخيرات وأولئك هم المفلحون ( 88 )
أعد الله لهم جنات تجري من تحتها الأنهار خالدين فيها ذلك الفوز العظيم (
98

“Akan tetapi Rasul dan orang-orang beriman bersamanya berjihad dengan harta dan jiwa mereka, dan bagi mereka kebaikan yang banyak dan merekalah orang-orang yang beruntung. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai, mereka kekal di dalamnya. ITULAH KEMENANGAN YANG BESAR.” (QS. At-Taubah: 88-89
Read more »

Syaikh Qardhawi serukan umat Islam sedunia serentak Jumat turun ke jalan


Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional, Syeikh DR Yusuf Al-Qardhawi, menyampaikan pernyataan resminya terkait pembantaian Umat Islam di Mesir oleh junta militer pro Israel. 
Berikut ringkasan pernyataan Syeikh DR Yusuf Al-Qardhawi yang disiarkan lansung TV Al Jazeera, Rabu (14/8/2013).

1. Menjadikan hari Jum'at (16/8/2013) sebagai Hari Kemurkaan Umat Islam Dunia kepada militer Mesir pimpinan As-Sisi.

2. Seluruh Umat Islam di negara-negara Muslim agar turun ke jalan beserta anak dan keluarga mereka melakukan unjuk rasa damai.

3. Turun ke jalan melakukan unjuk rasa damai ini hukumnya Fardhu 'Ain bagi setiap muslim yang tidak memiliki uzur syar'i.

4. Keselamatan para demonstran Al-Haq ini berada di tangan Allah, tidak akan terjadi apapun kepada mereka kecuali yang sudah Allah kehendaki.
Read more »

Rabu, 14 Agustus 2013

IM : 250 Pendukung Morsi Tewas oleh Tentara Keamanan Mesir

Kairo - Sesuai janjinya, otoritas Mesir benar-benar melancarkan operasi untuk membubarkan para demonstran pendukung presiden terguling Mohammed Morsi. Bahkan menurut kelompok Ikhwanul Muslimin, operasi yang dilancarkan hari ini telah merenggut ratusan jiwa.

Juru bicara Ikhwanul Muslimin, Gehad al-Haddad mengatakan sedikitnya 250 orang tewas saat aparat polisi melancarkan operasi di dua kamp demonstran yang diduduki para demonstran pro-Morsi.

Dikatakannya, lebih dari 5 ribu orang lainnya luka-luka. Lewat akun Twitter miliknya, Haddad menyebut insiden ini sebagai "pembantaian terbesar sejak kudeta".

Dalam operasi yang dilancarkan Rabu subuh waktu setempat, pasukan keamanan Mesir dengan didukung sejumlah buldoser, bergerak masuk ke dua kamp demonstran yang didirikan di Kairo. Operasi dimulai aparat dengan mengepung kamp Rabaa al-Adawiya di Kairo timur dan kamp lainnya di lapangan Al-Nahda, juga di Kairo.

Menurut saksi mata, polisi melepaskan gas air mata ke arah para demonstran sehingga menimbulkan kekacauan. Bentrokan pun tak terhindarkan. Suara-suara tembakan juga ramai terdengar.

Menurut koresponden AFP, sejauh ini 43 orang telah ditemukan tewas di kamp Rabaa al-Adawiya. Sebagian besar korban tampaknya tewas akibat luka-luka tembakan
Read more »

Kembali ke Zaman Mubarok, 19 Jenderal Diangkat Jadi Gubernur, Warga Mesir Takut

Militer Mesir (Foto: AFP) Militer Mesir (Foto: AFP)
KAIRO - Pemerintah Mesir yang baru dibentuk mengangkat sekira 19 jenderal sebagai gubernur baru. Kondisi ini membuahkan kekhawatiran bahwa kekuasaan otoriter kembali berkuasa di Mesir.

Semasa mantan Presiden Hosni Mubarak, Mesir diperintah dengan otoriter dan lebih mengutamakan Mesir sebagai peran militer dalam pemerintahan. Penunjukan ini mengundang tanya dari warga Mesir. Demikian diberitakan The New York Times, Rabu (14/8/2013).

Menurut keterangan, dari 19 jenderal yang ditunjuk, 17 di antaranya berasal dari militer dan dua lainnya berasal dari kepolisian. Salah seorang jenderal polisi dikenal sebagai sosok yang menolak memberikan perlindungan kepada Presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis, Mohamad Morsi.

Sementara seorang lainnya yakni Jenderal Mahmoud Othman Ateeq pernah terekam dalam video mengangkat senjatanya melawan guru yang melakukan unjuk rasa di Alexandria pada 2011. Saat itu, Ateeq masih menjabat sebagai Deputi Gubernur Alexandria.

Meski menunjuk 19 jenderal, pemerintahan baru juga menunjuk enam warga sipil sebagai gubernur. Namun, keenam warga sipil itu dikenal sebagai loyalis Mubarak yang dikenal tidak bisa menerima kekuasaan Morsi.

Tidak ada satu pun sosok dari kelompok Ikhwanul Muslimin -yang selama ini mendukung Morsi- ditunjuk sebagai gubernur. Sebelumnya, ada 11 gubernur yang berkuasa di Mesir berasal dari Ikhwanul Muslimin.

Dengan menunjuk banyak jenderal, pemerintah baru yang didukung oleh Jenderal Abdul Fattah el-Sisi jelas kembali pada satu taktik kekuasaan yang menjadi ciri khas Mubarak. El-Sisi menggunakan posisi gubernur sebagai langkah untuk memupuk loyalitas dari petinggi militer demi melanggengkan kekuasaan. (faj)
Read more »

Breaking News : Pembubaran paksa oleh Militer, Mesir Membara

Ratusan pendukung Presiden Mursi yang terkudeta , berjatuhan  usai diserang tentara dan polisi di Kairo, Rabu (14/8).
atlet mesirSerangan pembubaran demonstrasi secara paksa itu merupakan perintah dari presiden sementara Adly Mansour. dengan beralasan kebijakan tersebut  untuk pemulihan stabilitas keamanan.
Tiga helikopter militer tampak berputar-putar di sekitar  bundaran. Para pendukung Mursi  membakar ban bekas di seputar jalan-jalan ke arah Bundaran Rabiah. Suasana menjadi sangat mencekam.
Banyak wanita dan anak-anak menangis disekitar lokasi demonstrasi dan berlindung di dalam tenda-tenda di sisi Masjid Rabiah Adawiyah. Para pemuda pendukung Mursi kewalahan melawan tentara yang didukung panser polisi. Pasukan keamanan dari tentara dan polisi mulai melancarkan serangan terhadap pendukung Mursi di Bundaran Rabiah Adawiyah, Kairo Timur, dan Bundaran Al Nahdhah di Kairo Barat, Rabu.
Hingga berita ini diturunkan pada pukul 08.15 waktu Kairo atau 13.15 WIB, Antaranews mengabarkan lima korban gugur  dan puluhan korban luka terkapar di perawatan medis lapangan di luar Masjid Rabiah Adawiyah. Tembakan terus dilancarkan aparat keamanan. (Ant/KH
Read more »

Militer Mesir Kembali Membantai, 450 Syahid, Rakyat pun Melakukan Pembangkangan Sipil

A little baby girl is dead

by Amrullah Aviv

KAIRO - Hari ini Rabu, 14 Agustus Mesir kembali bergolah dan bersimbah Darah, Militer kembali membantai Demonstrasi Damai, Pro Mursi. Menurut channel TV Al-Ahrar, korban syahid berjumlah 450 syahid dan yang terluka melewati angka 10.000 lebih
Militer mengepung kota Kairo dari seluruh pintu masuk dan keluar. Mulai dari jalan Port Saed Kairo dan memerintahkan semua kendaraan untuk memutar arah.
Listrik RS Lapangan Rab’ah Al-Adawiyah dimatikan aparat. Nampak, pelaku penyerangan adalah agen-agen Israel. 100 % menjalankan pembantaian yang tidak mampu dilakukan Israel.
Rakyat di luar Kairo seperti di provinsi-provinsi wilayah Sha’id sepakat melakukan pembangkangan sipil. Mulai dari perusakan jalur rel kereta api, pengepungan kantor Gubernur, perusakan mobil polisi, sebagai protes atas tindakan anarki aparat kepada demonstran Rab’ah.
Hari ini, 14 Agustus 2013 sepertinya akan menjadi tonggak baru cara perlawanan sipil Rakyat Mesir, bukan hanya sekedar dengan menduduki tempat sentral, tapi juga mulai dengn melakukan pembangkangan sipil secara massif di seluruh Provinsi.
Semoga Dunia melihat dimana Kebenaran dan Kemanusiaan itu berada.
Sudah saatnya suara rakyat di dengar, dan Militer kembali Ke Barak.

Diantara korban pembantaian oleh pihak keamanan Mesir


*http://luar-negeri.kompasiana.com/2013/08/14/militer-mesir-kembali-membantai-rakyat-melakukan-pembangkangan-sipil-584225.html
Read more »

PKS tidak Memparmasalahkan Presidential Threshold

Metrotvnews.com, Jakarta: PKS atau Partai Keadilan Sejahtera mengaku tidak mempermasalahkan presidential threshold dalam pembahasan RUU Pilpres.

Presidential threshold menjadi polemik dalam pembahasan RUU Pilpres di pasal yang mengatur mengenai ambang batas pencalonan presiden itu. PKS mengaku lebih penting RUU Pilpres tidak berkutat hanya di presentase pencalonan presiden.

"Kita masih tetap untuk presidential threshold, 20 persen kita siap dibawah itu kita siap. Jangan mengkerdilkan RUU ini hanya sebatas ambang batas pengajuan capres tapi penting untuk dilakukan berbagai perubahan lain," jelas Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid, di Jakarta, Selasa (13/8).

Perubahan yang tidak kalah penting, kata Hidayat adalah perlu adanya pasal yang mengatur mengenai rangkap jabatan seorang presiden. Pasalnya jika hal itu tidak diatur, bukan tidak mungkin seorang presdien tidak fokus mengerjakan tugasnya karena harus berbagi dengan kepentingan lain seperti kepentingan partai.

Selanjutnya, pasal mengenai kampanye dan pendanaannya pun perlu diatur, dengan alasan agar setiap warga negara mendapatkan informasi yang berimbang dari setiap capres yang akan bertarung 2014 mendatang. Untuk sarana kampanye pun, Hidayat berharap tidak ada penguasaan ruang publik di media massa oleh salah satu capres.

"Rakyat perlu informasi yang berimbang, jadi jangan hanya berpikir soal presdiential threshold saja, jangan dikerdilkan RUU ini," pungkasnya.

Mengenai mekanismenya nanti, Fraksi PKS mengaku siap mengahadapi apapun keputusan apakah akan dilakukan secara musyawarah ataupun voting. "Kami siap apapun keputusannya, apa akan musywarah atau voting." (Hafizd Mukti)
Read more »

 

KABAR DPC

KIPRAH KEWANITAAN